📑 Daftar Isi

Ilustrasi strategi Microsoft mengurangi ketergantungan pada OpenAI dan Anthropic dengan model AI internal MAI

Microsoft Kurangi Ketergantungan pada OpenAI dan Anthropic demi Efisiensi Biaya AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft mulai menggunakan model AI internal MAI untuk merespons permintaan pengguna di Excel dan Word
  • Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada OpenAI dan Anthropic untuk efisiensi biaya
  • Microsoft meluncurkan tujuh model MAI baru di konferensi Build, termasuk agentic coder dan generator teks-ke-gambar
  • Tren efisiensi biaya AI juga diikuti Amazon, Uber, Meta, dan Accenture
  • Beberapa perusahaan di Silicon Valley mulai melirik model AI China sebagai alternatif lebih murah

Telset.id – Microsoft dilaporkan mulai mengurangi ketergantungan pada model AI dari OpenAI dan Anthropic untuk menghemat biaya operasional yang terus meningkat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi efisiensi yang lebih luas di tengah tekanan biaya tinggi di industri kecerdasan buatan.

Menurut laporan Bloomberg pada Selasa lalu, raksasa teknologi asal Redmond itu kini mulai menggunakan model buatan sendiri, yang disebut MAI models, untuk merespons sebagian permintaan pengguna di dua aplikasi andalannya: Excel dan Word. Sebelumnya, Microsoft secara terbuka mengiklankan bahwa sebagian besar layanan Office 365 didukung oleh model dari OpenAI dan Anthropic.

Meskipun Microsoft masih menggunakan model pihak ketiga tersebut, perusahaan perlahan-lahan beralih ke agen AI internal. Pergeseran ini menunjukkan bahwa tekanan biaya AI telah mendorong Microsoft untuk mengambil langkah strategis dalam mengelola pengeluarannya, sejalan dengan kebijakan efisiensi yang diterapkan perusahaan.

Strategi MAI Models Microsoft

Pada bulan lalu, dalam konferensi Build tahunan, Microsoft mengumumkan peluncuran tujuh model MAI baru. Model-model tersebut mencakup agentic coder dan generator teks-ke-gambar. Langkah ini menandai komitmen Microsoft untuk mengembangkan kemampuan AI internal yang lebih mandiri.

Ketika dimintai komentar oleh TechCrunch, Microsoft menyatakan tidak memiliki informasi tambahan untuk dibagikan. Sikap tertutup ini menunjukkan bahwa perubahan strategi tersebut masih dalam tahap awal implementasi.

Pengembangan model AI internal ini memungkinkan Microsoft untuk mengurangi biaya lisensi dari OpenAI dan Anthropic. Dengan volume penggunaan AI yang sangat besar di Office 365, penghematan yang dihasilkan bisa mencapai angka yang signifikan.

Dampak Biaya AI di Industri Teknologi

Langkah Microsoft ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di industri teknologi. Setelah periode “tokenmaxxing” awal tahun ini, beberapa bulan terakhir diwarnai dengan pemberitaan tentang perusahaan teknologi yang mulai berhemat.

Perusahaan besar lainnya seperti Amazon, Uber, Meta, dan Accenture juga dilaporkan telah mengambil langkah serupa untuk menekan pengeluaran. Biaya penyediaan dan pembelian layanan AI yang sangat besar telah menjadi isu kontroversial di industri ini.

Di beberapa bagian Silicon Valley, tekanan biaya yang tinggi bahkan mendorong perusahaan untuk mencari model AI China sebagai alternatif yang lebih terjangkau, meskipun ada kekhawatiran potensi masalah keamanan. Situasi ini menunjukkan bahwa efisiensi biaya kini menjadi prioritas utama di tengah persaingan AI yang semakin ketat. Microsoft juga telah mengambil langkah antisipasi terhadap dampak operasional dari pusat data AI mereka.

Pengembangan model AI internal Microsoft juga sejalan dengan investasi besar perusahaan di bidang ini. Microsoft sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk membentuk tim khusus AI yang terdiri dari ribuan engineer.

Langkah Microsoft untuk mengurangi ketergantungan pada OpenAI dan Anthropic menunjukkan bahwa perusahaan semakin serius dalam mengembangkan kemampuan AI mandiri. Ini juga menjadi sinyal bagi industri bahwa model bisnis AI saat ini mungkin perlu disesuaikan dengan realitas biaya yang ada.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mencari cara untuk menekan biaya AI, persaingan di pasar model AI kemungkinan akan semakin ketat. Microsoft dengan model MAI-nya kini berada di posisi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan biaya ini.

Ke depan, strategi efisiensi biaya AI ini diperkirakan akan terus berlanjut. Perusahaan-perusahaan teknologi akan semakin selektif dalam memilih mitra AI dan lebih agresif dalam mengembangkan solusi internal untuk mengurangi pengeluaran.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.