📑 Daftar Isi

Ilustrasi strategi baru Telkomsel menjadi perusahaan digital berbasis AI dengan fokus pada pengalaman pelanggan

Telkomsel Bertransformasi Jadi Perusahaan Digital Berbasis AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Telkomsel bertransformasi dari operator telco menjadi perusahaan digital berbasis AI di HUT ke-31
  • Fokus pada pengalaman personal untuk 156,1 juta pelanggan melalui AI dan 5G
  • Memiliki 6.380 BTS 5G di 107 kota/kabupaten, termasuk 5G contiguous di 36 wilayah
  • Virtual Assistant Veronika dikembangkan untuk layanan pelanggan personal
  • Fitur Sacred Octagon berbasis AI di MyTelkomsel hasil kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence
  • Lebih dari 360 BTS Green menggunakan energi terbarukan
  • Ekosistem bisnis ciptakan 685 ribu lapangan kerja berdasarkan kajian PT LAPI ITB
  • Paket Surprise Deal: kuota 31 GB Rp 31 ribu dan 500 GB Rp 310 ribu

Telset.id – Telkomsel resmi mengumumkan strategi transformasi bisnis dari operator telekomunikasi menjadi perusahaan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 perusahaan. Langkah ini diambil di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat, dengan fokus utama menghadirkan pengalaman yang lebih personal, relevan, dan bermakna bagi 156,1 juta pelanggannya.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa teknologi harus mampu menghadirkan layanan yang lebih personal dan memahami kebutuhan pelanggan. “Di era transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI), pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci, sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” ujar Nugroho dalam siaran pers yang diterima detikINET, Rabu (27/5/2026).

Transformasi ini menandai pergeseran signifikan di mana operator tidak lagi hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga membangun pengalaman digital yang lebih terintegrasi. Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel mulai memperluas penggunaan AI untuk mendukung operasional jaringan hingga layanan pelanggan. Teknologi Autonomous Network kini digunakan untuk membantu pengelolaan jaringan yang lebih otomatis dan efisien.

AI dan 5G Jadi Pilar Utama Transformasi

Telkomsel mengembangkan Virtual Assistant Veronika untuk mempercepat respons layanan pelanggan dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal. Perusahaan juga mulai masuk lebih dalam ke ekosistem AI nasional melalui kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence. Salah satu hasilnya adalah fitur pembelajaran berbasis AI bernama Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel.

Di sisi infrastruktur, Telkomsel mempercepat ekspansi jaringan Hyper 5G. Perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 6.380 BTS 5G yang tersebar di lebih dari 107 kota dan kabupaten di Indonesia, termasuk jaringan 5G contiguous di 36 wilayah. Pengembangan ini semakin relevan mengingat berbagai strategi rilis perangkat terbaru yang juga mendukung teknologi 5G.

Transformasi tersebut diperkuat lewat integrasi layanan IndiHome B2C dan pengembangan MyTelkomsel Super App yang kini menjadi pusat berbagai layanan digital perusahaan. Tak hanya fokus pada kota besar, Telkomsel juga terus memperluas konektivitas ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Perusahaan menyebut pemerataan akses digital menjadi bagian penting dalam mendorong inklusi teknologi di Indonesia.

Keberlanjutan dan Dampak Ekonomi

Di sisi keberlanjutan, Telkomsel mulai memperluas penggunaan BTS berbasis energi terbarukan melalui BTS Green. Saat ini lebih dari 360 BTS perusahaan telah menggunakan energi ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana korporasi mulai menjadikan media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan praktik keberlanjutan.

Perusahaan juga mengklaim ekosistem bisnisnya berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung berdasarkan kajian sosio-ekonomi independen PT LAPI ITB periode 2024-2025. Angka ini menunjukkan dampak signifikan transformasi digital terhadap perekonomian nasional.

Bertepatan dengan HUT ke-31, Telkomsel menghadirkan paket Surprise Deal bagi pelanggan Simpati dengan dua paket utama, yakni kuota 31 GB untuk masa aktif tiga hari seharga Rp 31 ribu, serta kuota 500 GB untuk masa aktif 30 hari seharga Rp 310 ribu. Penawaran ini menjadi bukti bahwa transformasi strategi produk juga diimbangi dengan layanan yang relevan bagi konsumen.

Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel menilai transformasi industri telekomunikasi kini bergerak menuju era layanan digital berbasis AI. Operator tidak lagi hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga membangun pengalaman digital yang lebih terintegrasi dan personal bagi pelanggan. Dengan 156,1 juta pelanggan yang dimiliki, langkah ini menjadi fondasi kuat bagi Telkomsel untuk memimpin ekosistem digital di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar.