Kit RAM DDR5 1+1 V-Color Manta XSky dengan modul asli dan modul dummy RGB

V-Color Jual RAM Palsu 1+1 DDR5, Ini Harga dan Cara Kerjanya

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • V-Color mulai menjual kit RAM DDR5 1+1 di Inggris dan Eropa, varian 0GB tersedia di Amerika Utara
  • Kit 1+1 hanya untuk Manta XSky, menggabungkan 1 modul asli dan 1 modul dummy RGB
  • Harga di Inggris mulai 210 GBP (USD 285) untuk kit 16GB 6.000 MT/s CL30
  • Varian CL28 dijual 219 GBP (USD 297), di Jerman 330 Euro (USD 384)
  • Kit 0GB dekoratif dijual di Amazon USD 57 dan Newegg USD 44
  • Pengguna tetap terbatas single-channel memory dengan kit 1+1
  • Belum ada listing resmi untuk pasar Amerika Utara untuk kit 1+1

Telset.id – V-Color akhirnya mulai menjual kit RAM DDR5 1+1 yang menggabungkan satu modul asli dengan satu modul dummy tanpa chip memori. Produk yang sempat diumumkan awal tahun ini tersebut kini tersedia di Inggris dan Eropa, sementara varian 0GB yang sepenuhnya dekoratif sudah dijual di Amerika Utara.

Kit 1+1 ini dirancang untuk mengisi slot kosong pada motherboard dengan modul RGB, memberi ilusi bahwa seluruh slot terisi penuh di tengah kenaikan harga RAM. V-Color menawarkan dua lini produk DDR5, yaitu Manta XSky dan Manta XFinity, di mana XFinity merupakan model kelas atas.

Kit 1+1 hanya tersedia untuk varian Manta XSky dan hanya dipasarkan di Inggris dan Jerman, belum tersedia di Amerika Serikat. Sementara itu, kit 0GB yang kedua modulnya dummy tersedia untuk Manta XSky dan Manta XFinity di berbagai wilayah. Harga produk ini mulai dari USD 43 hingga mendekati USD 300.

V-Color 1+1 DDR5 Value Pack

Di Inggris, pengecer Overclockers saat ini memasarkan kit 16GB 6.000 MT/s CL30 dengan harga 210 GBP atau sekitar USD 285, tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih. Pembeli mendapatkan satu modul asli 16GB dengan spesifikasi tersebut serta satu modul pengisi untuk menempati dua slot pada motherboard.

Terdapat pula kit 16GB 6.000 MT/s CL28 yang sedikit lebih mahal, dijual seharga 219 GBP atau sekitar USD 297. Sama seperti varian sebelumnya, konsumen dapat memilih warna hitam atau putih dan mendapatkan satu modul RAM asli serta satu modul dummy.

Di Eropa, melalui platform Geizhals, hanya ditemukan satu listing tersedia untuk kit 16GB 6.000 MT/s CL28 dengan harga 330 Euro atau sekitar USD 384 dalam warna hitam. Adapun kit yang sama dengan kecepatan CL30 dapat diperoleh seharga 220 Euro atau sekitar USD 256, namun saat ini sedang kehabisan stok di CaseKing, satu-satunya toko berbasis di Jerman di seluruh Uni Eropa yang menjual produk ini.

Perlu dicatat bahwa belum ada listing untuk kit 1+1 DDR5 V-Color di Amerika Utara hingga saat ini. Namun, banyak kit 0GB ditemukan di Newegg dan Amazon. Kit ini tidak menawarkan RAM asli sama sekali dan murni ditujukan untuk tujuan dekoratif.

Kit 0GB hanya dapat digunakan jika pengguna sudah memiliki RAM yang berfungsi di sistemnya dan masih memiliki dua slot kosong untuk diisi pada motherboard. Amazon menawarkan varian Manta XFinity dengan harga USD 57 dalam pilihan hitam atau putih, sementara Newegg menjual model Manta XSky seharga USD 44 dalam warna putih.

CaseKing di Jerman juga menjual kit pengisi Manta XSky seharga 50 Euro atau sekitar USD 58, namun tidak ditemukan listing lain di seluruh Eropa. Harga kit-kit ini di berbagai wilayah tidak jauh lebih tinggi dibandingkan produk reguler non-pengisi, sehingga konsumen mungkin lebih memilih produk ini sembari menunggu harga RAM kembali normal.

Perlu diingat bahwa penggunaan kit 1+1 tetap membatasi sistem pada memori saluran tunggal (single-channel). Namun, hal ini tidak terlalu menjadi masalah ketika berbicara tentang DDR5, terutama bagi pengguna yang memiliki prosesor X3D.

Kehadiran produk ini menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang ingin menjaga estetika rig gaming mereka tanpa harus merogoh kocek lebih dalam untuk modul RAM tambahan di tengah kondisi harga yang sedang melonjak.

Seiring meningkatnya kekhawatiran akan teknologi manipulasi digital, penting juga untuk memahami risiko ancaman deepfake AI yang semakin nyata. Sementara itu, perkembangan kasus gugatan terhadap xAI menunjukkan perlunya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan teknologi. Di sisi lain, institusi riset seperti Fraunhofer mengembangkan sistem deteksi untuk mengantisipasi penyalahgunaan tersebut.

Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik dengan produk ini, perlu diperhatikan bahwa ketersediaan masih terbatas di pasar Inggris, Jerman, dan Amerika Utara. Belum ada informasi mengenai distribusi resmi ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.