📑 Daftar Isi

ChatGPT digunakan untuk menyelidiki informasi pribadi yang tersedia di internet

ChatGPT Telusuri Jejak Digital Jurnalis, Temukan Data Pribadi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • ChatGPT berhasil menelusuri jejak digital jurnalis Elton Jones secara komprehensif
  • Chatbot menemukan detail karier yang terlupakan, termasuk artikel tamu untuk GamesRadar
  • ChatGPT menemukan orang lain bernama "Elton E. Jones" yang berprofesi sebagai pengisi suara video game
  • Investigasi ChatGPT lebih terarah dibandingkan pencarian Google yang menampilkan hasil campuran
  • ChatGPT membangun linimasa karier dan melakukan referensi silang dari berbagai sumber
  • Kekhawatiran privasi terbesar adalah akumulasi informasi selama 15+ tahun di internet
  • Eksperimen menunjukkan ChatGPT unggul dalam resolusi identitas digital

Telset.id – ChatGPT mampu melacak jejak digital seorang jurnalis secara mendalam, mengungkap detail karier yang terlupakan hingga menemukan orang lain dengan nama yang sama. Eksperimen ini menunjukkan kemampuan chatbot dalam melakukan investigasi identitas digital yang jauh lebih terarah dibandingkan mesin pencari konvensional.

Elton Jones, seorang jurnalis teknologi yang menulis tentang AI untuk Tom’s Guide, memutuskan untuk menggunakan ChatGPT guna menemukan setiap informasi yang mungkin ada tentang dirinya di seluruh World Wide Web. Ia memberikan prompt yang dirancang khusus agar chatbot dapat menganalisis jejak digitalnya secara komprehensif, mencakup identitas, pekerjaan, kehadiran online, minat, hingga informasi yang berpotensi sensitif.

internet search

Hasilnya, chatbot tidak hanya menampilkan informasi yang sudah diketahui Jones, tetapi juga mengungkap detail yang telah lama ia lupakan. ChatGPT menemukan fakta bahwa Jones pernah memenangkan kontes yang memungkinkannya menulis artikel tamu untuk GamesRadar, yang diakui chatbot sebagai “dokumentasi asal-usul” karier kepenulisannya. Chatbot juga menemukan sebuah blog lama yang ditulis Jones tentang band tribute disko yang pernah diikuti ayahnya.

Yang paling mengejutkan, ChatGPT menemukan seseorang bernama “Elton E. Jones” yang berprofesi sebagai pengisi suara video game dengan halaman IMDb resmi. Jones mengaku membayangkan bagaimana kehidupannya jika mengejar karier di industri video game, dan menganggapnya sebagai temuan yang menyenangkan karena ada orang dengan nama yang sama melakukan hal yang berbeda.

Perbandingan dengan Pencarian Google

Jones sebelumnya pernah mencoba mencari namanya sendiri di Google dan mendapatkan hasil yang campur aduk. Halaman pencarian menampilkan tautan ke obituari, blog band tribute bernama “Elton Jones and The Jets”, dan bahkan Elton John sebagai hasil teratas karena Google mengira ada kesalahan pengejaan.

ChatGPT melakukan pendekatan yang berbeda. Chatbot menggunakan kombinasi nama lengkap, byline, pemberi kerja sebelumnya dan saat ini, peran pekerjaan lama, publikasi yang pernah diisi, username media sosial, catatan pendidikan, dan petunjuk lokasi utama. Chatbot secara aktif mencari identitas spesifik Jones dan menolak kecocokan yang meragukan, melakukan beberapa pencarian di berbagai sumber, serta melakukan referensi silang informasi yang ditemukan.

chatgpt

ChatGPT juga mampu membangun linimasa karier Jones, mencari koneksi kuat antara profil media sosial dan identitas profesionalnya, serta menemukan materi lama atau arsip yang akan memakan waktu lebih lama untuk ditemukan melalui pencarian Google. Hasil investigasi chatbot lebih terarah pada resolusi identitas dengan fokus pada Elton Jones sang jurnalis, bukan campuran hasil dari individu yang tidak terkait.

Ringkasan yang diberikan ChatGPT tentang Jones menyatakan bahwa catatan publik mendukung fakta bahwa ia adalah jurnalis teknologi dan game di area New York yang saat ini menulis tentang AI untuk Tom’s Guide, dan sebelumnya menghabiskan bertahun-tahun meliput video game dan budaya geek untuk berbagai publikasi termasuk ONE37pm, Heavy, Complex, TechRadar, Okayplayer/OkayplayerGO, SVG, dan The Christian Post.

Temuan Tentang Privasi Digital

ChatGPT juga memberikan pandangan tentang masalah privasi online terbesar Jones. Menurut chatbot, kekhawatiran privasi terbesar bukanlah skandal tersembunyi atau entri database misterius, melainkan akumulasi informasi selama lebih dari 15 tahun: postingan sosial lama, biografi historis, database profesional, referensi lokasi, artikel arsip, dan eksperimen AI orang pertama yang lebih baru.

A woman looking up Google Search on both a smartphone and a laptop.

Jones sendiri mengaku tidak terlalu khawatir tentang artikel yang ia tulis mengenai kecintaannya pada MCU dan pizza karena tidak mengungkap terlalu banyak tentang kehidupan pribadinya. Ia justru berterima kasih kepada ChatGPT karena berhasil melukiskan gambaran lengkap tentang dirinya, memberikan pengingat hangat tentang awal karier kepenulisannya, dan menunjukkan siapa dirinya di alam semesta alternatif.

Eksperimen ini menunjukkan bahwa ChatGPT dapat berfungsi sebagai asisten riset digital yang efektif untuk investigasi identitas online. Kemampuan chatbot dalam melakukan referensi silang, membangun linimasa, dan menolak kecocokan yang meragukan menjadikannya alat yang lebih unggul untuk tujuan ini dibandingkan pencarian Google yang masih menghasilkan campuran hasil dari berbagai entitas yang tidak terkait.

Meskipun Google masih berguna untuk berbagai keperluan, pengalaman Jones menunjukkan bahwa ChatGPT menawarkan pendekatan yang lebih terarah dan komprehensif untuk melacak jejak digital seseorang. Namun, temuan ini juga menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan akumulasi data pribadi yang tersebar di internet selama bertahun-tahun, yang dapat diakses dan dihubungkan oleh siapa saja yang memiliki alat yang tepat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.