Telset.id – Computer History Museum (CHM) berhasil menyelamatkan lebih dari 2.000 artefak komputer langka dari sebuah gudang terbengkalai di kota Castrop-Rauxel, Jerman. Temuan ini disebut sebagai salah satu harta karun retro terbesar dalam sejarah museum tersebut.
Museum yang bermarkas di California, Amerika Serikat, itu mendapatkan informasi awal dari seorang penasihat pajak di Dortmund. Penasihat pajak tersebut mengirimkan beberapa foto berukuran besar yang menunjukkan keberadaan sejumlah artefak komputasi langka di lokasi tersebut. Informasi ini mendorong CHM untuk menerbangkan tim investigasi yang terdiri dari kurator Dag Spicer dan Alex Bochannek ke Jerman.
Baca Juga:
Gudang Bertingkat Penuh Koleksi Langka
Gudang yang ditemukan tim CHM memiliki desain tiga lantai dengan ukuran yang sangat luas. Bangunan tersebut memiliki dimensi 22 meter x 50 meter atau setara dengan 11.840 kaki persegi. Tim kurator harus menerapkan sistem palet grid untuk mengumpulkan ribuan sistem komputer dan perangkat periferal yang tersebar di dalam gudang.
Proses evakuasi tidak berjalan mulus. Tim CHM sempat menghentikan pekerjaan mereka karena ditemukannya bom Sekutu yang belum meledak di dekat lokasi. Hal ini tidak mengherankan mengingat Castrop-Rauxel berada di kawasan Ruhr yang menjadi sasaran berat pemboman Perang Dunia II karena konsentrasi industrinya yang tinggi.
Setelah melalui proses panjang, lebih dari 2.000 koleksi museum berhasil dimasukkan ke dalam kontainer dan dikirim kembali ke California. CHM menyebutkan bahwa pengiriman tersebut setara dengan sekitar tujuh truk trailer penuh. Besarnya volume koleksi bahkan mendorong CHM untuk membeli fasilitas baru yang dilengkapi pengatur suhu.
Koleksi dari Era 1930-an hingga 1980-an
Artefak yang ditemukan mencakup rentang waktu yang sangat luas, mulai dari era 1930-an hingga 1980-an. Koleksi tersebut meliputi kartu punch komputer dari tahun 1930-an, mesin-mesin misterius dari Blok Timur era Perang Dingin, hingga perangkat keras Eropa modern dari tahun 1980-an.
Tim CHM menemukan berbagai jenis media komputer, termasuk large disk packs, tipe Diablo dan RK05, pita kertas, kartu punch (baik 80 maupun 96 kolom), pita magnetik, DECtape, strip magnetik, kartrid, dan floppy disk. Selain itu, ditemukan juga kode program dan dokumentasi dalam jumlah besar.
Mayoritas koleksi yang sudah dipaletkan terdiri dari mainframe, minikomputer, disk drive, line printer, dan peralatan kartu punch dari tahun 1930-an hingga 1980-an. Setelah melakukan pencocokan dengan stok CHM yang sudah ada di California, tim kurator berhasil mendokumentasikan dan mengumpulkan total 2.056 artefak.
Pemilik Koleksi: Profesor dari Aachen University
Investigasi yang dilakukan CHM mengungkap bahwa koleksi besar ini dikumpulkan oleh seorang profesor sekaligus ketua departemen elektronik dan sistem pemrosesan data dari Aachen University. Sang profesor masih hidup saat tim CHM menemukan koleksi tersebut pada tahun 2006, namun meninggal dunia empat tahun kemudian. Saat itu, usianya diperkirakan sekitar 80 tahun.
Sebagian besar koleksi dari Castrop-Rauxel kini dapat ditemukan di ‘The SAP Collection’ milik CHM. Tim kurator juga mendokumentasikan beberapa temuan unik, seperti mesin OCR tua yang ditumbuhi tanaman dan mesin sortir kartu punch yang dijuluki ‘guano sorter’ karena berada di bawah sarang burung di langit-langit gudang selama bertahun-tahun.
Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah teknologi, temuan ini menjadi pengingat betapa berharganya perangkat keras jadul yang terlupakan. Seperti halnya game klasik yang diakui, artefak ini menyimpan sejarah panjang perkembangan komputasi.
Keberhasilan penyelamatan 2.056 artefak komputer langka ini menjadi salah satu pencapaian terbesar CHM. Koleksi tersebut kini tersimpan dengan baik di fasilitas baru museum dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang untuk memahami evolusi teknologi komputasi dari masa ke masa.
[CONTENT_END]





Komentar
Belum ada komentar.