📑 Daftar Isi

Denza Z9S dengan klaim jarak tempuh EV terjauh 1.100 km

Denza Z9S Klaim Jarak Tempuh EV Terjauh 1.100 Km

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Denza Z9S diklaim sebagai EV dengan jarak tempuh terjauh di dunia, mencapai 1.100 km (683 mil) berdasarkan siklus CLTC China
  • Menggunakan baterai Blade Battery 2.0 berkapasitas 102,3 kWh dari BYD Group dengan bodi fastback aerodinamis
  • Harga di China mulai 319.800 yuan untuk varian Premium, 349.800 yuan untuk flagship, dan 389.900 yuan untuk Performance tri-motor
  • Konversi ke standar WLTP Eropa menghasilkan jarak 546-560 mil, sedangkan standar EPA AS sekitar 480 mil
  • Kompetitor seperti Volvo EX60, Mercedes-Benz CLA, BMW iX3, dan Tesla Model 3 Long Range sudah mampu mencapai 450 mil
  • Analisis menyarankan fokus pada perluasan teknologi Flash Charging BYD daripada angka jarak tempuh absolut

Telset.id – Denza kembali menggemparkan industri otomotif listrik dengan klaim terbaru dari model Z9S. Pabrikan asal China ini menyatakan bahwa Z9S adalah EV dengan jarak tempuh terjauh di dunia, mampu menempuh 1.100 km atau sekitar 683 mil dalam sekali pengisian daya.

Klaim tersebut muncul setelah Denza resmi membuka buku pemesanan untuk Z9S di China. Model ini merupakan versi yang lebih efisien dari Z9 GT yang sudah lebih dulu dikenal sebagai pesaing Porsche Taycan. Z9S hadir dengan bodi fastback yang lebih aerodinamis serta dibekali baterai Blade Battery 2.0 berkapasitas 102,3 kWh milik BYD Group.

Denza Z9S

Perlu dicatat, angka 1.100 km tersebut didapat berdasarkan siklus pengujian CLTC China yang dikenal lebih longgar dibanding standar internasional. Jika menggunakan faktor konversi standar 0,80 untuk menyamakan dengan siklus WLTP Eropa, jarak tempuhnya tetap berada di kisaran 546 hingga 560 mil. Sementara untuk standar EPA Amerika Serikat, diperkirakan sekitar 480 mil.

Dengan jarak sejauh itu, pemilik Z9S disebut bisa berkendara dari New York ke Detroit tanpa berhenti. Contoh lain, perjalanan dari Berlin ke Paris juga bisa ditempuh tanpa perlu singgah di stasiun pengisian publik.

Denza Z9S sendiri merupakan pengembangan dari Z9 GT yang sudah terbukti sukses di pasar China. Z9 GT sebelumnya telah menarik perhatian global berkat performa tinggi dari opsi penggerak tiga motor, jarak tempuh besar, serta janji waktu pengisian di bawah 10 menit berkat teknologi Flash Charging dari BYD Group.

Harga dan Varian Denza Z9S

Di pasar domestiknya, Denza Z9S ditawarkan dalam beberapa varian dengan banderol yang bervariasi. Model dasar Premium dibanderol mulai 319.800 yuan atau sekitar 47.300 dolar AS. Sementara varian flagship dibanderol 349.800 yuan atau setara 51.800 dolar AS.

Untuk varian Performance dengan penggerak tiga motor, harganya mencapai 389.900 yuan atau sekitar 57.700 dolar AS. Harga-harga tersebut tentu akan melonjak drastis jika Z9S nantinya diekspor ke luar China, mengingat bea impor dan pajak lokal yang harus ditanggung.

Persaingan di Segmen EV Premium

Klaim Denza sebagai pemilik EV jarak tempuh terjauh perlu disikapi dengan bijak. Perbedaan metodologi pengujian antara China dan negara lain membuat angka tersebut sulit dibandingkan secara langsung. Saat ini, sudah banyak EV premium yang mampu menempuh lebih dari 450 mil dalam sekali pengisian.

Volvo EX60, Mercedes-Benz CLA terbaru, BMW iX3, dan Tesla Model 3 Long Range terbaru semuanya mampu memberikan jarak tempuh 450 mil atau lebih. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil konversi WLTP dan EPA dari Z9S.

Selain itu, mobil-mobil dengan paket baterai besar dan teknologi motor listrik mutakhir ini jarang hadir di luar China dengan harga yang sama menariknya dengan di pasar domestik. Fenomena serupa juga terlihat pada model Denza lainnya yang sudah meluncur di luar negeri.

BYD Flash Charge UK

Fokus pada Teknologi Pengisian

Alih-alih terpaku pada angka jarak tempuh absolut, analisis menunjukkan bahwa konsumen sebaiknya lebih antusias terhadap rencana perluasan teknologi Flash Charging BYD ke luar pasar China. Teknologi ini berpotensi secara signifikan mengurangi total waktu perjalanan darat dengan mobil listrik melalui pengisian ultra-cepat.

Kehadiran Z9S dengan klaim jarak tempuh 1.100 km ini tentu menjadi kabar menarik bagi penggemar EV. Namun, perlu diingat bahwa angka tersebut masih dalam siklus pengujian CLTC yang optimistis. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi pengisian cepat dapat diadopsi secara luas untuk mendukung mobilitas listrik sehari-hari.

Bagi konsumen di Indonesia, perkembangan ini patut dipantau. Meski belum ada kepastian kapan Z9S akan masuk pasar Tanah Air, tren EV China yang semakin agresif menunjukkan bahwa persaingan di segmen mobil listrik premium akan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.