Telset.id – BMW i5 xDrive40 membuktikan bahwa varian menengah sedan listrik BMW 5-Series ini mampu menempuh 820 km dalam sekali pengisian daya pada uji jarak tempuh nyata di kecepatan 60 km/h. Hasil itu menempatkan BMW i5 xDrive40 di posisi keempat daftar kendaraan paling efisien dalam pengujian yang sama, dengan konsumsi energi hanya 9,9 kWh/100 km pada suhu lingkungan 23°C.
Pengujian dilakukan pada 25 Oktober 2026 menggunakan BMW i5 xDrive40 versi 2026 dengan velg 19 inci dan ban musim panas. Metode tesnya mengikuti rute standar yang biasa dipakai penguji, yaitu menempuh lintasan yang sama ke dua arah pada kecepatan konstan dan ritme yang sama seperti kendaraan lain yang diuji. Suhu 23°C disebut sebagai cuaca ideal untuk menjalankan pengujian semacam ini.
Angka 820 km itu jauh melampaui klaim WLTP, dan menjadi catatan penting bagi konsumen yang menilai efisiensi sedan listrik mewah dari hasil pengujian dunia nyata, bukan sekadar angka laboratorium. Posisi BMW i5 xDrive40 hanya berada di bawah BMW iX3 50 xDrive yang mencatat 1.025 km dengan konsumsi 10,6 kWh/100 km pada 20°C, Zeekr 7GT Privilege AWD dengan 892 km dan 10,8 kWh/100 km pada 24°C, serta Mercedes-Benz EQS 450+ dengan 876 km dan 12,3 kWh/100 km pada 21°C.
Efisiensi Tinggi, tetapi Baterai 81,2 kWh Jadi Batas
Pada kecepatan 60 km/h, BMW i5 xDrive40 berbagi posisi teratas untuk efisiensi di segmen sedan bersama Tesla Model 3 Highland. Namun kedua kendaraan memiliki baterai yang sedikit lebih kecil dibanding beberapa rival yang konsumsinya lebih tinggi, sehingga jarak tempuh per pengisian daya menjadi lebih pendek meski efisiensinya sangat baik. Tesla Model 3 LR sendiri mencatat 786 km dengan konsumsi 9,8 kWh/100 km pada suhu 32°C, tepat di bawah BMW i5 xDrive40.
Ketika kecepatan naik ke 90 km/h, sistem penggerak semua roda, bobot kendaraan, dan bentuk eksterior yang cenderung kotak mulai menekan efisiensi sehingga jarak tempuh menurun. Meski begitu, jarak tempuh pada pengujian ini tetap jauh lebih tinggi daripada angka WLTP, yang disebut sebagai pencapaian yang patut diapresiasi. Pada kecepatan uji tertinggi 130 km/h, konsumsi energi tetap moderat dan berada di kisaran rata-rata segmen. Karena sebagian besar rival membawa baterai lebih besar, BMW i5 xDrive40 turun beberapa peringkat dalam daftar jarak tempuh total.
Perbandingan langsung dengan varian tertinggi memperjelas posisi BMW i5 xDrive40. BMW i5 M60 Touring mencatat 655 km dengan konsumsi 12,4 kWh/100 km pada suhu 14°C, sedangkan BMW i5 M60 mencatat 568 km dengan konsumsi 14,3 kWh/100 km pada suhu 3°C. Kedua varian performa tinggi itu diuji saat musim dingin, sehingga hasilnya perlu dibaca dengan mempertimbangkan kondisi pengujian yang berbeda.
Baca Juga:
Selisih harga sekitar €25.000 antara BMW i5 xDrive40 dan BMW i5 M60 xDrive menjadi salah satu pertimbangan utama. Penguji menyebut jarak harga itu cukup tajam, sehingga muncul pertanyaan apakah lonjakan harga ke M60 sepadan, apakah akselerasi lebih cepat layak dibayar dengan jarak tempuh lebih pendek, dan apakah sistem penggerak semua roda memang dibutuhkan sesuai pola pemakaian pengguna. BMW sendiri menyediakan pilihan i5 yang berbeda untuk setiap kebutuhan, bergantung pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Satu hal yang menonjol, BMW i5 xDrive40 unggul dalam efisiensi dibanding varian M60. Motor yang lebih kecil dayanya mengonsumsi lebih sedikit energi untuk menggerakkan kendaraan, sehingga varian xDrive40 disebut sebagai pilihan lebih baik untuk perjalanan jauh tanpa sering berhenti. Namun varian eDrive40 dengan satu motor tercatat mampu mengonsumsi energi lebih sedikit lagi.
Di sisi lain, penguji menyoroti keterbatasan paket baterai 81,2 kWh yang disematkan pada BMW i5 xDrive40. Kapasitas itu dinilai belum cukup untuk bersaing dengan rival modern dan disebut sebagai salah satu alasan utama mengapa i5 tidak terjual dalam jumlah besar seperti beberapa pesaingnya. Penguji bahkan berharap BMW menghadirkan i5 dengan paket baterai lebih besar, sesuatu yang menurut mereka belum dipikirkan oleh pabrikan asal Bavaria tersebut.
Sebagai pembanding di segmen sedan listrik mewah, Denza Z9S diklaim memiliki jarak tempuh hingga 920 km. Sementara itu, BYD Yangwang menunjukkan bahwa pabrikan China terus mendorong batas sedan listrik mewah di pasar global. Bagi konsumen yang memantau pergerakan segmen ini, BMW iX7 juga menjadi salah satu model yang perlu diperhatikan dalam rencana elektrifikasi BMW.
Untuk membantu pembaca memperkirakan performa di berbagai kondisi, penguji menyediakan widget jarak tempuh dunia nyata yang memungkinkan pengguna memilih kecepatan dan suhu. Widget itu dibangun dari hasil pengujian aktual dan sebuah model kompleks agar estimasi sedekat mungkin dengan performa sebenarnya. Ulasan lengkap BMW i5 xDrive40 disebut akan segera hadir, sementara penilaian terhadap versi M60 sudah lebih dulu tersedia sebagai rujukan.
Dari hasil pengujian ini, BMW i5 xDrive40 tampil sebagai varian paling efisien di jajaran i5 sedan yang diuji, dengan konsumsi 9,9 kWh/100 km pada 60 km/h dan jarak tempuh 820 km. Namun keputusan pembelian tetap bergantung pada prioritas masing-masing pengguna: efisiensi dan perjalanan jauh tanpa sering berhenti, atau performa dan akselerasi yang ditawarkan varian M60 dengan konsekuensi jarak tempuh lebih pendek.





Komentar
Belum ada komentar.