Telset.id – Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para Mitra Driver yang terdampak sejumlah bencana alam. Bantuan ini menyasar korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatra.
Head of Driver Operations Gojek sekaligus Sekretaris YGMP, Bambang Adi Wirawan, di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini berfokus untuk membantu pemulihan dan memenuhi kebutuhan pokok para Mitra Driver. Langkah ini sekaligus mendukung proses pemulihan mereka pascabencana.
“Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan para Mitra Driver mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk melewati masa sulit,” ujar Bambang dalam keterangan resminya.
Bentuk Bantuan untuk Wilayah Terdampak
Bambang merinci bahwa bantuan yang disalurkan di wilayah NTT diberikan dalam wujud dana tunai. Sementara itu, untuk wilayah terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatra, bantuan diberikan dalam bentuk voucher belanja di Alfamart. Skema ini dipilih agar para mitra memiliki fleksibilitas dalam memilih kebutuhan yang paling mendesak dan sesuai bagi keluarga mereka.
Selain bantuan pokok tersebut, Gojek dan YGMP juga menyalurkan bantuan kesehatan tambahan berupa masker dan vitamin di Kalimantan dan Sumatra. Bantuan tambahan ini akan disiagakan di Rumah Mitra yang tersebar di beberapa kota, sehingga dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh para Mitra Driver, khususnya di wilayah yang terdampak kabut asap.
Baca Juga:
Solidaritas Komunitas Mitra Pengemudi
Semangat kebersamaan dan solidaritas tinggi juga ditunjukkan oleh komunitas Mitra Driver secara sukarela dan mandiri di beberapa daerah. Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Komunitas Driver Gojek Galuh Borneo menginisiasi pembagian 2.000 masker secara gratis kepada warga setempat. Gerakan serupa juga dilakukan oleh Asosiasi Driver Online Bersatu (ADOB) di Palembang, Sumatra Selatan, yang turun langsung mendistribusikan ribuan masker untuk masyarakat.
Aksi solidaritas juga ditunjukkan oleh komunitas relawan Emergency Tanggap Bencana (ETB) Rescue Banjarbaru. Mayoritas anggota komunitas yang merupakan Mitra Driver Gojek ini secara sukarela dan mandiri membantu tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memadamkan titik-titik api di wilayah tersebut.
“Kami ikut bersyukur dan tersentuh melihat para Mitra Driver yang tetap memilih untuk saling membantu di tengah situasi yang tidak mudah. Kepedulian yang ditunjukkan oleh para Mitra Driver dan seluruh ekosistem GoTo mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan kita bersama. Kami berharap upaya ini dapat mendukung para Mitra Driver dan masyarakat dalam menjalani proses pemulihan,” ujar Bambang.
Bambang juga berharap seluruh upaya kolektif ini dapat mendukung kelancaran proses pemulihan para Mitra Driver beserta masyarakat sekitar di wilayah terdampak bencana. Inisiatif ini sejalan dengan berbagai bantuan kemanusiaan lain yang banyak dilakukan perusahaan teknologi di Indonesia.
Langkah Gojek dan YGMP ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan mitra pengemudinya. Bantuan yang diberikan dirancang agar tepat sasaran dan mudah diakses, baik melalui dana tunai maupun voucher belanja yang fleksibel. Kehadiran masker dan vitamin di Rumah Mitra juga menjadi nilai tambah bagi para pengemudi di wilayah rawan kabut asap.
Keterlibatan komunitas driver secara sukarela dalam aksi sosial ini juga patut diapresiasi. Mulai dari pembagian masker di Banjarmasin dan Palembang, hingga keterlibatan langsung dalam pemadaman kebakaran di Banjarbaru, menunjukkan bahwa solidaritas tidak hanya datang dari korporasi, tetapi juga dari akar rumput.
Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, diharapkan para Mitra Driver dan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal. Dukungan yang berkelanjutan seperti ini menjadi penting mengingat dampak bencana yang seringkali berlangsung lama, terutama bagi mereka yang kehilangan sumber penghasilan.
Gojek dan YGMP berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat bagi penerima. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan komunitas setempat juga terus dilakukan agar penyaluran bantuan berjalan efektif.
Inisiatif kemanusiaan ini juga menjadi contoh bagaimana perusahaan teknologi dapat berperan aktif dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Dengan memanfaatkan jaringan dan infrastruktur yang ada, bantuan dapat disalurkan dengan lebih cepat dan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
Ke depannya, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu korban bencana, baik melalui bantuan langsung maupun dukungan kepada organisasi kemanusiaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para Mitra Driver Gojek ini patut menjadi inspirasi bagi kita semua.





Komentar
Belum ada komentar.