Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan meningkatkan sarana akses internet di hunian sementara (huntara) di Kampung Sekumur, Aceh Tamiang. Langkah ini diambil untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak yang terdampak bencana banjir selama masa pemulihan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat meninjau Huntara Kagama Peduli di Kampung Sekumur pada Minggu (5/7/2026), menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya memastikan komunikasi tetap berjalan di wilayah terdampak. Lebih dari itu, pemerintah ingin menghadirkan konektivitas yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami melihat perlunya ada penambahan penguatan kualitas layanan telekomunikasi. Kemungkinan kita akan berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi untuk menambah sejumlah access point internet di kawasan ini,” ujar Nezar dalam keterangan pers yang dikonfirmasi pada Senin (6/7/2026).
“Nantinya (titik akses internet) bisa digunakan untuk anak-anak kita yang berada di Huntara agar mereka bisa menggunakan fasilitas internet untuk membantu kegiatan belajar,” sambungnya. Peningkatan akses internet ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh warga, termasuk mereka yang berada di lokasi bencana.
Baca Juga:
Menurut Nezar, sarana akses internet sangat diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan percepatan pemulihan kondisi masyarakat. Konektivitas juga membantu warga terdampak bencana untuk mengakses layanan digital selama tinggal di hunian sementara.
“Dengan konektivitas yang sudah membaik, kita menginginkan adanya meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna. Ini juga yang mencerminkan tagline kita, terhubung, tumbuh, dan terjaga,” tegasnya. Peningkatan infrastruktur digital di daerah terdampak ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengatasi kesenjangan akses internet di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Nezar Patria bersama Rektor Universitas Gadjah Mada, pengurus Kagama Aceh, serta perwakilan pemerintah daerah menyerahkan 26 unit hunian sementara. Hunian ini dibangun melalui Program Kagama Peduli bagi warga yang terdampak banjir di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Langkah Komdigi ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas akses internet di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sebelumnya, pemerintah telah menggandakan target sekolah yang menerima akses internet pada 2026 serta mengoperasikan Satelit Nusantara Lima untuk mempercepat perluasan akses internet di Indonesia.
Peningkatan akses internet di huntara Sekumur diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi anak-anak yang terdampak bencana. Dengan adanya koneksi internet yang memadai, proses belajar mengajar dapat terus berlangsung meskipun mereka harus tinggal di tempat penampungan sementara.
Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses ke daerah-daerah yang membutuhkan, termasuk kawasan yang baru saja mengalami bencana alam.





Komentar
Belum ada komentar.