Telset.id – Samsung resmi memperkenalkan jajaran perangkat terbarunya di ajang Galaxy Unpacked Juli 2026. Acara yang digelar pada 22 Juli 2026 ini menghadirkan tiga ponsel lipat anyar dan dua smartwatch yang langsung bisa dipesan hari ini juga.
Dalam gelaran tahun ini, Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Flip 8. Ketiganya ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang sama. Varian dasar masing-masing ponsel dibekali RAM 12GB dengan opsi penyimpanan 256GB atau 512GB.
Yang menarik, Samsung untuk pertama kalinya menghadirkan dua varian Fold secara bersamaan. Strategi ini memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen, tetapi juga diiringi kenaikan harga yang cukup signifikan.
Ketiga ponsel tersebut juga mengusung teknologi Flex Titanium terbaru. Samsung mengklaim teknologi berbasis titanium ini membuat perangkat lebih tipis dan tahan lama. Lapisan paduan titanium ditempatkan di bawah layar OLED fleksibel untuk memperkuat dukungan layar, menyerap tekanan dan benturan, serta mengurangi visibilitas lipatan.
Meski menghadirkan banyak peningkatan, Samsung belum mendukung pengisian daya Qi2 secara native pada ponsel terbarunya. Pengguna tetap memerlukan case kompatibel yang memiliki magnet untuk memanfaatkan pengisi daya Qi2 secara optimal.
Di sisi wearable, Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 ditenagai chipset Snapdragon Wear Elite. Prosesor 3nm ini merupakan chip wearable pertama Qualcomm yang memiliki Hexagon NPU khusus, mampu mendukung model AI dengan dua miliar parameter.
Pre-order untuk semua perangkat ini sudah dimulai hari ini. Produk akan tersedia di pasaran mulai 7 Agustus 2026.
Baca Juga:
Galaxy Z Fold 8 Ultra: Flagship Paling Premium dengan Harga Selangit

Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi model paling tinggi dengan harga mulai dari USD 2.100. Angka ini naik USD 100 dibanding harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 tahun lalu. Ponsel ini memiliki layar eksternal 6,5 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2x dan layar internal 8 inci QXGA+ Dynamic AMOLED 2x. Kedua layar mendukung refresh rate adaptif 120Hz.
Kamera utama Galaxy Z Fold 8 Ultra mengusung sensor 200MP, didukung kamera ultrawide 50MP dan telefoto 10MP dengan zoom optik 3x serta Space Zoom 30x. Kamera ini mampu merekam video 8K pada 30fps.
Baterainya berkapasitas 5.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W. Bobot perangkat hanya 215 gram dengan ketebalan 4,1mm saat terbuka. Samsung juga membekalinya dengan struktur pendingin grafit yang diperluas untuk membantu pembuangan panas.
Galaxy Z Fold 8: Lipatan Horizontal yang Unik

Galaxy Z Fold 8 hadir dengan harga mulai USD 1.900. Yang membedakan, ponsel ini memiliki lipatan horizontal, bukan vertikal seperti generasi sebelumnya. Layar internalnya berukuran 7,6 inci QXGQ+ Dynamic AMOLED dengan rasio aspek 4:3. Saat dilipat, perangkat ini sekitar 9mm lebih lebar dari Fold 8 Ultra.
Layar eksternal Galaxy Z Fold 8 berukuran 5,5 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2x dengan rasio aspek 10:16 dan kecerahan hingga 3.000 nits. Bobotnya 201 gram, lebih ringan 14 gram dari varian Ultra.
Baterai Galaxy Z Fold 8 berkapasitas 4.800mAh, lebih besar dari pendahulunya. Kamera utamanya mengandalkan sensor 50MP dan ultrawide 50MP, tanpa lensa telefoto. Ponsel ini mendukung zoom digital 10x dan perekaman video 8K pada 30fps.
Galaxy Z Flip 8: Clamshell dengan Harga Kian Meroket

Galaxy Z Flip 8 dibanderol mulai USD 1.200. Harga ini naik USD 100 dari Z Flip 7. Ponsel clamshell ini memiliki layar eksternal 4,1 inci HD+ Super AMOLED dengan refresh rate adaptif 60/120fps. Layar internalnya berukuran 6,9 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2x dengan refresh rate 120Hz.
Kamera Galaxy Z Flip 8 mengandalkan lensa utama 50MP dan ultrawide 12MP, dengan dukungan zoom digital 10x dan perekaman video 4K 60fps. Baterainya berkapasitas 4.300mAh, sama dengan model tahun lalu. Bobotnya hanya 180 gram, menjadikannya pilihan paling ringan di jajaran foldable Samsung tahun ini.
Fitur AI dan Kamera Baru untuk Semua Foldable

Google mengumumkan sejumlah fitur AI untuk foldable Samsung terbaru. Perangkat ini dilengkapi alat otomatisasi tugas bertenaga Gemini Intelligence yang mendukung lebih dari 40 aplikasi. AI ini dapat menggunakan gambar sebagai perintah dan memahami apa yang Anda lihat di layar.
Gemini Notebook, yang sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM, sudah terinstal di foldable ini. Pembeli mendapatkan uji coba gratis Google AI Pro selama enam bulan.
Android 17 juga menghadirkan fitur untuk memudahkan pengguna beralih dari iPhone dengan bantuan kode QR, termasuk opsi transfer data nirkabel.
Fitur Fan Cam di editor video memungkinkan pengguna memotong ulang video untuk fokus pada satu orang. Perangkat secara otomatis akan menjaga orang tersebut tetap dalam bingkai saat bergerak.
Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2: Baterai Lebih Besar, Layar Lebih Terang

Galaxy Watch 9 hadir dengan baterai 390mAh, meningkat 20 persen dari Galaxy Watch 8. Layarnya masih memiliki kecerahan maksimal 3.000 nits. Jam tangan ini mulai dari USD 380 untuk model Bluetooth dan USD 430 untuk versi LTE.
Galaxy Watch Ultra 2 mendapatkan peningkatan signifikan dengan layar mencapai kecerahan 5.000 nits dan baterai 800mAh yang 35 persen lebih besar. Meski begitu, casing titanium tahan guncangan ini 12 persen lebih tipis dari pendahulunya, yakni 10,7mm. Harganya USD 700.
Kedua jam tangan ini dapat melacak berbagai metrik yang terintegrasi dengan AI Health Assistant. Fitur Vitals memantau faktor seperti detak jantung dan kadar oksigen darah saat tidur. Pengguna akan mendapat peringatan jika ada varian signifikan dari data dasar.

Fitur kesehatan lainnya termasuk Fitness Index yang memberikan panduan berdasarkan kebugaran, fitur Sleep Apnea, peringatan kebisingan, dan Heart Health Score. Pembeli juga mendapatkan uji coba gratis Strava selama 60 hari dan iFit selama dua bulan.
Watch Ultra 2 memiliki fitur trail-running yang memberikan informasi elevasi dan panduan kecepatan. Fitur nutrition alert memperkirakan kehilangan keringat relatif terhadap berat badan dan menawarkan saran hidrasi. Samsung juga memasarkan jam ini untuk penyelam dengan rating IP69K dan aplikasi Diving yang akan dirilis tahun ini.
Untuk integrasi Gemini, asisten dapat diaktifkan di jam tangan cukup dengan mengangkat pergelangan tangan.
Selain ponsel dan jam tangan, Samsung juga memberikan bocoran baru tentang kacamata pintar yang dikembangkan bersama Google, Warby Parker, dan Gentle Monster. Kacamata tersebut dikabarkan akan hadir tahun ini dengan daya tahan baterai hingga sembilan jam dan charging case yang mampu memberikan tujuh kali pengisian penuh.





Komentar
Belum ada komentar.