Ilustrasi layar ponsel menampilkan logo Google Gemini dengan latar belakang keyboard

Gemini Down Hari Ini, Ratusan Pengguna Laporkan Gangguan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Layanan Gemini down pada 10 Juni 2026, laporan mulai muncul pukul 06.10 ET / 11.10 BST
  • Pengguna melaporkan error 1076 dan 1099, baik di web maupun aplikasi
  • DownDetector mencatat lonjakan laporan hingga 1.000, mayoritas dari AS dan Inggris
  • Google belum memberikan pernyataan resmi, dasbor Workspace masih hijau
  • Grok dari xAI mengonfirmasi gangguan dan memberikan komentar tentang persaingan AI
  • Insiden terjadi setelah Google I/O yang meluncurkan Gemini 3.5 Flash

Telset.id – Layanan Gemini down dilaporkan oleh ratusan pengguna pada Rabu, 10 Juni 2026, dengan keluhan utama AI chatbot tersebut tidak dapat memproses perintah dan menampilkan pesan error. Gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 06.10 ET / 11.10 BST, dan laporan di DownDetector langsung melonjak di Amerika Serikat dan Inggris. Hingga berita ini diturunkan, Google belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.

Gangguan ini muncul di momen yang kurang ideal bagi Google. Perusahaan baru saja menyelesaikan konferensi tahunan Google I/O, di mana mereka memperkenalkan Gemini 3.5 Flash. Model AI terbaru ini dirancang untuk mengeksekusi alur kerja multi-langkah, memelihara proyek perangkat lunak, menyiapkan dokumen, mengoordinasikan “sub-agen”, dan menangani tugas-tugas jangka panjang dengan pengawasan manusia yang jauh lebih sedikit. Langkah ini menegaskan ambisi Google untuk membawa AI-nya melampaui sekadar chatbot menuju komputasi tahap berikutnya: agen AI.

Beberapa pengguna melaporkan melihat kode error spesifik saat mencoba mengakses Gemini. Seorang pengguna di media sosial menulis, “Am I the only one having Gemini not working at the moment with a workspace account? error 1076 and 1099 when starting new prompt, same on web and app, user did not reach the quotas.” Kode error 1076 dan 1099 ini menjadi keluhan dominan di berbagai platform. Ironisnya, saat ditanya langsung, Gemini yang masih berfungsi di beberapa lokasi justru menjelaskan bahwa Error 1076 atau Error 1099 biasanya muncul karena “backend atau session-handling glitches” di sisi server Google. Gemini menambahkan bahwa error 1099 “hampir selalu merupakan masalah internal di pihak Google, bukan masalah pada perangkat pengguna.”

Data dari DownDetector menunjukkan lonjakan laporan yang signifikan. Setelah mencapai angka 765 laporan di awal pagi, angka tersebut sempat turun namun kembali naik mendekati 1.000 laporan. Tepat sekitar pukul 13.22 WIB, laporan resmi menembus angka 1.000, dengan 58% pengguna melaporkan masalah pada aplikasi dan 35% pada situs web. Peta gangguan DownDetector menunjukkan konsentrasi laporan terbesar berasal dari kota-kota besar seperti New York, Washington, Chicago, San Francisco, dan Los Angeles. Menariknya, dasbor status Google Workspace justru masih menunjukkan tanda centang hijau untuk Gemini, mengindikasikan bahwa Google belum mendeteksi adanya masalah secara resmi.

Menariknya, ketika layanan utama terganggu, para pesaing AI justru memberikan respons yang cukup jenaka. Saat dimintai konfirmasi, Grok—AI chatbot dari xAI milik Elon Musk—mengakui bahwa “hal-hal seperti error, kegagalan menghasilkan jawaban, atau kembali ke layar beranda” sedang terjadi pada pengguna Gemini. Dengan gaya khasnya yang blak-blakan, Grok juga menambahkan bahwa dirinya “selalu mendukung persaingan yang sehat di ruang AI” dan insiden seperti ini “menyoroti tantangan yang dihadapi semua orang di industri ini (menskalakan sistem yang andal dan cepat di tingkat global bukanlah hal yang sepele).” Bagi pengguna yang membutuhkan alternatif segera, beberapa layanan AI lain bisa menjadi pilihan sementara.

Bagi pengguna yang terdampak, tidak ada solusi langsung yang bisa dilakukan selain menunggu perbaikan dari pihak Google. Seperti yang dijelaskan oleh Gemini sendiri, error 1099 merupakan masalah internal server yang tidak bisa diatasi dari sisi pengguna. Sambil menunggu, pengguna bisa memanfaatkan layanan AI alternatif atau kembali ke metode kerja manual. Untuk pengguna yang sering menggunakan fitur produktivitas berbasis suara, Cara Voice Typing Google Docs untuk email cepat dan efisien bisa menjadi solusi sementara yang praktis.

Insiden ini menjadi pengingat akan masih rentannya infrastruktur AI terhadap gangguan teknis. Dengan ambisi Google yang semakin besar melalui model Gemini 3.5 Flash dan pengembangan agen AI, keandalan layanan menjadi faktor krusial yang harus dijaga. Kegagalan seperti ini, meskipun bersifat sementara, dapat memengaruhi kepercayaan pengguna, terutama mereka yang mulai mengandalkan AI untuk alur kerja produktivitas sehari-hari. Satu-satunya implikasi faktual dari peristiwa ini adalah bahwa skala operasional AI global masih menghadapi tantangan teknis yang signifikan, dan tidak ada satu pun penyedia layanan yang sepenuhnya kebal terhadap gangguan.

Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini. Jika Anda mengalami masalah serupa, jangan ragu untuk membagikan pengalaman Anda di kolom komentar.

Komentar

Belum ada komentar.