Telset.id – VisionQuest resmi menjadi penutup trilogi MCU yang dimulai dari WandaVision dan dilanjutkan Agatha All Along. Serial ini akan tayang di Disney+ mulai 14 Oktober 2026 dengan total delapan episode, sekaligus mengakhiri perjalanan Vision yang selama ini kehilangan segalanya.
Kepastian judul VisionQuest baru dikonfirmasi hampir satu setengah tahun setelah proses produksi berjalan. Showrunner Terry Matalas mengungkapkan bahwa saat pengambilan gambar berlangsung, judul final serial ini belum diputuskan. Bahkan sutradara episode pertama, Christopher Byrne, menyatakan bahwa tim produksi belum mengetahui jumlah episode yang akan dirilis pada saat itu.
VisionQuest diposisikan sebagai bagian kedua dari cabang pohon WandaVision setelah Agatha All Along. Byrne menyebutnya sebagai kelanjutan langsung dari cerita yang dibangun dua serial sebelumnya, dengan fokus pada pencarian jati diri Vision setelah kehilangan Wanda Maximoff dan anak-anaknya.
Trilogi MCU dan Perjalanan Vision
Dalam VisionQuest, Vision digambarkan menyadari nasib Wanda Maximoff setelah peristiwa Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Kesadaran itu mendorongnya untuk mencari koneksi dan keluarga, yang mengarahkannya pada Tommy Shepherd, karakter yang diperankan Ruaridh Mollica.
Terry Matalas menjelaskan bahwa transformasi Tommy merupakan hasil langsung dari peristiwa yang dialami Billy di Agatha All Along. Agatha All Along sendiri telah memperlihatkan bagaimana jiwa Billy Maximoff menemukan tubuh William Kaplan yang baru saja meninggal. VisionQuest akan melengkapi transformasi serupa untuk kembaran kedua, Tommy.
Ruaridh Mollica, yang memerankan Tommy, secara terbuka mengakui kedekatannya dengan waralaba ini. Ia menyebut WandaVision dan Agatha All Along sebagai dua proyek Marvel yang membuatnya tertarik, dan merasa beruntung bisa berada di jalur yang sama dengan keduanya.
Baca Juga:
Dua Tim Baru dalam VisionQuest
VisionQuest menghadirkan dua dinamika tim yang berbeda. Tim pertama adalah AI Avengers, yang terdiri dari Vision bersama sekutu-sekutunya di Mindscape, yaitu EDITH, FRIDAY, JARVIS, DUM-E, U, dan Ultron. Setiap AI merepresentasikan bagian berbeda dari kemanusiaan dan membantu Vision memahami dirinya sendiri.
Emily Hampshire, yang memerankan EDITH, menjelaskan peran masing-masing AI. Menurutnya, EDITH merepresentasikan sisi menyenangkan, JARVIS mewakili sosialisasi, sementara FRIDAY berkaitan dengan keamanan. Matalas menyebut JARVIS sebagai sosok yang hampir seperti saudara bagi Vision karena kode Vision didasarkan pada AI tersebut.
Tim kedua berpusat pada Tommy Shepherd, yang disebut akan disiapkan sebagai pahlawan MCU masa depan, termasuk kemungkinan bergabung dengan Young Avengers. Ketika ditanya soal kekuatan superspeed Tommy dari komik, Mollica hanya tersenyum dan menyebutnya sebagai misteri yang belum bisa ia jawab.
Dalam salah satu adegan yang disaksikan langsung saat kunjungan ke lokasi syuting, para AI berusaha melepaskan diri dari kuncian yang dipasang Ultron, yang mengendalikan tubuh Vision di dunia nyata. FRIDAY menekankan protokol keamanannya, sementara EDITH yang impulsif mendorong Vision untuk melawan Ultron secara langsung.
Kreativitas produksi VisionQuest juga terlihat dari pendekatan yang digunakan timnya. Matalas menegaskan bahwa tidak ada AI generatif yang digunakan dalam produksi serial ini. Desain yang ada justru meniru cara kerja AI saat ini sebagai bentuk komentar sosial, dan seluruh elemen kreatif dikerjakan langsung oleh tangan manusia.
Production designer Will Hughes-Jones dan timnya membangun set Mindspace dengan berbagai keanehan khas render AI, seperti pegangan tangga yang tidak menyambung hingga atas dan kursi yang menempel setengah ke dinding. Elemen berulang seperti bunga matahari, jeruk, dan lemon juga memenuhi rumah tersebut, mencerminkan keterbatasan AI yang hanya bisa menggunakan ulang kata yang diberikan manusia.
Set Mindspace bahkan merefleksikan suasana hati Vision melalui dinding lycra, oven dengan pengaturan wajah senang dan sedih, kusen pintu yang runtuh, serta latar belakang mirip Windows XP di luar jendela. Di dapur, lemari diisi produk bertema Vision dan komputer, mulai dari kaleng susu berlogo Wi-Fi hingga kemasan parodi seperti Visto gravy dan Firewall hot sauce.
Dari sisi kostum, Sarah Young mengungkapkan bahwa garis siluet robot Ultron disematkan ke dalam mantel, kancing, hingga gesper ikat pinggang karakternya. Palet warna Ultron pun diambil dari robot aslinya, yaitu gun metal dan merah. Sementara itu, setelan pinstripe Vision memiliki kode robotik yang ditulis sebagai garis jahitan, yang dikerjakan Matalas bersama Young.
Untuk VisionQuest, Marvel juga telah merilis poster baru yang menampilkan Paul Bettany sebagai Vision, James Spader sebagai Ultron, dan Ruaridh Mollica sebagai Tommy. Selain itu, drama keluarga yang menjadi inti cerita tetap menjadi benang merah yang menghubungkan VisionQuest dengan dua proyek sebelumnya.
VisionQuest akan tersedia di Disney+ mulai 14 Oktober 2026. Serial ini menjadi penutup trilogi yang dibangun Marvel Studios sejak WandaVision, dengan fokus pada pencarian jati diri, keluarga, dan kemanusiaan di dalam diri Vision.





Komentar
Belum ada komentar.