Telset.id – Google menghadirkan fitur baru bernama Immersive Explorations di Gemini yang mengubah topik rumit menjadi pengalaman visual interaktif. Fitur ini memungkinkan pengguna menelusuri berbagai subjek, mulai dari jalur perdagangan kuno hingga mesin jet, dengan detail yang terbuka lapis demi lapis.
Kemampuan ini menjawab persoalan lama dalam belajar: materi yang rumit sering kali terasa kering, terutama ketika diagram dan penjelasan ala buku teks justru membuat bingung. Immersive Explorations mencoba menghadirkan pendekatan berbeda lewat penjelasan visual berlapis yang bisa ditelusuri langsung oleh pengguna.
Dalam pengumuman resmi melalui akun @GeminiApp pada 28 Oktober 2026, Google menyebut fitur ini memungkinkan pengguna menyelami topik baru secara imersif. Contoh yang ditampilkan mencakup penelusuran jalur perdagangan di Jalur Sutra, melihat bagian dalam mesin jet, hingga mempelajari fisika di balik petir.
Cara Kerja Immersive Explorations
Immersive Explorations di Gemini memungkinkan pengguna mengeksplorasi suatu subjek melalui penjelasan visual berlapis. Setiap adegan terbuka menjadi lapisan-lapisan interaktif dengan panduan penjelasan yang memungkinkan pengguna menggali lebih dalam. Mengetuk bagian yang berbeda akan memunculkan informasi tambahan, membawa pengguna dari konsep besar menuju detail lebih kecil yang melibatkan molekul dan atom.
Pengguna dapat memperbesar tampilan dan mengklik label untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Pendekatan ini dirancang agar proses belajar terasa lebih praktis dan langsung, baik untuk bidang sains, sejarah, maupun cara kerja benda sehari-hari.

Topik awal yang disiapkan Google memberi gambaran tentang cakupan fitur ini. Pengguna bisa menelusuri jalur perdagangan lama di Jalur Sutra, mengintip bagian dalam mesin jet, atau menguraikan fisika di balik petir. Setiap scene dirancang untuk membuka lapisan penjelasan yang bisa ditelusuri lebih jauh.
Google juga berencana menghadirkan Immersive Explorations langsung ke dalam percakapan Gemini. Langkah ini disebut akan memudahkan pengguna masuk ke pelajaran interaktif saat sedang mengobrol dengan AI. Narasi audio juga tengah disiapkan untuk membantu memandu pengguna melewati setiap lapisan, sehingga pengalaman eksplorasi menjadi lebih menarik.
Baca Juga:
Cara Mencoba dan Ketersediaan
Untuk mencoba fitur ini, pengguna dapat menemukan Immersive Explorations melalui Gemini Student Hub dengan memilih opsi “Try immersive explorations”. Alternatif lainnya adalah mengunjungi langsung pustaka atau library Immersive Explorations.
Google menyatakan fitur ini tersedia di web dan mobile, dengan dukungan bahasa Inggris, Indonesia, Hindi, Portugis Brasil, Prancis, dan Mandarin Sederhana. Bahasa lain saat ini hanya mendapatkan pengalaman berbahasa Inggris, tetapi dukungan bahasa tambahan direncanakan hadir di kemudian hari.

Immersive Explorations kini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, pelanggan Workspace Individual, dan pengguna dengan akun Google personal. Tidak ada pengaturan admin khusus yang terkait fitur ini, sehingga jika organisasi sudah mengaktifkan Gemini, fitur langsung bisa digunakan.
Kehadiran fitur ini melengkapi rangkaian kemampuan Gemini yang terus berkembang. Sebelumnya, Google juga menghadirkan sejumlah pembaruan lain, termasuk kehadiran Gemini 4 Carbon sebagai model AI yang disebut terkuat untuk coding dan siber, serta Gemini 4 Argon yang menimbulkan pertanyaan soal relevansinya bagi pengguna biasa.
Di sisi lain, Gemini juga merambah perangkat lain melalui Aikon dan Nokia 6300, meski dengan skema berbayar. Deretan pembaruan ini menunjukkan arah Google yang terus memperluas fungsi Gemini ke berbagai lini, termasuk pengalaman belajar seperti Immersive Explorations.
Dengan pendekatan visual berlapis, Immersive Explorations menawarkan cara berbeda untuk memahami topik kompleks. Bagi pengguna yang sudah memiliki akses Gemini, fitur ini bisa langsung dicoba tanpa pengaturan tambahan, baik melalui Student Hub maupun pustaka Immersive Explorations di web dan mobile.





Komentar
Belum ada komentar.