Telset.id – Pemerintahan Trump mencabut pembatasan ekspor untuk dua model kecerdasan buatan (AI) paling canggih milik Anthropic, yakni Mythos 5 dan Fable 5. Keputusan ini diambil setelah Anthropic mencapai kesepakatan dengan Departemen Perdagangan Amerika Serikat.
Kabar tersebut disampaikan melalui surat yang dikirimkan Menteri Perdagangan Howard Lutnick kepada salah satu pendiri Anthropic, Tom Brown. Surat itu telah dilihat langsung oleh WIRED. Dalam suratnya, Lutnick menyatakan bahwa lisensi ekspor untuk model Mythos dan Fable sudah tidak diperlukan lagi.
“Lisensi tidak lagi diperlukan untuk ekspor, re-ekspor, atau transfer dalam negeri, termasuk deemed export atau deemed re-export, dari model Mythos atau Fable,” tulis Lutnick dalam surat tersebut. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan pemerintah AS terhadap teknologi AI strategis.
Sebelumnya, kedua model tersebut hanya disetujui untuk dirilis secara terbatas kepada perusahaan dan lembaga pemerintah tertentu. Pembatasan ketat ini diberlakukan karena kekhawatiran keamanan nasional, terutama potensi penyalahgunaan kemampuan AI canggih di bidang siber.
Kesepakatan Anthropic dengan Pemerintah AS
Perkembangan ini terjadi setelah Anthropic bekerja sama dengan Departemen Perdagangan dan Gedung Putih. Kerja sama itu bertujuan memperkuat perlindungan terhadap upaya pengguna yang melewati batasan keamanan Fable untuk mengakses kemampuan yang dibatasi, terutama yang terkait dengan keamanan siber.
“Antara lain, Anthropic telah setuju untuk secara proaktif mendeteksi dan mengatasi risiko keamanan yang terkait dengan model-model tersebut; untuk bekerja dengan tekun bersama pemerintah AS mengenai protokol, standar, dan rilis untuk Mythos, Fable, dan model-model masa depan,” tulis Lutnick.
Lutnick memimpin upaya pemerintahan Trump untuk menyelesaikan perselisihan dengan Anthropic, bersama dengan direktur siber nasional Sean Cairncross. Proses negosiasi ini berlangsung cukup alot mengingat perbedaan pandangan awal antara Anthropic dan pemerintah.
Anthropic awalnya berpendapat bahwa kekhawatiran keamanan dari pemerintahan Trump berlebihan. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa tidak mungkin memastikan tidak ada serangan jailbreak yang bisa membuka kemampuan lebih kuat dari model Mythos yang dibatasi.
Baca Juga:
Perubahan Strategi Komunikasi Anthropic
Dalam beberapa pekan terakhir, Anthropic mengubah pendekatan mereka untuk mencoba mengaktifkan kembali Fable. Perubahan ini juga berdampak pada gaya komunikasi perusahaan dengan pemerintahan Trump.
WIRED sebelumnya melaporkan bahwa CEO Anthropic Dario Amodei baru-baru ini digantikan dalam pertemuan oleh Tom Brown. Pejabat pemerintah dinilai lebih menyukai Brown secara personal. Pergantian ini menjadi salah satu faktor yang memperlancar negosiasi.
Anthropic juga meyakinkan pemerintahan Trump bahwa mereka akan berusaha mengurangi jumlah jailbreak dengan membangun perlindungan yang lebih kokoh. Secara efektif, Anthropic menyampaikan apa yang ingin didengar oleh pemerintahan Trump, alih-alih memperdebatkan kembali masalah konseptual apakah jailbreak bisa dihentikan sama sekali.
Kesepakatan ini membuka jalan bagi Anthropic untuk mengekspor model AI paling canggihnya ke pasar global. Langkah ini juga memberikan kejelasan regulasi yang sangat dibutuhkan oleh industri AI yang berkembang pesat.
Kebijakan ini sejalan dengan tren pelonggaran regulasi AI oleh pemerintahan Trump. Sebelumnya, OpenAI juga merilis GPT 5.6 secara terbatas atas permintaan administrasi Trump. Sementara itu, Apple juga mengajukan izin kepada Trump untuk membeli chip dari perusahaan China yang masuk daftar hitam.
Update pada 30 Juni 2026 pukul 19:53 ET: Artikel ini telah diperbarui untuk menyertakan referensi surat yang dikirim oleh Departemen Perdagangan ke Anthropic yang dilihat oleh WIRED.
Dengan dicabutnya pembatasan ekspor ini, Anthropic dapat memperluas jangkauan pasar untuk model Mythos 5 dan Fable 5. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan model AI mereka sesuai dengan kesepakatan dengan pemerintah AS.
Keputusan ini menjadi contoh bagaimana negosiasi antara perusahaan teknologi dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Anthropic mendapatkan akses pasar yang lebih luas, sementara pemerintah AS mendapatkan jaminan keamanan yang lebih kuat.





Komentar
Belum ada komentar.