CEO Xero Sukhinder Singh Cassidy berbicara di panggung Xerocon 2026 London

Xero CEO Sebut Era Agentic AI Ubah Industri Akuntansi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • CEO Xero Sukhinder Singh Cassidy sebut era agentic AI akan mengubah industri akuntansi di Xerocon 2026 London
  • Xero luncurkan alat AI baru untuk platform JAX: Smart Document Capture dan Auto Bank Reconciliation
  • Cassidy tegaskan peran penasihat manusia tidak hilang, justru semakin penting di era AI
  • Industri keuangan dinilai sebagai area paling jelas untuk penerapan AI
  • Alat otomatis akan mengambil alih tugas manual dan repetitif

Telset.id – CEO Xero, Sukhinder Singh Cassidy, menyoroti peran penting kecerdasan buatan (AI) dalam merevolusi industri keuangan dan akuntansi. Dalam pidatonya di ajang Xerocon 2026 di London, ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk menjadi ekosistem tepercaya di era agentic.

Cassidy menyatakan bahwa saat ini adalah waktu yang paling menarik untuk membayangkan berbagai kemungkinan dengan perangkat lunak. Ia menjelaskan ambisi Xero untuk terus mentransformasi platform mereka agar para pengguna dapat mengubah praktik bisnis dan memanfaatkan teknologi lama maupun baru untuk membuat pekerjaan lebih cerdas.

Cassidy menyebut era ini sebagai “agentic age” atau zaman agen otonom. Ia memaparkan dua inisiatif utama Xero ke depan, yaitu “membuat AI bekerja untuk pekerjaan” dan “mendukung kebangkitan para pembangun.” Menurutnya, AI memang sudah hadir, masih berantakan, dan masih awal, namun ini adalah salah satu tren teknologi terbesar dalam hidup kita.

Xero CEO Sukhinder Singh Cassidy on stage at Xerocon 2026 in London

Industri keuangan dinilai sebagai area yang jelas di mana AI dapat menguntungkan para pekerja. Alat dan layanan otomatis dapat meringankan beban karyawan, terutama dalam proses manual yang memakan waktu. Xero meluncurkan beberapa alat AI baru untuk platform JAX mereka, termasuk Smart Document Capture yang secara otomatis mengambil data relevan dan menambahkannya ke Xero, serta Auto Bank Reconciliation yang mengotomatiskan tugas pencatatan manual dengan mencocokkan transaksi ke feed bank secara real-time.

Baca Juga:

Dengan adanya alat-alat baru yang mengambil alih pekerjaan dari manusia, Cassidy menghadapi kekhawatiran bahwa AI akan mencuri peran karyawan. Ia menegaskan bahwa peran penasihat tepercaya tidak akan hilang, melainkan akan semakin kuat dan bermakna. Menurutnya, penilaian, hubungan, dan keahlian manusia menjadi lebih berharga ketika memanfaatkan alat-alat ini untuk mendorong bisnis.

Ia menekankan bahwa tugas mereka tidak hanya memastikan AI bekerja untuk pekerjaan, tetapi juga melipatgandakan peluang baru. Pernyataan ini memberikan perspektif optimistis di tengah kekhawatiran banyak pihak tentang dampak AI terhadap lapangan kerja. Hyundai Kia Plasma Care menjadi contoh inovasi lain di industri berbeda.

businessman working on desk office with using a calculator to calculate the numbers, finance accounting concept

Cassidy yakin bahwa transformasi ini akan menciptakan peluang baru yang lebih besar bagi para profesional akuntansi. Pekerjaan yang tadinya repetitif akan digantikan oleh mesin, sehingga manusia bisa fokus pada aspek strategis dan hubungan klien. Optimasi Jarak Tempuh adalah contoh bagaimana teknologi membantu efisiensi.

Dengan peluncuran alat-alat baru ini, Xero menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam era agentic AI. Perusahaan ini tidak hanya menyediakan perangkat lunak akuntansi, tetapi juga ekosistem yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis. Hal ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan teknologi besar mulai mengintegrasikan AI ke dalam produk inti mereka.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.