Telset.id – Samsung dan Google secara resmi menghadirkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih luas pada lini Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8. Pembaruan ini tidak sekadar tambalan perangkat lunak biasa, melainkan lompatan besar dalam hal otomatisasi tugas dan integrasi AI generatif.
Dalam acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026, CEO Samsung Electronics TM Roh menekankan bahwa AI yang semakin agenik (agentic) akan menjadikan perangkat mobile sebagai pintu masuk paling personal menuju pengalaman yang adaptif. “Dengan menetapkan standar baru untuk ponsel lipat, kami sekali lagi memajukan pengalaman premium mobile dan membuka era kecerdasan berikutnya untuk lebih banyak orang,” ujar TM Roh.
Salah satu perubahan paling signifikan ada pada kemampuan task automation Gemini. Sebelumnya, saat fitur ini meninggalkan status beta pada Februari 2026, Gemini hanya bisa menangani beberapa tugas sederhana seperti memesan tumpangan atau mengambil makanan siap saji. Kini, Google mengonfirmasi bahwa daftar aplikasi yang didukung telah berkembang hingga lebih dari 40 aplikasi.
Pengguna Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 kini bisa memanfaatkan Gemini untuk memesan meja restoran, membeli tiket acara, hingga melakukan pemesanan perjalanan. Gemini juga kini mampu membaca layar ponsel sebagai perintah (prompt), memungkinkan interaksi yang lebih kontekstual dan intuitif.
Baca Juga:
## Gemini Notebook Hadir Bawaan dengan Uji Coba Gratis
Google juga membawa Gemini Notebook, yang sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM, langsung terpasang di perangkat baru ini. Di layar dalam Galaxy Z Fold 8 yang lebih besar, pengguna dapat menyeret foto, dokumen, dan rekaman ke dalam ruang kerja berdampingan (side-by-side workspace) tanpa perlu berpindah antar aplikasi.
Setiap unit Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 akan dikirimkan dengan uji coba gratis Google AI Pro selama enam bulan. Layanan ini biasanya berharga USD 19,99 per bulan (sekitar Rp 310.000) dan memberikan akses ke penyimpanan cloud sebesar 5 TB. Bagi pengguna yang sering bekerja dengan dokumen dan membutuhkan asisten riset, fitur ini bisa menjadi nilai tambah yang signifikan.
## Gemini Menjangkau Perangkat Lain
Ekspansi AI ini tidak terbatas pada ponsel. Galaxy Watch 9 kini memungkinkan pengguna mengaktifkan Gemini cukup dengan mengangkat pergelangan tangan, tanpa perlu kata kunci (wake word). Ini adalah langkah Samsung untuk memperluas ekosistem AI ke perangkat wearable.
Selain itu, Samsung dan Google juga memamerkan dua bingkai kacamata pintar (intelligent eyewear) baru yang dibuat bekerja sama dengan Gentle Monster dan Warby Parker. Kacamata ini akan dirilis pada musim gugur tahun ini dan akan memanfaatkan kemampuan konteks Gemini untuk memberikan informasi yang relevan berdasarkan lingkungan pengguna. Untuk informasi lebih lanjut tentang perangkat wearable, Anda bisa membaca ulasan tentang Samsung Galaxy Watch Ultra 2.
## Lapisan AI dari Samsung
Google tidak sendirian dalam pengembangan ini. Samsung turut menyematkan lapisan AI-nya sendiri melalui One UI 9. Fitur Now Brief akan menandai risiko privasi dan keamanan, sementara Now Nudge akan menyarankan langkah selanjutnya saat rencana muncul dalam percakapan.
Samsung juga menghadirkan dasbor Aktivitas Asisten AI (AI Assistant Activity dashboard) yang menampilkan setiap otomatisasi yang berjalan atas nama pengguna. Selain itu, ada Peringatan Privasi (Privacy Alerts) yang akan menandai aplikasi yang mencoba mengakses izin tertentu. Semua ini berlapis di atas perlindungan Knox milik Samsung.
## Mengapa Ini Penting
Langkah Google untuk mendorong asisten Gemini lebih jauh pada ponsel lipat Samsung menunjukkan ambisi besar kedua perusahaan. Sementara itu, Apple Intelligence masih belum bisa mengotomatisasi tugas di lebih dari 40 aplikasi seperti yang dilakukan Gemini. Pemilik Galaxy Z Fold 7 atau Z Flip 7 kemungkinan besar akan mendapatkan sebagian besar fitur ini melalui pembaruan One UI 9.
Bagi pengguna yang penasaran dengan desain baru, Anda bisa melihat artikel tentang Samsung Galaxy Z Fold 8: Ponsel Lipat Paspor dengan Rasio Unik. Sementara itu, pengguna yang menyukai faktor bentuk clamshell bisa membaca tentang Galaxy Z Flip 8 Kini Dukung 16 Aplikasi di Layar Cover.

Secara keseluruhan, pembaruan Galaxy AI ini membawa perubahan fundamental dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka. Otomatisasi tugas lintas 40 aplikasi, kehadiran Gemini Notebook dengan uji coba gratis, serta perluasan ke perangkat wearable dan kacamata pintar menunjukkan bahwa Samsung dan Google serius menjadikan AI sebagai pusat pengalaman pengguna.





Komentar
Belum ada komentar.