📑 Daftar Isi

Meta's Muse dapat mengendalikan Spotify untuk memutar musik dan podcast

Meta Muse Kini Terhubung ke Spotify, Musik dan Podcast Lebih Mudah

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Muse mendapat dukungan Spotify untuk memutar musik, audiobook, dan podcast
  • Pengguna dapat menyimpan konten, membangun playlist, dan menemukan konten baru
  • Fitur Personal Podcast mengubah briefing, catatan, dan ide menjadi audio di Spotify
  • Dukungan ini menyusul integrasi Box, GitHub, Notion, Expedia, dan layanan lain
  • Muse masih hanya tersedia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko
  • Seluruh fungsi Muse dapat digunakan secara gratis

Telset.id – Meta Muse resmi mendapat dukungan Spotify, memperluas kemampuan AI agent tersebut untuk mengendalikan layanan streaming musik langsung dari dalam percakapan pengguna. Dukungan ini menyusul sejumlah koneksi lain ke layanan yang sudah ada yang baru-baru ini diumumkan, termasuk Box, GitHub, Granola, Notion, Expedia, Turo, Viator, 1Password, OpenTable, Peloton, Plaid, Ticketmaster, serta sejumlah layanan lain seperti Shop Pay dari Shopify, Link dari Stripe, dan PayPal untuk pembayaran. Dengan tambahan ini, Muse semakin memantapkan posisinya sebagai asisten digital yang bisa mengeksekusi berbagai tugas lintas aplikasi.

Menurut informasi yang dihimpun, Muse kini bisa terhubung ke Spotify hanya dengan memintanya. Setelah terhubung, Muse dapat memutar musik, audiobook, dan podcast, menyimpan konten ke library pengguna, membangun playlist, serta membantu menemukan musik, buku, atau podcast baru. Semua fungsi itu dijalankan langsung di dalam percakapan dengan Muse, tanpa perlu berpindah aplikasi.

Salah satu kemampuan yang menonjol adalah fitur Personal Podcast. Muse dapat mengubah briefing harian, catatan, dan ide pengguna menjadi konten audio yang disimpan ke library Spotify. Fitur ini memperlihatkan bagaimana AI agent tidak lagi sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga memproduksi konten audio personal yang bisa dikonsumsi ulang kapan saja.

Kemampuan Muse Setelah Terhubung Spotify

Dukungan Spotify menambah daftar panjang integrasi yang dimiliki Muse. Sebelumnya, Meta telah mengumumkan sejumlah koneksi ke layanan populer, mulai dari produktivitas hingga pembayaran. Kehadiran Spotify melengkapi sisi hiburan dan konsumsi konten audio dalam ekosistem Muse.

Dalam praktiknya, pengguna cukup meminta Muse untuk memutar lagu tertentu, menyimpan sebuah podcast ke library, atau menyusun playlist berdasarkan preferensi. Muse juga dapat membantu menemukan konten baru yang relevan, baik itu musik, buku audio, maupun podcast. Semua permintaan itu diproses dalam satu alur percakapan yang sama.

Fitur Personal Podcast menjadi pembeda karena mengubah materi teks atau ide menjadi audio yang tersimpan di Spotify. Pengguna yang rutin membuat catatan atau menerima briefing harian bisa mendengarkan kembali materinya dalam format audio tanpa harus mengonversinya secara manual.

Ketersediaan Muse Masih Terbatas

Meski kemampuannya terus bertambah, Muse masih hanya tersedia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keterbatasan wilayah ini menjadi catatan penting bagi pengguna di negara lain yang belum bisa mengakses fitur-fitur tersebut, termasuk dukungan Spotify yang baru diumumkan.

Muse sendiri merupakan AI agent dengan avatar yang bisa diubah atau disesuaikan sesuai keinginan pengguna. Konsep dasarnya adalah percakapan berkelanjutan, di mana pengguna bisa meminta Muse melakukan berbagai hal, termasuk di aplikasi-aplikasi yang disebutkan di atas. Selain itu, Muse juga terhubung dengan seluruh layanan Meta, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Threads.

Yang menarik, seluruh fungsi tersebut tersedia secara gratis. Tidak ada biaya berlangganan yang disebutkan untuk mengakses kemampuan Muse, termasuk integrasi dengan layanan pihak ketiga seperti Spotify. Model gratis ini menjadi salah satu daya tarik utama di tengah persaingan AI agent yang umumnya menawarkan paket berbayar.

Meta menyatakan bahwa kemampuan ini akan terus diperluas. Meski belum ada tanggal pasti, disebutkan bahwa fitur-fitur Muse akan merambah ke negara lain di masa depan. Pernyataan itu memberi sinyal bahwa ekspansi geografis menjadi bagian dari rencana pengembangan Muse ke depan.

Penambahan Spotify juga memperlihatkan arah strategi Meta dalam membangun ekosistem AI yang terhubung dengan layanan sehari-hari. Dari pembayaran lewat Shop Pay, Link, dan PayPal, produktivitas lewat Notion dan Box, perjalanan lewat Expedia, Turo, dan Viator, hingga hiburan lewat Spotify, Muse diposisikan sebagai penghubung berbagai layanan dalam satu percakapan.

Bagi pengguna di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dukungan Spotify ini langsung bisa dicoba dengan meminta Muse terhubung ke layanan tersebut. Sementara pengguna di wilayah lain masih harus menunggu ketersediaan resmi Muse di negara masing-masing.

Dengan tambahan Spotify, Muse semakin menunjukkan bahwa AI agent tidak lagi terbatas pada satu jenis tugas. Kemampuan memutar musik, mengelola library, membangun playlist, hingga membuat Personal Podcast menjadikannya asisten yang mencakup kebutuhan hiburan dan produktivitas sekaligus.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.