ChatGPT Atlas Featured Image

ChatGPT Atlas Resmi Pensiun 9 Agustus 2026, Ini Cara Migrasi Datanya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • ChatGPT Atlas resmi berhenti beroperasi pada 9 Agustus 2026
  • OpenAI mengumumkan pensiunnya Atlas pada 9 Juli 2026 dengan masa tenggang 30 hari
  • Bookmark tidak ditransfer otomatis, pengguna harus ekspor sebagai file HTML
  • Tab terbuka dan riwayat penjelajahan tidak ikut tersimpan
  • Cookie dapat diekspor di tempat tersedia, namun sesi aktif tidak bisa diimpor
  • Riwayat percakapan ChatGPT tetap aman dan terpisah dari data browsing Atlas
  • Kemampuan browser dipindahkan ke ChatGPT dan Codex
  • Aplikasi desktop ChatGPT mendukung multi-tab, unduhan, dan navigasi lebih baik
  • Setelah 9 Agustus, Atlas tidak menerima pembaruan keamanan lagi

Telset.id – OpenAI telah mengonfirmasi bahwa browser ChatGPT Atlas akan berhenti beroperasi pada 9 Agustus 2026. Setelah tanggal tersebut, pengguna tidak akan bisa lagi menjelajah web atau mengakses alur kerja berbasis agen (agent-powered workflows) di Atlas. Kabar ini menjadi pengingat bagi pengguna setia untuk segera memindahkan data mereka sebelum layanan benar-benar ditutup.

Pengumuman pensiunnya Atlas ini disampaikan OpenAI pada 9 Juli 2026, memberikan waktu sekitar 30 hari bagi pengguna untuk bersiap. Setelah masa tenggang tersebut, Atlas tidak akan lagi menerima pemeliharaan keamanan berkelanjutan yang biasanya diharapkan dari browser yang didukung penuh. Hal ini menjadi alasan kuat bagi pengguna untuk segera melakukan migrasi.

Data yang Perlu Diekspor Sebelum Tenggat Waktu

Proses transisi dari Atlas tidak berjalan mulus bagi pengguna. OpenAI menegaskan bahwa bookmark tidak akan ditransfer secara otomatis ke browser lain. Pengguna disarankan untuk mengekspor bookmark dari Atlas sebagai file HTML sebelum tenggat waktu, lalu mengimpornya ke browser lain seperti Chrome.

Selain bookmark, tab yang masih terbuka dan riwayat penjelajahan juga tidak akan ikut tersimpan. Pengguna yang memiliki halaman penting yang masih terbuka harus segera mem-bookmark halaman tersebut. Setelah itu, mereka perlu menyalin URL ke dokumen terpisah atau menyimpannya dengan cara lain agar tidak hilang.

OpenAI juga menyediakan opsi ekspor untuk cookie di tempat yang tersedia. Namun, sesi aktif tidak dapat langsung diimpor ke browser lain. File cookie dan sesi ini harus diperlakukan sebagai data sensitif karena dapat memberikan akses ke akun yang sudah masuk (signed-in accounts).

Penting untuk dicatat bahwa riwayat percakapan ChatGPT pengguna terpisah dari data penjelajahan Atlas dan akan tetap dapat diakses melalui ChatGPT. Jadi, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan riwayat obrolan mereka.

Amazon shopping with ChatGPT Atlas browser

Fitur Atlas Dilebur ke Produk OpenAI Lainnya

OpenAI menyatakan bahwa pembelajaran dari Atlas digunakan untuk menghadirkan pengalaman browser yang lebih mumpuni di dalam ChatGPT. Aplikasi desktop baru ini mendukung berbagai fitur termasuk multi-tab, unduhan, navigasi yang lebih baik, login akun, serta penjelajahan berbasis agen yang lebih kompleks di mana tersedia.

Pengguna yang lebih menyukai Chrome dapat beralih ke ekstensi atau sidebar ChatGPT, namun ketersediaannya tetap bergantung pada wilayah, perangkat, paket, dan pengaturan workspace. Sementara itu, otomatisasi browser juga dipindahkan ke Codex untuk tugas-tugas yang membutuhkan akses ke situs web yang sudah login dan aplikasi web.

Dengan kata lain, Atlas secara teknis masih hidup, hanya saja tersebar di berbagai produk OpenAI yang lebih besar. Tidak ada lagi satu browser khusus bernama Atlas, melainkan kemampuan browser yang terintegrasi ke dalam ekosistem ChatGPT dan Codex.

Langkah Migrasi yang Harus Dilakukan Pengguna

Bagi pengguna Atlas, ada beberapa langkah yang perlu segera dilakukan sebelum 9 Agustus 2026. Pertama, ekspor bookmark sebagai file HTML dari pengaturan Atlas. Kedua, simpan URL halaman penting yang masih terbuka ke dokumen terpisah. Ketiga, ekspor cookie jika tersedia dan simpan dengan aman karena bersifat sensitif.

Setelah data diekspor, pengguna dapat mengimpor file HTML bookmark ke browser lain seperti Chrome. Untuk pengalaman browsing dengan kemampuan agen, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi desktop ChatGPT yang sudah mendukung fitur multi-tab dan navigasi yang lebih baik.

Perlu diingat bahwa sesi aktif tidak dapat dipindahkan secara langsung, sehingga pengguna harus login ulang ke akun-akun mereka di browser baru. Proses ini memang merepotkan, tetapi jauh lebih baik daripada kehilangan data penting secara permanen.

Bagi pengguna yang selama ini mengandalkan Atlas untuk tugas-tugas yang membutuhkan akses ke situs web yang sudah login, OpenAI telah memindahkan otomatisasi browser tersebut ke Codex. Ini berarti pengguna Codex tetap dapat menjalankan tugas serupa dengan akses ke aplikasi web.

Mengapa Pensiunnya Atlas Penting bagi Pengguna

Pensiunnya ChatGPT Atlas menandai perubahan signifikan dalam strategi produk OpenAI. Alih-alih mempertahankan browser terpisah, OpenAI memilih untuk mengintegrasikan kemampuan browser ke dalam produk utamanya, yaitu ChatGPT dan Codex. Pendekatan ini memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman browsing yang lebih terpadu dengan asisten AI.

Keputusan ini juga menunjukkan bahwa OpenAI serius mengembangkan kemampuan agent-led browsing di ekosistemnya. Dengan menggabungkan kemampuan browser ke dalam ChatGPT, pengguna dapat melakukan lebih banyak hal dalam satu aplikasi tanpa perlu berpindah-pindah antar platform.

Namun, transisi ini tetap menuntut kesiapan dari pengguna. Kehilangan data seperti bookmark, tab, dan riwayat penjelajahan bisa menjadi masalah serius, terutama bagi pengguna yang mengandalkan Atlas untuk pekerjaan sehari-hari. Oleh karena itu, segera lakukan ekspor data sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

OpenAI juga memperingatkan bahwa setelah tanggal 9 Agustus 2026, Atlas tidak akan menerima pembaruan keamanan. Ini berarti browser tersebut akan rentan terhadap berbagai ancaman keamanan jika tetap digunakan. Pengguna yang masih bertahan disarankan untuk segera pindah ke browser lain atau memanfaatkan fitur browser di ChatGPT.

Dengan memahami langkah-langkah migrasi dan tenggat waktu yang jelas, pengguna dapat mempersiapkan diri dengan baik. Pastikan semua data penting sudah diekspor dan disimpan dengan aman sebelum layanan Atlas resmi berakhir.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.