ilustrasi Digua Robot

Horizon Digua Robot Raih Investasi USD 1,5 Miliar, Total B2 USD 2,7 Miliar

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Horizon Robotics, perusahaan teknologi kecerdasan buatan asal China, mengumumkan anak usahanya, Digua Robot, telah menyelesaikan putaran pendanaan B2 senilai USD 1,5 miliar (sekitar Rp 10,31 triliun). Dengan tambahan ini, total pendanaan Seri B Digua Robot mencapai USD 2,7 miliar (sekitar Rp 18,56 triliun). Pengumuman resmi ini disampaikan pada 8 April 2026.

Putaran pendanaan B2 ini melibatkan campuran investor strategis dan keuangan ternama. Investor strategis termasuk raksasa teknologi ritel dan rantai pasok yang tidak disebutkan namanya, dana ventura Prosperity7, dan grup teknologi Vision. Sementara itu, investor keuangan seperti Mua Technology Venture Capital, Yunfeng Capital, Hua Capital (T-Capital), LOOK CAPITAL, dan C Capital turut berpartisipasi.

Sejumlah investor lama juga kembali mendukung, termasuk Gaorong Capital, Hexuan Capital, Linear Capital, Huangpujiang Capital, DiDi, 5Y Capital, Chuxin Capital, Plum Ventures, dan Vertex Growth milik Temasek. Kepercayaan berkelanjutan dari investor lama ini menandakan keyakinan terhadap roadmap bisnis dan teknologi Digua Robot.

Pencapaian ini datang hanya beberapa minggu setelah Digua Robot mengumumkan penyelesaian pendanaan Seri B1 senilai USD 1,2 miliar pada 16 Maret 2026. Kecepatan dalam meraih pendanaan besar secara berturut-turut mencerminkan momentum kuat di sektor robotika global, di mana China semakin menunjukkan dominasinya.

Menurut informasi resmi, Digua Robot memiliki portofolio produk komputasi ujung (edge computing) yang luas, mencakup rentang daya komputasi dari 5 hingga 560 TOPS. Solusi mereka dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai platform robot, termasuk robot humanoid, robot roda-kaki (wheel-legged robot), anjing robot berkaki empat, robot pendamping dan layanan, serta Autonomous Mobile Robot (AMR) untuk logistik.

Baca Juga:

Dalam setahun terakhir, teknologi Digua Robot telah diadopsi oleh beberapa produk konsumen dan profesional. Kolaborasi yang tercatat termasuk robot pembersih lantai Cloud Whale Xiaoyao 002, drone kamera panorama Insta360 Yingling Antigravity A1, dan anjing robot pendamping cerdas Veta Power. Adopsi ini menunjukkan relevansi platform Digua di pasar yang beragam.

Digua Robot pertama kali diperkenalkan ke publik pada Agustus 2024. Perusahaan ini mengklaim sebagai satu-satunya entitas di industri yang secara khusus membangun fondasi perangkat keras dan lunak untuk robot, dengan visi menjadi “Wintel di era robotika”, merujuk pada dominasi Microsoft Windows dan Intel di era PC.

Pendanaan besar-besaran ini terjadi di tengah persaingan ketat dan dinamika cepat di industri robotika dan AI. Sementara perusahaan seperti OpenAI menghadapi tantangan tertentu, ekosistem robotika China terus menarik modal signifikan. Pendekatan integrasi vertikal Digua, menyediakan stack lengkap dari chip hingga perangkat lunak, dipandang sebagai strategi untuk menguasai rantai nilai.

Lonjakan investasi ini juga menyoroti pergeseran paradigma dalam otomasi. Seperti yang terlihat di pasar robotika Jepang, fokusnya seringkali bukan untuk menggantikan manusia sepenuhnya, tetapi untuk mengisi celah dan melakukan tugas-tugas yang tidak diinginkan atau berbahaya. Platform serbaguna Digua yang mencakup berbagai skenario aplikasi selaras dengan tren ini.

Dengan modal segar USD 2,7 miliar, Horizon Digua Robot diperkirakan akan mempercepat pengembangan dan komersialisasi platform robotikanya. Dana tersebut kemungkinan akan dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan chip AI generasi berikutnya, penguatan ekosistem perangkat lunak, dan ekspansi kemitraan strategis di berbagai industri, mulai dari manufaktur hingga logistik dan layanan konsumen.

Pencapaian pendanaan ini semakin mengukuhkan posisi Horizon Robotics dan Digua Robot sebagai pemain kunci dalam lanskap teknologi tinggi China dan global. Kemampuan mereka untuk menarik investor top secara konsisten menjadi indikator kuat bagi masa depan industri robotika yang didorong oleh komputasi ujung dan kecerdasan buatan.