Telset.id – BYD resmi memamerkan SUV Tang generasi ketiga di ajang Chengdu Auto Show. Model ini menjadi andalan BYD untuk merevitalisasi penjualan lini Tang, sekaligus melengkapi varian lebih besar bernama Da Tang (Great Tang).
SUV berkapasitas lima penumpang ini masuk kategori mid-to-large SUV. BYD membuka peluncuran resminya pada kuartal keempat tahun ini, atau antara Oktober hingga Desember 2026.
Dari sisi dimensi, Tang generasi terbaru memiliki panjang 5.045 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.760 mm, dan jarak sumbu roda 2.950 mm. Ukuran tersebut menegaskan posisinya sebagai SUV lega dengan kabin luas untuk keluarga.
Performa dan spesifikasi Tang baru tidak main-main. BYD membekalinya dengan baterai Blade generasi kedua yang tersedia dalam dua opsi kapasitas, yakni 88,6 kWh dan 105,7 kWh. Pilihan tersebut menghasilkan jarak tempuh bervariasi mulai dari 730 km hingga 850 km berdasarkan konfigurasi, menggunakan siklus pengukuran CLTC.
Perlu dicatat, angka CLTC dikenal sebagai siklus pengujian paling optimistis dibanding metode lain. Meski begitu, kemampuan pengisian daya Tang baru menjadi sorotan utama.
Pada suhu normal, baterai mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 5 menit. Lebih impresif lagi, pengisian hingga 97 persen hanya butuh 9 menit. Dalam kondisi sangat dingin, waktu pengisian bertambah sekitar 3 menit lebih lama.
Berdasarkan pengajuan sebelumnya ke regulator China, Tang generasi ketiga akan menggunakan satu motor listrik dengan output puncak 300 kW atau setara 402 hp. Kecepatan tertingginya mencapai 250 km/jam.
Baca Juga:
Teknologi berkendara juga menjadi nilai jual utama Tang baru. BYD menyematkan sistem kontrol bodi suspensi udara cerdas DiSus-A yang mencakup suspensi udara dual-chamber serta fungsi road-preview cerdas. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan.
Di sisi keselamatan dan bantuan mengemudi, Tang generasi ketiga dilengkapi sistem bantuan pengemudi God’s Eye B dari BYD. Sistem ini mengandalkan satu unit LiDAR untuk mendukung berbagai fitur keselamatan aktif.
Kehadiran Tang generasi ketiga menegaskan strategi BYD dalam memperbarui lini produk unggulannya. Dengan kombinasi jarak tempuh panjang, pengisian daya super cepat, dan fitur keselamatan mutakhir, model ini diposisikan untuk bersaing di segmen SUV listrik premium.
Pengisian daya ekstrem yang ditawarkan menjadi pembeda utama dibanding kompetitor di kelasnya. Kemampuan mengisi hingga 97 persen dalam 9 menit berpotensi mengubah ekspektasi konsumen terhadap mobilitas listrik sehari-hari.
Perlu dicatat bahwa teknologi baterai Blade generasi kedua juga mulai diadopsi merek lain. Hongqi jadi merek pertama di luar BYD yang menggunakan baterai tersebut, menandakan ekosistem baterai BYD kian meluas.
Sementara itu, persaingan di segmen SUV listrik semakin ketat. Geely Thunder 16-in-1 disebut-sebut sebagai integrasi ekstrem yang membuat BYD waswas, menunjukkan dinamika kompetitif industri kendaraan listrik China.
BYD sendiri terus memperluas portofolio kendaraan listriknya. Interior BYD FCB Ti9 sempat bocor dengan continuous screen pertama, sementara BYD FCB Tai 9 hadir sebagai SUV PHEV flagship 5,3 meter dengan flash charging.
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada kuartal keempat 2026, Tang generasi ketiga akan menjadi salah satu model paling dinantikan dari BYD. Kombinasi spesifikasi tinggi dan teknologi pengisian revolusioner membuatnya layak dinantikan, terutama bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi waktu pengisian daya.
Meski harga resmi belum diumumkan, posisi Tang sebagai model revitalisasi penjualan menunjukkan bahwa BYD menaruh harapan besar pada SUV ini. Kehadirannya bersama Da Tang diharapkan mampu memperkuat pangsa pasar BYD di segmen SUV listrik China.
Bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan jarak tempuh jauh dan pengisian daya super cepat, Tang generasi ketiga menjadi opsi yang patut dipertimbangkan ketika resmi meluncur. Teknologi yang ditawarkan menunjukkan lompatan signifikan dari generasi sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.