📑 Daftar Isi

Sedan listrik BYD Yangwang flagship dengan pintu coach sedang diuji di jalan

BYD Ungkap Nama Sedan Mewah Yangwang Altior, Debut 5 November

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD mengungkap nama Yangwang Altior, sedan listrik ultra-mewah flagship dengan nama lokal DingYao di China
  • Debut global dijadwalkan di Dubai, UAE sekitar 5 November 2026, bukan di pasar domestik China
  • Panjang sekitar 5.500 mm, menantang Rolls-Royce Phantom dan Maybach S-Class
  • Fitur pertama untuk BYD: pintu coach berengsel belakang dan dukungan flash charging megawatt
  • Dilaporkan jadi model pertama BYD dengan baterai solid-state, produksi FinDreams mulai 2027
  • Harga dirumorkan mulai 2 juta yuan atau sekitar US$300.000

Telset.id – BYD akhirnya membuka nama sedan listrik flagship terbaru di bawah sub-brand Yangwang. Dalam teaser yang dirilis Selasa (27/10), perusahaan asal Shenzhen itu memperkenalkan Yangwang Altior, model yang diposisikan sebagai sedan listrik terbesar dan termewah BYD sejauh ini. Peluncuran globalnya akan berlangsung di Uni Emirat Arab (UAE), bukan di pasar domestik China, dengan perkiraan tanggal sekitar 5 November 2026.

Keputusan membawa model flagship ke UAE menandai pergeseran strategi BYD. Perusahaan selama ini dikenal lewat mobil listrik berbiaya rendah seperti Seagull, hatchback kecil yang dijual di bawah US$10.000 di China. Namun dalam beberapa bulan dan tahun terakhir, portofolio BYD melebar signifikan, mencakup kendaraan listrik entry-level hingga SUV flagship tiga baris, pikap, supercar listrik, dan hampir semua segmen di antaranya. Peluncuran di UAE menjadi sinyal bahwa BYD ingin membangun persepsi global lebih dulu sebelum masuk ke pasar domestik yang sudah jenuh.

BYD saat ini menaungi tiga sub-brand: Denza, FangChengBao, dan Yangwang. Di bawah merek utama BYD, terdapat dua keluarga produk, yakni Dynasty dan Ocean series. Yangwang sendiri berada di puncak hierarki merek dan berfungsi sebagai etalase teknologi terbaru BYD. Sebelumnya, kendaraan Yangwang debut di platform quad-motor e4 milik BYD dengan tenaga mencapai 1.300 horsepower, dilengkapi sistem kontrol bodi cerdas DiSus-X yang memungkinkan kendaraan “menari”, melompat, dan berjalan dengan tiga roda.

Arti Nama Altior dan DingYao

General Manager Yangwang Hu Xiaoqing menjelaskan bahwa nama Altior dipilih lewat skema penamaan China-Inggris yang independen. Di China, model ini disebut DingYao. Suku kata “Ding” melambangkan stabilitas dan daya tahan, sementara “Yao” bermakna kilau cemerlang, seperti bintang yang bersinar terang di langit. Nama Inggris Altior berasal dari bahasa Latin yang berarti “lebih tinggi”, merepresentasikan upaya Yangwang mengejar capaian yang terus meningkat.

Teaser terbaru ini menyusul langkah Hu yang bulan lalu merilis sejumlah gambar sedan eksekutif baru itu saat menjalani pengujian untuk pertama kalinya. Meski masih disamarkan, bentuk dan ukurannya tampak sebanding dengan Mercedes-Benz Maybach S-Class atau Rolls-Royce Phantom. Laporan lokal menyebut panjangnya sekitar 5.500 mm. Hu juga mengonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa peluncuran global sedan flagship ini akan digelar di UAE, bukan di China. BYD belum mengumumkan tanggal pasti, tetapi menurut CarNewsChina yang mengutip sumber dekat proyek, model ini akan diperkenalkan di Dubai sekitar 5 November. Debut Dubai itu menjadi ujian pertama BYD di segmen yang selama ini dikuasai merek Eropa.

Menantang Rolls-Royce hingga Maybach

Untuk model berikutnya, BYD melangkah lebih jauh ke segmen elite guna menantang merek ultra-mewah seperti Rolls-Royce, Bentley, dan Mercedes-Maybach. Zheng Yu, Executive General Manager Yangwang, menyatakan model baru ini akan membawa “teknologi disruptif yang belum pernah ada”, tanpa merinci wujudnya. Meski detail masih terbatas, sedan ultra-mewah itu sempat ditampilkan di stasiun Flash Charging BYD, mengindikasikan dukungan pengisian cepat megawatt. Model ini juga memakai pintu coach berengsel belakang, pertama kali untuk BYD.

BYD-Yangwang-Altior-flagship-EV-solid-state-battery

Baterai Solid-State dan Harga US$300.000

Flagship EV ini dilaporkan menjadi kendaraan pertama yang memakai baterai solid-state BYD. Executive Vice President BYD Stella Li dalam wawancara dengan Carwow.es bulan lalu menyebut kendaraan pertama yang menggunakan baterai solid-state akan debut pada 2027. Li menegaskan BYD berada “di posisi terdepan” dalam teknologi baterai solid-state dan komersialisasinya, dan berencana membuktikannya tahun depan.

Unit baterai BYD, FinDreams, berencana memulai produksi baterai all-solid-state berbasis sulfida pada 2027. Produksi awal akan dilakukan dalam batch terbatas, lalu diskalakan ke produksi massal menjelang akhir dekade. Meski BYD belum mengonfirmasi, memperkenalkan teknologi baterai baru di model flagship memang masuk akal secara strategis. Ambisi energi ini sejalan dengan tren industri yang juga terlihat di segmen lain, seperti Baterai Galaxy S27 Ultra yang kapasitasnya dilaporkan naik 14 persen.

BYD-Yangwang-Altior-coach-doors

Soal harga, sedan eksekutif ini dirumorkan mulai dari kisaran 2 juta yuan atau sekitar US$300.000. Sebagai pembanding, sedan listrik Yangwang saat ini, U7, dibanderol mulai 658.000 yuan (US$98.000). Yangwang juga menjual U8 dan U8L, SUV off-road mewah plug-in hybrid, serta U9, super-coupe listrik penuh. U8L extended menjadi kendaraan produksi massal Yangwang dengan harga tertinggi, mulai 1,45 juta yuan (US$217.000).

Bagi Yangwang, langkah ini bukan sekadar menambah varian, melainkan membuktikan bahwa produsen China mampu bersaing di level harga US$300.000 dengan teknologi yang belum tersedia di model produksi mana pun. Tekanan untuk tampil meyakinkan di segmen ultra-mewah juga semakin terasa setelah insiden yang menimpa model pesaing, seperti yang terlihat dari langkah Yangwang pamer pedal rem logam sebagai respons terhadap insiden Maextro V800.

BYD-Yangwang-Altior-debut-Dubai

Yangwang memang bukan nama baru di daftar kendaraan berteknologi ekstrem. Platform e4 dengan quad-motor dan DiSus-X sudah membuktikan ambisi BYD di ranah rekayasa. Kini, dengan pintu coach dan baterai solid-state, Yangwang mencoba memindahkan medan tempur dari spesifikasi teknis ke prestise merek. Langkah ini juga memperluas peta persaingan EV global yang belakangan ramai oleh debut model baru, sebagaimana terlihat dalam Paris Motor Show 2026 yang menampilkan delapan debut mobil listrik sekaligus.

Penanda Penting bagi Industri EV

Detail final seperti spesifikasi baterai, jangkauan, dan performa masih belum diungkap BYD. Yang jelas, tanggal sekitar 5 November menjadi penanda penting bagi industri EV, karena dari situ terlihat apakah klaim “teknologi disruptif” Zheng Yu benar-benar terwujud di jalan raya, atau hanya menjadi narasi pemasaran di panggung peluncuran. Nama Altior kini resmi menyusul U7, U8, U8L, dan U9 dalam jajaran produk Yangwang, sekaligus menjadi taruhan BYD di segmen yang selama ini identik dengan merek-merek Eropa.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.