📑 Daftar Isi

Ilustrasi Bitcoin dengan latar belakang gelap yang menggambarkan aset kripto yang dicuri dalam eksploitasi Liquid Network

Peretas Liquid Network Kembalikan 3.400 BTC Usai Bug SideSwap Diperbaiki

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Liquid Network diretas pada awal September 2026, mengakibatkan 3.998 BTC (~$313 juta) ditarik secara ilegal
  • Peretas mengaku sebagai white-hat dan berkomunikasi dengan pemelihara jaringan via transaksi on-chain
  • 3.400 BTC telah dikembalikan ke Liquid Federation setelah Blockstream mem-patch node bridge yang terdampak
  • 598 BTC (~$47 juta) masih belum dipertanggungjawabkan oleh para peretas
  • Jaringan masih paused untuk perbaikan keamanan tambahan dan persiapan restart yang aman
  • Liquid Network adalah sidechain Bitcoin yang dibangun Blockstream untuk transaksi lebih cepat
  • Pengguna diminta tidak mengirim Bitcoin ke alamat peg-in Liquid hingga restart dikonfirmasi

Telset.id – Jaringan Liquid Network masih dalam kondisi paused setelah insiden peretasan yang mengakibatkan 3.998 BTC atau sekitar Rp5,4 triliun (lebih dari $313 juta) ditarik secara ilegal pada awal September 2026. Dari jumlah tersebut, para peretas yang mengaku sebagai “white-hat” telah mengembalikan 3.400 BTC ke dompet Liquid Federation, sementara 598 BTC senilai sekitar $47 juta masih belum dipertanggungjawabkan.

Insiden ini bermula ketika aktor yang belum teridentifikasi berhasil membuat sekitar 4.000 L-BTC tanpa menyetorkan BTC riil yang setara ke dalam Liquid. Mereka kemudian mengirim L-BTC palsu tersebut melalui SideSwap, sebuah layanan sah untuk konversi L-BTC ke Bitcoin. Sistem menganggap penarikan itu sah karena bug pada SideSwap mencegahnya membedakan antara L-BTC “asli” dan “palsu”, sehingga Liquid Federation melepaskan 3.998 BTC asli kepada para penyerang.

Setelah operator menyadari kejadian tersebut, mereka langsung menghentikan transaksi baru dan memperingatkan kemungkinan gangguan. Yang menarik, para peretas kemudian berkomunikasi dengan pemelihara jaringan melalui transaksi on-chain Bitcoin, berjanji akan mengembalikan dana setelah kerentanan diperbaiki. Salah satu pesan mereka berbunyi: “Please fix the bug first. The chain is under risk at latest commit right now. Make sure every node is patched. Then we will transfer the money back safely after confirming the fix.”

Bitcoin

Samson Mow, mantan Chief Strategy Officer Blockstream, mengonfirmasi melalui X bahwa 3.400 BTC dari sekitar 4.000 BTC yang ditarik pada 6 September telah dikembalikan ke dompet Liquid Federation. Pengembalian ini terjadi setelah konfirmasi bahwa node bridge yang terdampak telah di-patch oleh Blockstream. “Sekitar 598 BTC masih belum dikembalikan, dan Blockstream terus berkomunikasi dengan para peretas white-hat,” tulisnya.

Baca Juga:

Apa itu Liquid Network?

Liquid Network dirancang untuk mengatasi masalah kecepatan pada blockchain Bitcoin, yang mencatat transaksi dalam blok setiap sekitar 10 menit dengan kapasitas terbatas. Jaringan ini menjalankan cadangan Bitcoin sendiri dan blockchain sendiri yang dikenal sebagai “sidechain”. Pengguna mengonversi Bitcoin mereka menjadi Liquid Bitcoin (L-BTC) untuk mengirim dana lebih cepat, lalu dapat mengonversinya kembali ke Bitcoin reguler saat diperlukan.

Selain mempercepat transaksi, Liquid Network juga memungkinkan pengguna membuat dan memperdagangkan aset digital lainnya, termasuk sekuritas tokenisasi dan stablecoin. Proyek ini dibangun oleh Blockstream, perusahaan teknologi fokus Bitcoin yang didirikan pada 2014, dan dijalankan oleh Liquid Federation yang terdiri dari lebih dari 80 perusahaan anggota. Sekitar 15 anggota mengoperasikan “functionaries” atau server yang menjaga jaringan tetap berjalan.

Jaringan Masih Paused untuk Persiapan Restart Aman

Samson Mow menambahkan bahwa jaringan tetap di-pause sementara Blockstream dan anggota Federation melakukan perbaikan tambahan, meningkatkan keamanan, menyelesaikan chain split, dan mempersiapkan restart yang aman. “Dompet dan layanan Liquid akan terus terdampak selama periode ini. Tidak ada tindakan yang diperlukan dari pengguna, dan mohon jangan kirim Bitcoin ke alamat peg-in Liquid sampai kami mengonfirmasi jaringan telah dimulai ulang,” jelasnya.

Insiden ini menunjukkan kompleksitas keamanan pada jaringan sidechain Bitcoin. Meskipun para peretas mengaku sebagai white-hat yang hanya ingin mengamankan dana hingga kerentanan diperbaiki, masih ada 598 BTC yang belum dikembalikan. Blockstream dikabarkan terus berkomunikasi dengan para peretas untuk menyelesaikan pengembalian dana tersebut. Untuk konteks lebih lanjut mengenai serangan ini, kamu bisa membaca Hacker Klaim White Hat yang mencuri dana dari dompet Bitcoin Liquid.

Pengguna dan layanan yang terdampak diimbau untuk bersabar selama proses perbaikan dan restart berlangsung. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa meskipun teknologi blockchain dirancang aman, bug pada lapisan aplikasi seperti SideSwap tetap dapat menjadi celah yang dieksploitasi. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di platform lain, seperti peretas bobol Liquid Network yang mengakibatkan kerugian besar, menunjukkan bahwa keamanan berlapis sangat penting dalam ekosistem aset digital.

Blockstream dan Liquid Federation berkomitmen untuk memastikan jaringan dapat beroperasi kembali dengan aman. Para pengguna diharapkan menunggu konfirmasi resmi sebelum mengirim dana ke jaringan Liquid. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas para peretas atau detail teknis tambahan tentang kerentanan yang dieksploitasi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.