📑 Daftar Isi

Ilustrasi keamanan siber dengan konsep enkripsi data dan proteksi jaringan dari serangan malware

Kampanye Palsu OpenAI Codex Incar Pengguna macOS dengan Malware AMOS

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Penjahat siber menyalahgunakan Google Sites dan akun Google Ads curian untuk kampanye malware
  • Situs palsu OpenAI Codex menampilkan iFrame dengan konten berbahaya dari hosting eksternal
  • Iklan muncul di hasil pencarian teratas untuk kata kunci "codex macos download"
  • Hanya tombol unduhan Mac yang berfungsi; korban diminta menempelkan perintah Terminal
  • Malware AMOS mampu mencuri data browser, kredensial login, dan informasi dompet crypto
  • Serangan memanfaatkan kepercayaan pengguna pada layanan Google dan tren instalasi AI via Terminal
  • Pengguna macOS disarankan memverifikasi keaslian situs unduhan dan waspada terhadap perintah Terminal mencurigakan

Telset.id – Para peretas menyalahgunakan Google Sites dan akun Google Ads curian untuk menampilkan situs unduhan OpenAI Codex palsu, yang berujung pada infeksi malware pencuri data AMOS di perangkat macOS. Kampanye ini menargetkan pengguna yang mencari aplikasi Codex untuk sistem operasi macOS, dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna pada hasil pencarian teratas Google.

Dilaporkan oleh peneliti keamanan CATO CTRL, para pelaku kejahatan menggunakan Google Sites untuk membuat versi palsu dari situs unduhan OpenAI Codex. Situs palsu tersebut sengaja tidak memuat kode berbahaya atau tautan unduhan apa pun untuk menghindari deteksi sistem keamanan Google. Sebagai gantinya, situs tersebut menampilkan iFrame yang memuat konten yang dihosting di tempat lain.

Cybersecurity ensures data protection on internet. Data encryption, firewall, encrypted network, VPN, secure access and authentication defend against malware, hacking, cyber crime and digital threat

Para pelaku kemudian mengiklankan situs palsu tersebut melalui jaringan Google Ads. Meskipun Google biasanya mampu mendeteksi dan mencegah iklan berbahaya, para pelaku kejahatan sering kali mencuri akun sah yang memiliki reputasi baik untuk melewati pemindaian otomatis dan memasang iklan mereka. Mereka juga menggunakan uang orang lain untuk membiayai kampanye iklan tersebut.

Iklan-iklan ini ditampilkan kepada pengguna yang mencari kata kunci “codex macos download” di bagian paling atas halaman hasil pencarian. Penggunaan Google Sites dan Google Ads secara bersamaan merupakan upaya yang disengaja untuk terlihat sah dan dapat dipercaya, mengingat banyak orang mempercayai hasil pencarian teratas Google tanpa memeriksa lebih lanjut.

Modus Operandi Serangan

Pengguna yang mengklik iklan tersebut akan diarahkan ke situs web yang tampak seperti situs unduhan OpenAI Codex, agen coding AI dari perusahaan tersebut. Situs palsu ini menyediakan tombol unduhan untuk Windows dan Mac, namun hanya versi Mac yang berfungsi.

Proses unduhan dan instalasi dirancang agar terlihat “canggih”. Alih-alih mendapatkan file eksekusi, para korban diminta untuk menempelkan perintah di Terminal. Para peneliti CATO menyebut serangan ini sebagai serangan ClickFix, meskipun ClickFix biasanya menampilkan masalah palsu sebelum menawarkan solusi palsu.

Pendekatan ini justru terlihat seperti cara lain untuk tampil sah karena beberapa agen AI memang dirancang khusus untuk diinstal dan dijalankan dari Terminal macOS, termasuk OpenAI Codex CLI. Tujuan akhir dari kampanye ini adalah menyebarkan AMOS, malware pencuri informasi macOS yang dikenal mampu mengambil data browser, kredensial login, informasi dompet cryptocurrency, dan banyak lagi.

Hacker

Serangan ini memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap ekosistem Google. Banyak pengguna yang tidak memeriksa ulang keaslian situs yang muncul di hasil pencarian teratas, terutama jika situs tersebut dihosting di Google Sites dan diiklankan melalui Google Ads.

Dampak dan Implikasi Keamanan

Kampanye ini menunjukkan bagaimana penjahat siber terus berinovasi dalam menyebarkan malware. Dengan menyalahgunakan layanan resmi Google, mereka berhasil melewati berbagai lapisan keamanan dan menargetkan pengguna yang tidak curiga.

Pengguna macOS perlu meningkatkan kewaspadaan saat mengunduh perangkat lunak, terutama yang berkaitan dengan alat pengembangan AI. Selalu verifikasi keaslian situs unduhan dan hindari menempelkan perintah Terminal dari sumber yang tidak dikenal. Kepercayaan pada hasil pencarian Google tidak menjamin keamanan, karena iklan berbahaya dapat muncul di posisi teratas.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya keamanan akun Google Ads. Akun yang dicuri dapat disalahgunakan untuk menjalankan kampanye iklan berbahaya tanpa sepengetahuan pemiliknya. Perusahaan dan individu yang memiliki akun Google Ads harus memastikan keamanan akun mereka dengan autentikasi dua faktor dan pemantauan aktivitas secara berkala.

Pengguna macOS yang pernah mengunduh aplikasi dari sumber mencurigakan disarankan untuk memeriksa perangkat mereka dari kemungkinan infeksi AMOS. Malware ini dapat mencuri data sensitif termasuk kredensial login dan informasi keuangan, yang dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.