Telset.id – Google mengubah akses model di Gemini bagi pengguna individu, dan perubahan ini membuat pengguna tier gratis serta paket termurah AI Plus kehilangan akses ke model terbaik. Pembatasan akses model Gemini tersebut mulai diterapkan pada 9 Oktober, dengan model Flash (3.6) dan Pro (3.1) tidak lagi tersedia untuk pengguna tanpa langganan AI.
Perubahan ini menandai pergeseran kebijakan Google, yang sebelumnya membedakan paket Gemini berdasarkan batas penggunaan atau usage limits. Kini, pembedaan tidak hanya soal berapa banyak kueri yang bisa diajukan, tetapi juga model mana yang boleh diakses. Artinya, model picker yang lengkap hanya bisa dinikmati oleh pengguna yang membayar lebih.
Berdasarkan dokumen dukungan yang diperbarui, pengguna tanpa langganan AI untuk Gemini akan dibatasi pada model Flash-Lite (3.5) yang diposisikan untuk “fastest answers” atau jawaban tercepat. Model Flash (3.6) dengan “all around help” dan Pro (3.1) untuk “advanced reasoning” tidak akan tersedia lagi bagi kelompok ini.

Dampak ke Pengguna AI Plus
Pengguna yang berlangganan paket AI Plus seharga $4.99 / £4.49 / AU$7.99 juga terdampak. Mereka kehilangan akses ke Pro (3.1), tetapi masih bisa menggunakan Flash (3.6). Sementara itu, tidak ada perubahan pada tier yang lebih mahal, yakni AI Pro dan AI Ultra.
Satu pengecualian justru menguntungkan AI Pro, yang kini mendapatkan mode Deep Think. Mode ini memaksimalkan parallel reasoning dengan konsekuensi mengorbankan sebagian kecepatan. Google menyarankan pengguna untuk memperhatikan pesan di dalam aplikasi Gemini atau di kotak masuk email jika akan terdampak perubahan ini.
Google menyatakan pembatasan untuk tier gratis akan diterapkan mulai Jumat, 9 Oktober. Sementara itu, pengguna AI Plus akan menerima email yang menginformasikan tentang jadwal perubahan tersebut.
Baca Juga:
Batas Penggunaan dan Perbandingan dengan ChatGPT
Soal batas penggunaan, angka pastinya sulit dipastikan. Menurut Google, batas tersebut bergantung pada “the complexity of your prompt, the features you use, and the length of your chat”. Google menambahkan bahwa “paid users have higher limits than users without a Google AI subscription”. Batas penggunaan ini di-refresh setiap lima jam, dan ada juga batas mingguan.
Langkah ini menempatkan Gemini lebih sejalan dengan apa yang ditawarkan ChatGPT. OpenAI juga membatasi akses model berdasarkan seberapa besar pembayaran pengguna setiap bulan. Namun, cara OpenAI menangani penggunaan agak berbeda dari Google: alih-alih satu jatah tunggal, ada batas penggunaan pada model, jenis kueri, dan mode berpikir yang berbeda.

Perubahan kebijakan ini menegaskan bahwa biaya komputasi AI tidak murah, sehingga Google diperkirakan telah menghitung dan memutuskan bahwa pembatasan baru ini bisa menghemat biaya, sekaligus mungkin meyakinkan lebih banyak orang untuk berlangganan. Bagi pengguna yang terbiasa memilih model sesuai kebutuhan, pembatasan akses model Gemini ini menjadi pertimbangan tersendiri sebelum menentukan paket.
Untuk konteks perangkat dan ekosistem yang lebih luas, Anda bisa menyimak ulasan Harga Mulai Rp 6,1 Juta serta informasi Mulai Dikirim 19 September di kanal kanal berita teknologi kami.





Komentar
Belum ada komentar.