Ilustrasi logo Mercor dengan latar belakang teknologi AI dan grafik pertumbuhan valuasi perusahaan

Mercor Dikabarkan Raup Pendanaan Lagi di Valuasi Rp327 Triliun

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Mercor dikabarkan dalam pembicaraan awal untuk pendanaan baru dengan valuasi USD 20 miliar
  • Lonjakan valuasi dua kali lipat dari Seri C Oktober lalu senilai USD 10 miliar
  • CEO Brendon Foody umumkan annualized revenue run rate tembus USD 2 miliar, naik 100% dalam 4 bulan
  • Mercor akuisisi Deeptune untuk memperkuat kemampuan pelatihan agen AI
  • Seluruh tim Deeptune akan bergabung ke Mercor sebagai bagian dari akuisisi
  • Kabar ini muncul setelah Mercor alami kebocoran data dan gugatan hukum dari pekerja kontrak awal 2026

Telset.id – Startup pelatihan AI, Mercor, dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk menggalang dana putaran baru dengan valuasi mencapai USD 20 miliar atau sekitar Rp327 triliun. Kabar ini muncul dari sumber Bloomberg, menandai lonjakan valuasi signifikan dari angka sebelumnya.

Lompatan valuasi tersebut terjadi hanya dalam waktu singkat. Pada Oktober lalu, Mercor baru saja mengumumkan pendanaan Seri C senilai USD 350 juta dengan valuasi USD 10 miliar. Kini, hanya beberapa bulan berselang, valuasi perusahaan disebut-sebut berpotensi dua kali lipat.

Meskipun pembicaraan masih dalam tahap awal, Bloomberg melaporkan bahwa Mercor telah memberi tahu investor bahwa mereka sudah menerima term sheet dengan valuasi baru tersebut. Perkembangan ini mengindikasikan kepercayaan pasar yang kuat terhadap prospek bisnis perusahaan.

Kabar pendanaan ini bertepatan dengan pengumuman penting dari founder sekaligus CEO Mercor, Brendon Foody. Melalui akun X-nya, Foody mengungkapkan bahwa annualized revenue run rate perusahaan telah menembus angka USD 2 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan 100 persen hanya dalam waktu empat bulan terakhir.

Pertumbuhan pendapatan yang eksplosif ini menjadi indikator utama di balik minat investor. Kemampuan Mercor untuk melipatgandakan pendapatan dalam waktu singkat menunjukkan permintaan pasar yang sangat tinggi terhadap layanan pelatihan AI yang mereka tawarkan.

Selain kabar pendanaan dan lonjakan pendapatan, Mercor juga mengumumkan akuisisi terbaru. Pada hari Kamis, perusahaan resmi mengakuisisi Deeptune, sebuah perusahaan yang fokus membantu melatih agen AI. Seluruh tim Deeptune akan bergabung dengan Mercor sebagai bagian dari kesepakatan akuisisi ini, sebagaimana tercantum dalam siaran pers perusahaan.

Akuisisi Deeptune memperkuat posisi Mercor di segmen agen AI yang sedang berkembang pesat. Langkah ini juga menunjukkan strategi Mercor untuk memperluas kapabilitasnya secara organik maupun anorganik. Perusahaan seperti Patronus AI juga bergerak di ranah serupa dengan pendanaan besar untuk pengujian agen AI otonom, menandakan tren industri yang semakin kompetitif.

Kombinasi antara pendapatan yang meroket, potensi pendanaan baru dengan valuasi tinggi, serta akuisisi strategis, mengindikasikan bahwa Mercor mungkin telah meninggalkan masa-masa sulit di awal tahun 2026. Sebelumnya, perusahaan mengalami insiden kebocoran data dan beberapa pekerja kontraknya mengajukan gugatan hukum, seperti yang dilaporkan Business Insider.

Kebocoran data dan tuntutan hukum sempat menjadi noda bagi reputasi Mercor. Namun, dengan fundamental bisnis yang kuat, perusahaan sepertinya berhasil meyakinkan investor bahwa masalah tersebut telah teratasi dan tidak mengganggu pertumbuhan bisnis inti mereka.

Pencapaian annualized revenue run rate sebesar USD 2 miliar menjadi bukti paling konkret dari momentum bisnis Mercor. Angka ini menunjukkan bahwa model bisnis pelatihan AI yang dijalankan perusahaan memiliki permintaan yang sangat tinggi di pasar global, terutama di tengah perlombaan pengembangan kecerdasan buatan oleh berbagai perusahaan teknologi.

Mercor bergerak di industri yang sama dengan Fika Jobs yang mengembangkan platform rekrutmen berbasis AI, meskipun dengan fokus yang berbeda. Keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi AI untuk menyediakan solusi inovatif bagi bisnis, namun Mercor lebih berfokus pada pelatihan model AI itu sendiri.

Akuisisi Deeptune menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan Mercor di bidang agen AI. Agen AI merupakan salah satu area yang paling cepat berkembang dalam industri kecerdasan buatan, dengan berbagai perusahaan berlomba-lomba mengembangkan sistem yang dapat melakukan tugas secara otonom.

Dengan bergabungnya tim Deeptune, Mercor mendapatkan akses langsung ke keahlian dan teknologi yang relevan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mempercepat pengembangan produk dan layanan di segmen agen AI, yang diprediksi akan menjadi gelombang berikutnya dalam adopsi AI di dunia bisnis.

Valuasi USD 20 miliar, jika terealisasi, akan menempatkan Mercor sebagai salah satu startup AI paling bernilai di dunia. Pencapaian ini semakin mengesankan mengingat perusahaan baru mencapai valuasi USD 10 miliar hanya beberapa bulan sebelumnya.

Kecepatan pertumbuhan valuasi Mercor mencerminkan dinamika pasar AI yang sangat panas. Investor global terus memburu startup-startup yang dianggap memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di era kecerdasan buatan, dan Mercor berhasil memposisikan dirinya sebagai salah satu pemain kunci.

Para investor yang tertarik pada Mercor kemungkinan besar melihat potensi jangka panjang dari bisnis pelatihan AI. Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi AI, kebutuhan akan data pelatihan berkualitas tinggi dan model yang terlatih dengan baik akan terus meningkat.

Brendon Foody, sebagai CEO, telah menunjukkan kemampuannya dalam memimpin perusahaan melewati masa-masa sulit. Pengumuman pendapatan yang melonjak menjadi sinyal positif bagi investor bahwa manajemen mampu mengeksekusi strategi bisnis dengan efektif.

Kendati demikian, tantangan tetap ada. Industri AI sangat kompetitif dengan banyak pemain besar dan startup baru yang terus bermunculan. Mercor harus terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya dan memenuhi ekspektasi investor yang semakin tinggi.

Kebocoran data yang terjadi sebelumnya juga menjadi pengingat bahwa keamanan data harus menjadi prioritas utama. Sebagai perusahaan yang menangani data dalam jumlah besar untuk pelatihan AI, Mercor harus memastikan sistem keamanannya mampu melindungi informasi sensitif klien dan mitra.

Gugatan hukum dari pekerja kontrak juga perlu diselesaikan dengan baik. Masalah ketenagakerjaan di industri AI, terutama yang melibatkan pekerja kontrak untuk pelatihan data, telah menjadi isu hangat yang menarik perhatian publik dan regulator.

Meskipun ada tantangan, prospek Mercor terlihat cerah. Pendapatan yang tumbuh 100 persen dalam empat bulan adalah pencapaian luar biasa yang sulit ditandingi oleh banyak startup lain di industri yang sama.

Akuisisi Deeptune juga membuka peluang baru bagi Mercor untuk memperluas jangkauan layanannya. Dengan kemampuan tambahan di bidang agen AI, perusahaan dapat menawarkan solusi yang lebih komprehensif kepada klien yang ingin mengimplementasikan AI dalam operasional bisnis mereka.

Pasar agen AI sendiri diprediksi akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan. Banyak perusahaan mulai beralih dari sekadar menggunakan chatbot ke sistem AI yang lebih canggih yang dapat mengambil tindakan secara mandiri.

Dengan valuasi yang terus meningkat, Mercor kini berada dalam posisi yang kuat untuk melakukan ekspansi lebih lanjut. Pendanaan baru, jika berhasil diraih, akan memberikan modal yang cukup besar untuk mendanai riset dan pengembangan, rekrutmen talenta, serta ekspansi ke pasar baru.

Keberhasilan Mercor juga menjadi indikator kesehatan ekosistem startup AI secara keseluruhan. Meskipun ada kekhawatiran tentang gelembung AI, perusahaan dengan fundamental kuat seperti Mercor masih mampu menarik minat investor dengan valuasi tinggi.

Laporan Bloomberg tentang potensi pendanaan ini tentu akan menjadi perhatian banyak pihak di industri teknologi. Jika terealisasi, pendanaan ini akan menjadi salah satu yang terbesar di sektor AI pada tahun 2026.

Semua perkembangan ini menunjukkan bahwa Mercor berhasil membalikkan keadaan setelah mengalami masa sulit di awal tahun. Dengan pendapatan yang terus tumbuh dan valuasi yang meningkat, perusahaan tampaknya berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain dominan di industri pelatihan AI global.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.