Telset.id – General Motors (GM) memastikan tidak meninggalkan kendaraan listrik (EV), meski penjualan EV di Amerika Serikat tengah menurun tajam. Presiden GM Mark Reuss menyatakan perusahaan sedang menyiapkan platform EV generasi keempat yang akan menjadi fondasi sejumlah model crossover di masa depan. Pernyataan itu disampaikan dalam ajang GM Forward di New York, yang menjadi panggung bagi GM untuk menegaskan arah strateginya di tengah pasar EV AS yang sedang mengalami koreksi besar.
Reuss menegaskan posisi GM sebagai perusahaan global yang tidak bisa mengabaikan pergeseran menuju elektrifikasi. Menurutnya, satu dari empat kendaraan yang dijual di seluruh dunia saat ini adalah EV, dan angka itu akan terus naik. “Kami tidak meninggalkan itu. Kami merangkulnya. Kami terus mengembangkan EV masa depan kami dan berupaya menekan biaya baterai. Dan ketika pasar AS siap untuk EV dalam jumlah besar, kami akan hadir untuk mereka,” ujar Reuss dalam acara tersebut.
Dalam acara Rabu itu, GM memaparkan visi yang mencakup EV dengan pembaruan besar sekaligus kendaraan berbahan bakar konvensional yang lebih berteknologi. Perusahaan menyoroti waktu pengembangan yang lebih singkat, kendaraan berbasis perangkat lunak dengan arsitektur komputasi lebih kuat, serta platform EV generasi keempat yang akan menopang berbagai crossover ke depan. Detail soal platform ini masih minim, tetapi GM menyebutnya dirancang untuk adopsi arus utama dan menggunakan sel lithium manganese-rich (LMR) yang lebih murah.
Sel LMR Jadi Kunci Tekan Biaya
GM memposisikan sel LMR sebagai kunci penurunan biaya, baik untuk produksi maupun bagi pembeli. Perusahaan mengklaim sel tersebut bisa sebanding biayanya dengan baterai lithium-iron phosphate (LFP), namun menawarkan kepadatan energi yang menyaingi baterai nikel tinggi. Kendaraan baru nantinya disebut membutuhkan baterai 20 persen lebih sedikit dibanding model sebelumnya dan akan lebih ringan. Platform anyar ini juga akan memakai platform komputasi terpusat.
Klaim efisiensi itu penting karena GM menghadapi kenyataan pasar yang tidak bersahabat. Di AS, penjualan EV melemah sepanjang tahun terakhir setelah insentif pajak EV hilang dan regulasi yang mendukung EV dicabut. GM yang telah menghabiskan bertahun-tahun membangun lini EV luas pun tidak luput dari dampaknya. Penjualan EV Chevrolet terpangkas sekitar setengah sepanjang tahun ini, sementara penjualan Cadillac listrik turun sekitar 10 persen.
Konsekuensinya terlihat jelas. Truk berbahan bakar bensin kembali menjadi fokus GM, produksi Bolt diakhiri dengan jumlah unit lebih sedikit dari perkiraan, dan varian Honda dari mobil Ultium GM dihentikan. Namun di sisi lain, powertrain listrik justru terus mencetak kemajuan secara global. EV menyumbang sekitar 30 persen penjualan mobil di Eropa pada September, dan di sejumlah negara Eropa penjualan EV baru sudah melampaui kendaraan pembakaran.
Pelajaran dari Pasar Global
GM memahami dinamika ini dari operasinya di China, di mana kendaraan terlistriki jauh lebih populer dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Perusahaan melihat tanda-tanda yang tak terbantahkan bahwa EV akan semakin penting seiring waktu, terlepas dari kondisi pasar AS yang sedang bergejolak saat ini. Pandangan ini sejalan dengan pergeseran besar yang juga terjadi di sektor lain, misalnya bagaimana pasar AI bergeser menuju kebutuhan yang lebih terspesialisasi.
Meski begitu, GM tidak mengumumkan lini masa pasti untuk EV generasi keempatnya dalam ajang GM Forward. Reuss hanya menyebut kendaraan tersebut akan meluncur “dalam waktu dekat.” Pernyataan itu memberi sinyal bahwa GM ingin memastikan kesiapan pasar sebelum benar-benar melepas produk barunya ke jalan raya.
Strategi GM menunjukkan bahwa perusahaan besar tidak serta-merta meninggalkan arah elektrifikasi hanya karena gejolak jangka pendek di satu pasar. Ketika permintaan EV di AS kembali menguat, GM tampaknya ingin sudah berada di posisi siap dengan platform yang lebih murah dan efisien. Namun hingga saat itu tiba, fokus pada truk bensin dan efisiensi biaya baterai akan menjadi penopang bisnis mereka.
[ META_DESCRIPTION]
GM menyiapkan platform EV generasi keempat dengan sel LMR murah di tengah penurunan penjualan EV AS. Simak strategi dan klaim efisiensinya.





Komentar
Belum ada komentar.