📑 Daftar Isi

Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan Community Investment Framework untuk negosiasi data center AI

New York Minta Rp16 Triliun per Gigawatt dari Pengembang Data Center AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Gubernur New York Kathy Hochul merilis Community Investment Framework (CIF) sebagai panduan negosiasi kota dengan pengembang data center
  • CIF merekomendasikan kompensasi $1 juta per megawatt dari kebutuhan utilitas
  • Enam prinsip utama mencakup perencanaan jangka panjang, pengelolaan biaya, dan kepemilikan lokal
  • Lebih dari 500 daerah di AS telah memberlakukan moratorium data center
  • Potensi tambahan $9 miliar jika kota di New York mengadopsi CIF
  • Pengembang data center telah meminta hingga 9.000 MW dari jaringan listrik negara bagian

Telset.id – Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan Community Investment Framework (CIF), panduan negosiasi yang merekomendasikan kota dan kotamadya di negara bagian itu menuntut kompensasi sebesar $1 juta per megawatt dari pengembang data center. Kerangka ini menjadi acuan resmi saat pemerintah daerah kembali berhadapan dengan permohonan izin fasilitas AI yang menekan pasokan listrik dan air.

CIF disusun oleh Empire State Development, badan pengembangan ekonomi negara bagian New York. Dokumen tersebut menawarkan “pendekatan terstruktur untuk mengidentifikasi, menegosiasikan, dan mendokumentasikan investasi dari pengembang/operator/pemilik data center yang menjawab prioritas lokal dan menciptakan manfaat komunitas yang bertahan lama.”

New York Governor Kathy Hochul

Langkah ini muncul ketika data center AI — yang relatif baru dibandingkan data center konvensional — semakin membebani pasokan listrik dan air, sekaligus menawarkan penciptaan lapangan kerja dan nilai komunitas yang terbatas dibandingkan industri lain. Tekanan itu sudah mendorong berbagai daerah di Amerika Serikat mengambil sikap tegas terhadap fasilitas semacam ini.

Enam Prinsip Negosiasi dan Tolok Ukur Investasi

Dokumen CIF merekomendasikan enam prinsip utama dalam negosiasi data center. Pertama, tolok ukur investasi $1 juta per megawatt dari kebutuhan utilitas. Kedua, perencanaan jangka panjang, termasuk rencana untuk saat data center meninggalkan fasilitas tersebut. Ketiga, peta jalan untuk mengelola biaya berkelanjutan bagi proyek yang didanai melalui CIF.

Keempat, daftar area investasi prioritas lokal untuk menjawab kebutuhan komunitas. Kelima, konfirmasi kepemilikan lokal atas proyek yang menerima pendanaan dari data center. Keenam, garis waktu yang jelas untuk setiap program, terutama yang membutuhkan investasi bertahap selama bertahun-tahun.

Selain enam prinsip itu, CIF juga memberikan sejumlah rekomendasi lain, seperti fokus pada keterlibatan komunitas, melibatkan pengambil keputusan dan penasihat hukum, memberi insentif pada negosiasi yang beritikad baik dan tepat waktu, serta menjaga fleksibilitas.

AI data center

Kerangka ini hadir di tengah gelombang penolakan yang lebih luas. Lebih dari 500 negara bagian, county, dan lokalitas di seluruh Amerika Serikat telah mengesahkan moratorium atau larangan sementara terhadap data center, termasuk New York dan Texas. Namun, kebijakan tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa, sehingga unit pemerintah hanya punya waktu terbatas sebelum harus mulai memproses kembali permohonan data center.

Dampak Fiskal dan Tekanan Infrastruktur

Loudoun County, Virginia, yang menampung 250 data center, mulai menahan laju fasilitas tersebut. Sebuah kota di Pennsylvania bahkan menyusun dokumen komprehensif serupa yang memuat 43 tuntutan spesifik sebelum menyetujui proposal data center di Plymouth Township. Namun, pengembang tersebut memilih membatalkan permohonan dan mengajukan yang baru, dengan kota itu menuduhnya menuntut persetujuan “by tantrum.”

Laporan menyebutkan berbagai pengembang data center telah meminta hingga 9.000 MW dari jaringan listrik negara bagian. Angka itu belum termasuk operator yang memilih membawa sumber listrik sendiri atau membangun pembangkit listrik di lokasi. Jika kota dan kotamadya di New York mengadopsi CIF dalam negosiasi mereka, hal ini berpotensi menambah $9 miliar atau lebih ke kas daerah.

high voltage electricity transmission line towers

Jumlah tersebut terlihat besar, tetapi dianggap remeh dibandingkan perkiraan $32 triliun yang menurut sejumlah pakar akan diinvestasikan pada data center hingga 2050. Kerangka ini berfungsi sebagai panduan berguna ketika kotamadya harus mulai bernegosiasi lagi dengan pengembang data center, membantu memastikan proyek tersebut membawa lebih banyak manfaat bagi komunitas sekaligus membatasi dampak negatifnya.

Dinamika serupa juga terlihat di sektor lain di New York, seperti insentif untuk elektrifikasi truk pelabuhan dan persiapan peluncuran perangkat baru Googlebook pada 15 September 2026. Sementara itu, adopsi AI di layanan publik masih menghadapi tantangan, seperti kegagalan AI resepsionis memahami aksen Yorkshire yang membuat pasien malas ke dokter.

Dengan tenggat moratorium yang terus mendekat, CIF menjadi rujukan konkret bagi pemerintah daerah di New York untuk memastikan setiap megawatt yang dikonsumsi fasilitas AI dibayar sepadan dengan manfaat yang diterima warga.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.