📑 Daftar Isi

Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Kunci di Hari Bhakti Postel ke-81

Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Kunci di Hari Bhakti Postel ke-81

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan bangsa Indonesia kini diuji melalui kemampuan menguasai teknologi digital, bukan lagi melalui perang fisik. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Hari Bhakti Postel) ke-81 di Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).

Dalam pidatonya, Angga Raka mengaitkan perjuangan generasi saat ini dengan peristiwa perebutan Gedung Pos, Telegrap, dan Telepon (PTT) dari pendudukan Jepang pada 1945 silam. Menurutnya, infrastruktur vital dan strategis telekomunikasi tetap menjadi elemen penting bagi kedaulatan bangsa hingga kini.

“81 tahun lalu para pemuda kita berjuang mengambil alih jawatan PTT dari pemerintah Jepang. Perjuangan itu membawa pesan relevan sampai saat ini, bahwa infrastruktur vital dan strategis telekomunikasi sangat penting bagi kedaulatan bangsa,” ujar Angga Raka dalam pidatonya, dikutip Senin (28/9/2026).

Angga Raka menegaskan bahwa bentuk perjuangan generasi saat ini telah bertransformasi secara mendasar. Jika dahulu para pemuda mengambil alih sarana komunikasi, kini tantangannya adalah memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Bentuk perjuangan sudah berubah. Kita tidak lagi mengambil alih sarana komunikasi, tapi memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital untuk kepentingan bangsa dan negara,” ucap Angga menegaskan.

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus mendorong ekosistem industri Information and Communication Technology (ICT) nasional agar semakin solid. Tujuannya adalah memastikan pemerataan konektivitas digital hingga ke pelosok negeri, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi digital secara berkeadilan. Upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital ini sejalan dengan berbagai inisiatif yang tengah dijalankan pemerintah saat ini.

Penghormatan untuk Pejuang Kemerdekaan

Puncak peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 diselenggarakan oleh komunitas industri ICT yang dikomandoi Asosiasi Pengembangan Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (Aspimtel). Acara diawali dengan prosesi peletakan karangan bunga di Tugu Peringatan oleh Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo, Ketua Umum Aspimtel sekaligus Ketua Umum Hari Bhakti Postel ke-81 Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), serta Direktur Manajemen Risiko PT Pos Indonesia Rosmanidar Zulkifli.

Momen haru mewarnai upacara ketika veteran perang pembebasan Irian Barat (1961–1963), Sukirman (84), mengutarakan harapannya. Sebagai salah satu dari 16 anggota Korps Veteran Karyawan Postel yang tersisa dari awalnya 500 orang pada 1969, ia mengapresiasi perhatian industri telekomunikasi terhadap para pejuang sejarah.

“Saya ini Korps Irian Barat PTT, penerus AM PTT. Peringatan ini baik sekali, kami merasa tetap diingat padahal dunia semakin maju,” kata Sukirman.

Rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81 telah bergulir sejak Agustus 2026 dengan mengusung tema ‘Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat’. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pameran teknologi, aksi sosial donor darah, funwalk, turnamen mini soccer, hingga kompetisi esports yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital.

Sinergi Industri Demi Inklusivitas Digital

Ketua Umum Panitia Hari Bhakti Postel ke-81, Theodorus Ardi Hartoko, optimistis kolaborasi erat antara asosiasi, operator, vendor, dan pemerintah dapat mempercepat pematangan infrastruktur digital nasional.

“Inklusivitas digital sangat ditunggu masyarakat secara luas dan merata. Tujuannya agar konektivitas semakin terintegrasi melibatkan seluruh ekosistem di Indonesia, sehingga mampu menumbuhkan perekonomian yang ditopang kematangan infrastruktur digital,” kata pria yang akrab disapa Teddy.

Usai upacara, Wamenkomdigi turut menyerahkan penghargaan kepada para pelaku industri ICT atas kontribusi nyata mereka dalam menjaga ketahanan dan percepatan transformasi digital di Tanah Air. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas peran industri dalam mendukung agenda digital nasional yang juga menyentuh berbagai sektor, termasuk pengembangan talenta teknologi di dalam negeri.

Melalui peringatan Hari Bhakti Postel ke-81, pemerintah dan pelaku industri ICT menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk memastikan konektivitas digital dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.