Telset.id – Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi menilai kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Meta dalam pemberantasan judi online (judol) perlu diperluas menjadi kolaborasi nasional yang melibatkan seluruh platform digital di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial mengingat kompleksitas tantangan di ruang digital yang terus meningkat.
Menurut Heru, pemerintah sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu platform saja. Kolaborasi yang lebih luas diperlukan untuk memastikan efektivitas pemberantasan konten dan akun bermuatan judi online.
“Saya kira ini justru harus menjadi model kerja sama nasional. Pemerintah sebaiknya tidak hanya bekerja sama dengan Meta, tetapi juga dengan seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia, seperti TikTok, Google, YouTube, Telegram, X, hingga platform pesan instan,” kata Heru Sutadi kepada ANTARA, Minggu.
Ia menambahkan, platform digital merupakan pihak yang paling memahami cara kerja penyebaran konten, iklan, maupun akun di dalam ekosistem layanan mereka. Dengan keterlibatan langsung platform, penanganan konten dan akun bermuatan judi online diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sebelum menjangkau lebih banyak pengguna.
Baca Juga:
Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute itu juga menilai kerja sama pemerintah dengan platform digital sebaiknya tidak terbatas pada pemberantasan judi online saja. Cakupannya perlu diperluas untuk menangani berbagai bentuk kejahatan di ruang digital lainnya.
“Namun, kerja sama ini sebaiknya tidak berhenti pada judi online saja. Saya berharap cakupannya diperluas untuk menangani penipuan online, investasi bodong, love scam, hingga hoaks yang juga banyak beredar melalui Facebook dan Instagram,” ujarnya.
Menurut dia, masih banyak kasus penipuan yang memanfaatkan platform digital, mulai dari akun penjual palsu hingga berbagai modus kejahatan siber yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, Heru mengusulkan pembentukan forum atau satuan tugas permanen yang mempertemukan pemerintah dengan berbagai platform digital secara berkala.
“Bahkan menurut saya perlu dibentuk satu forum atau satuan tugas permanen yang mempertemukan pemerintah dan platform digital secara berkala,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme koordinasi yang menyeluruh dan berkelanjutan akan membuat respons terhadap berbagai ancaman digital menjadi lebih terkoordinasi dan efektif. “Karena itu, responsnya juga harus terkoordinasi, cepat, dan lintas platform,” kata Heru.
Sebelumnya, Kemkomdigi bersama Meta telah membentuk tim untuk mencegah penyebaran konten bermuatan judol, terutama yang melalui spam komentar di akun media sosial. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan, Kemkomdigi tidak hanya melibatkan Meta saja dalam upaya ini. Ke depan, pemerintah juga akan membentuk tim bersama yang menggandeng berbagai platform digital lain.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemberantasan judi online yang lebih komprehensif. Dengan melibatkan seluruh platform, diharapkan penanganan konten dan akun bermuatan judi online dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, melindungi masyarakat dari dampak negatif kejahatan siber.





Komentar
Belum ada komentar.