Telset.id – Disney dikabarkan bersiap menutup layanan streaming Hulu secara bertahap melalui proyek internal bernama “Project Gemini”. Rencana ini terungkap dari memo internal yang dilaporkan oleh Business Insider, menandai perubahan besar dalam strategi streaming raksasa media tersebut.
Langkah ini diambil hanya beberapa pekan setelah Disney mengaktifkan fitur penggabungan profil antara Hulu dan Disney+. Saat itu, Disney berjanji tidak ada rencana untuk menghentikan aplikasi Hulu. Namun, memo internal justru menunjukkan arah sebaliknya. Project Gemini disebut akan menyelesaikan migrasi seluruh konten Hulu ke Disney+ pada akhir tahun 2026.
Seorang sumber anonim yang mengetahui rencana tersebut menggambarkan kondisi Hulu saat ini sudah berada di “life support”. Laporan BI mengutip pernyataan bahwa “teknologi dan aplikasi Hulu akan dinonaktifkan setelah semua pengguna beralih”. Meski begitu, Disney kemungkinan masih akan menawarkan paket Hulu terpisah meskipun aplikasi mandirinya sudah tidak ada.
Cara Menautkan Profil Hulu ke Disney+
Sebelum aplikasi Hulu benar-benar ditutup, pengguna disarankan untuk segera menautkan profil Hulu mereka ke Disney+. Proses ini akan membawa riwayat tontonan, daftar tontonan, dan rekomendasi pribadi dari Hulu ke dalam Disney+. Pengguna bahkan bisa melanjutkan tontonan film atau serial yang sudah dimulai sebelumnya.
Langkahnya cukup sederhana. Buka aplikasi Disney+ atau situs disneyplus.com, lalu masuk menggunakan akun MyDisney yang sama dengan yang digunakan untuk Hulu. Sistem akan meminta Anda menautkan profil Hulu ke profil Disney+ yang sudah ada. Setelah tautan berhasil, riwayat dan rekomendasi Hulu akan muncul di tab “For You” pada layar utama Disney+.
Saat ini, penautan profil Hulu 18+ belum tersedia, meskipun Disney berjanji akan segera menghadirkan opsi tersebut. Fitur ini akan tersedia bagi pelanggan paket bundel Disney+ dan Hulu, serta bundel Disney+, Hulu, dan ESPN. Seluruh pelanggan bundel dijadwalkan bisa menikmati fitur ini pada tahun ini juga.
Keputusan Disney untuk menyatukan platform streamingnya sejalan dengan tren industri yang semakin mengkonsolidasi layanan. Langkah serupa sebelumnya juga dilakukan oleh Paramount yang menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola layanan streamingnya. Konsolidasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman yang lebih terpadu bagi pengguna.
Bagi pengguna setia Hulu, perubahan ini mungkin terasa mengkhawatirkan. Namun, integrasi ke Disney+ justru bisa menjadi keuntungan karena semua konten favorit akan tersedia dalam satu platform. Disney juga berkomitmen untuk memastikan transisi berjalan lancar tanpa mengganggu pengalaman menonton pelanggan.
Project Gemini menjadi bukti bahwa Disney serius dalam merampingkan portofolio streamingnya. Dengan menggabungkan Hulu ke Disney+, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional sekaligus memperkuat posisi Disney+ sebagai platform utama. Langkah ini juga memungkinkan Disney untuk menawarkan konten yang lebih variatif, mulai dari hiburan keluarga hingga konten dewasa dari Hulu.
Belum ada tanggal pasti kapan aplikasi Hulu akan benar-benar ditutup. Namun, target penyelesaian Project Gemini pada akhir 2026 memberikan gambaran bahwa proses transisi akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Pengguna disarankan untuk segera menautkan akun mereka agar tidak kehilangan data dan preferensi tontonan.





Komentar
Belum ada komentar.