📑 Daftar Isi

Ilustrasi asisten Gemini Android yang akan mendapatkan fitur minimalkan menjadi floating bubble untuk multitasking

Gemini Android Kini Bisa Diminimalkan, Fitur Multitasking Baru

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Google uji fitur minimalkan Gemini di Android jadi floating bubble
  • Asisten AI bisa tetap bekerja di latar belakang
  • Tombol minimize tersedia saat Gemini memproses atau menjawab
  • Fitur ditemukan dari APK teardown versi 17.30.26.sa.arm64
  • Belum ada kepastian jadwal rilis resmi
  • Meningkatkan produktivitas dan pengalaman multitasking

Telset.id – Google tengah menguji fitur baru yang memungkinkan asisten Gemini diminimalkan menjadi floating bubble di Android, sehingga tetap bisa bekerja di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas pengguna. Temuan ini berasal dari APK teardown yang dilakukan Android Authority pada versi 17.30.26.sa.arm64 dari aplikasi Google di Android. Fitur ini menjawab kebutuhan multitasking yang selama ini menjadi salah satu keunggulan utama sistem operasi Android.

Selama ini, pengguna hanya bisa menutup Gemini sepenuhnya setelah berinteraksi, lalu mengakses riwayat obrolan nanti. Tidak ada opsi untuk mengecilkan jendela asisten sembari asisten tersebut tetap memproses perintah. Kini, tombol “Minimize Gemini” akan muncul di atas antarmuka Gemini, memungkinkan asisten menyusut menjadi gelembung mengambang yang bisa dipindahkan ke mana saja di layar.

Keunggulan utama fitur ini adalah fleksibilitasnya. Gemini bisa diminimalkan dalam kondisi apa pun, baik saat sedang memproses permintaan maupun saat sedang menampilkan jawaban. Tombol tersebut akan selalu tersedia selama pengguna bercakap-cakap dengan Gemini, sehingga pengguna bisa dengan mudah menyembunyikannya dan melanjutkan percakapan dari titik terakhir.

Fitur ini merupakan peningkatan kualitas hidup (quality-of-life upgrade) yang signifikan. Meskipun terlihat sederhana, dampaknya terhadap produktivitas sangat besar. Pengguna tidak perlu lagi memilih antara menggunakan asisten atau melanjutkan aktivitas lain di ponsel. Seperti yang diungkapkan dalam laporan sumber, fitur ini adalah “ide jenius yang seharusnya sudah hadir sejak lama.”

Namun, perlu dicatat bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan. Seperti biasa dengan temuan dari file APK, belum ada kepastian kapan fitur ini akan dirilis secara resmi. Bisa dalam hitungan hari, bulan, atau bahkan tidak pernah hadir dalam bentuk yang sama. Google belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran.

Fitur Multitasking yang Dinanti

Kemampuan untuk meminimalkan asisten AI bukanlah hal baru di ekosistem Android. Beberapa aplikasi pihak ketiga sudah memiliki fitur serupa. Namun, integrasi langsung ke dalam asisten bawaan sistem, seperti Gemini, memberikan pengalaman yang lebih mulus dan terpadu. Pengguna tidak perlu lagi bergantung pada aplikasi tambahan untuk mendapatkan fungsionalitas ini.

Bagi pengguna yang sering menggunakan Gemini untuk tugas-tugas seperti menulis email, merangkum artikel, atau mencari informasi, fitur ini akan sangat membantu. Misalnya, saat Gemini sedang merangkum berita panjang, pengguna bisa meminimalkannya dan membalas pesan di WhatsApp tanpa harus menunggu proses selesai. Setelah selesai, pengguna bisa kembali ke Gemini dan melanjutkan percakapan.

Fitur ini juga bisa menjadi solusi bagi pengguna yang sering terganggu dengan notifikasi atau aplikasi lain saat menggunakan asisten. Dengan kemampuan meminimalkan, pengguna bisa tetap fokus pada tugas utama tanpa harus kehilangan konteks percakapan dengan Gemini. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam hal user experience.

Meskipun Gemini belakangan ini mendapat kritik terkait kecenderungannya untuk overhallucinate, banyak pengguna yang tetap setia menggunakannya karena kemudahan akses dan integrasinya yang mendalam dengan ekosistem Android. Fitur baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Gemini sebagai asisten AI pilihan utama di platform Android.

Selain fitur minimalkan, Google juga terus mengembangkan berbagai fitur lain untuk Gemini, termasuk Cara Voice Typing Google Docs yang memungkinkan pengguna mengetik dengan suara. Ini menunjukkan komitmen Google untuk terus meningkatkan produktivitas pengguna melalui asisten AI mereka.

Bagi pengguna yang penasaran, fitur ini bisa diuji coba jika mereka menggunakan versi beta dari aplikasi Google. Namun, perlu diingat bahwa fitur yang masih dalam pengembangan mungkin tidak stabil atau memiliki bug. Pengguna disarankan untuk tetap menggunakan versi stabil untuk penggunaan sehari-hari.

Keberadaan fitur ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Google akan mengintegrasikannya dengan fitur multitasking Android lainnya, seperti split-screen atau picture-in-picture. Apakah Gemini akan bisa berjalan bersamaan dengan aplikasi lain dalam mode layar terbagi? Atau apakah gelembung Gemini akan bertindak independen? Jawabannya masih harus menunggu peluncuran resmi.

Dari sisi persaingan, fitur ini bisa menjadi game-changer bagi Gemini dalam bersaing dengan asisten AI lain seperti ChatGPT atau Copilot. Kemampuan untuk bekerja di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas pengguna adalah nilai jual yang kuat, terutama bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas.

Google juga baru-baru ini memotong harga langganan AI Plus mereka, membuat layanan premium AI lebih terjangkau. Langkah ini, dikombinasikan dengan fitur-fitur baru seperti minimalkan Gemini, menunjukkan strategi Google untuk memperluas adopsi AI di kalangan pengguna Android.

Fitur ini juga relevan dengan perkembangan Kamera Smartphone Detak Jantung yang sedang diuji Google, menunjukkan bahwa perusahaan raksasa teknologi ini terus berinovasi di berbagai bidang, tidak hanya AI.

Secara keseluruhan, fitur minimalkan Gemini adalah tambahan yang sangat positif untuk ekosistem Android. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, potensinya untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman pengguna sangat besar. Pengguna Android di seluruh dunia tentu berharap fitur ini segera hadir secara resmi.

Dengan terus bertambahnya fitur-fitur baru, Gemini semakin menjadi asisten AI yang serbaguna dan andal. Mulai dari kemampuan voice typing, integrasi dengan aplikasi Google, hingga fitur multitasking seperti minimalkan, Google menunjukkan bahwa mereka serius dalam mengembangkan asisten AI yang benar-benar membantu pengguna dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur-fitur terbaru Gemini, disarankan untuk mengikuti program beta atau menunggu pembaruan resmi dari Google. Pastikan juga untuk selalu memperbarui aplikasi Google ke versi terbaru untuk mendapatkan fitur-fitur terbaru.

Fitur minimalkan Gemini ini adalah contoh sempurna bagaimana peningkatan kecil pada user interface bisa berdampak besar pada pengalaman pengguna. Semoga Google segera merilis fitur ini secara resmi dan membawanya ke semua perangkat Android yang kompatibel.

Komentar

Belum ada komentar.