Telset.id – Unitree memperkenalkan robot bodyguard terbaru bernama H2-X “Kung Fu Legend: Guardian” melalui sebuah teaser yang dirilis pada Rabu. Robot humanoid ini dibangun di atas model H2 yang sudah ada, dengan tinggi 71 inci atau sekitar 180 sentimeter dan bobot sekitar 155 pon atau 70 kilogram. Kemunculan H2-X menandai langkah baru Unitree setelah sebelumnya mempopulerkan model G1 yang viral lewat berbagai aksi akrobatik. Namun, hingga kini belum jelas bagaimana Unitree berencana menggunakan robot ini di dunia nyata, selain memberinya label sebagai bodyguard robotik.
Dalam video promosi tersebut, H2-X “Kung Fu Legend: Guardian” menampilkan rangkaian aksi fisik yang menyerupai adegan laga Jackie Chan. Robot ini melakukan front flip melewati mobil, melakukan somersault setelah melompat dari titik tinggi, dan meluncurkan serangkaian tendangan akrobatik. Pada satu adegan, robot tersebut bahkan mengangkat sebuah kendaraan untuk menyelamatkan seseorang dari terjepit, memukul hingga penyok pintu mobil lain, dan menakuti seorang penyerang bersenjata pisau dalam adegan yang sudah diatur.
Unitree menegaskan bahwa H2-X mampu beroperasi sekitar delapan jam dalam posisi berdiri. Klaim daya tahan ini menjadi salah satu spesifikasi yang disorot perusahaan, meski belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai skenario penggunaan di luar branding sebagai bodyguard. Sejumlah pertanyaan penting masih belum terjawab, termasuk apakah robot akan mengetahui kapan harus bertindak tanpa diperintah, serta apakah aksi dalam video merupakan gerakan mandiri, teleoperasi, atau rangkaian gerakan yang sudah diprogram sebelumnya.

Kemampuan Akrobatik dan Kekhawatiran Keselamatan
Selain aksi akrobatik, video teaser H2-X juga menampilkan adegan penyelamatan yang menuai perhatian. Salah satunya ketika robot tersebut menyelamatkan seorang anak dari mobil yang bergerak lambat. Meski terlihat heroik, adegan itu justru memunculkan kekhawatiran. Robot berbobot sekitar 150 pon tersebut membuat boneka anak terlempar ke trotoar, yang dalam dunia nyata berpotensi menyebabkan cedera serius. Hal ini memperlihatkan bahwa aksi penyelamatan yang terlihat epik dalam demo teknologi bisa berujung berbeda ketika diterapkan di dunia nyata.
Kekhawatiran serupa sebelumnya juga muncul dari insiden yang melibatkan robot Unitree. Ada video yang memperlihatkan dampak menyakitkan setelah seseorang ditendang di bagian dada oleh robot G1, dengan korban seorang anak kecil, serta insiden lain ketika seseorang terkena pukulan di hidung oleh robot. Meski video H2-X menampilkan kemampuan fisik yang mengesankan, pertanyaan mengenai keamanan dan pengawasan tetap menjadi sorotan.
Perkembangan robot humanoid Unitree sendiri terus menjadi perhatian industri. Sejumlah pengamat menyoroti arah teknologi perusahaan, termasuk pembahasan mengenai terobosan robotika yang disebut Unitree dapat dipicu oleh GPT-7 pada tahun depan. Selain itu, kehadiran robot Unitree dalam ajang mode bergengsi juga sempat menuai reaksi, seperti yang terlihat dalam kritik industri terhadap penampilan robot di Vogue World Milan.
Baca Juga:
Hingga kini, Unitree belum mengungkap harga robot H2-X maupun jadwal penjualannya. Perusahaan juga belum memberikan penjelasan rinci mengenai kemampuan otonom robot, termasuk bagaimana H2-X akan mengambil keputusan dalam situasi darurat. Video teaser lebih banyak menampilkan sisi demonstrasi kemampuan fisik, sementara aspek operasional dan keamanan masih menunggu informasi resmi lebih lanjut.
Di sisi lain, lini robot Unitree yang lain terus menunjukkan perkembangan kemampuan. Model seperti Robot Superman disebut memiliki kecepatan lari melampaui Usain Bolt, sementara varian Unitree AS2-W diklaim mampu mendaki lereng 45 derajat. Deretan inovasi ini memperlihatkan ambisi Unitree memperluas kemampuan robot humanoid dan robot berkaki empat di berbagai medan.

Bagi Unitree, H2-X “Kung Fu Legend: Guardian” menjadi salah satu pengumuman paling menonjol dalam waktu dekat. Namun, tanpa informasi harga, ketersediaan, dan mekanisme pengambilan keputusan yang jelas, posisi robot ini sebagai bodyguard masih bersifat klaim awal. Publik menanti penjelasan resmi berikutnya, terutama mengenai bagaimana H2-X akan beroperasi secara aman di lingkungan nyata, bukan hanya dalam video demonstrasi.
[Kesimpulan artikel ini adalah bahwa Unitree telah memperkenalkan H2-X sebagai robot bodyguard dengan kemampuan akrobatik, tetapi detail harga, ketersediaan, dan tingkat otonominya masih belum diumumkan.]





Komentar
Belum ada komentar.