📑 Daftar Isi

Ilustrasi mobil Hyundai Kia dengan teknologi Plasma Care UVC untuk sterilisasi kabin

Hyundai Kia Plasma Care UVC: Mobil Bebas Bau Tanpa Pewangi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Hyundai dan Kia luncurkan Plasma Care UVC, teknologi sterilisasi kabin dengan sinar Far-UVC
  • Sistem membunuh bakteri penyebab bau tak sedap, bisa beroperasi saat penumpang di dalam
  • Pengujian Korea Testing Laboratory: 96,8% virus di udara hilang dalam 30 menit
  • Kerja sama Seoul National University: 99,9% bakteri pneumonia hilang dalam 30 detik
  • Pengujian Korea Automotive Technology Institute: 99,9% E. coli hilang dalam 40 menit
  • Teknologi belum tersedia di mobil produksi, masih dalam tahap validasi keamanan
  • Keterbatasan: hanya efektif pada area yang terkena cahaya langsung

Telset.id – Hyundai dan Kia memperkenalkan teknologi sterilisasi kabin bernama Plasma Care UVC yang menggunakan sinar Far-UVC untuk membunuh bakteri dan virus penyebab bau tak sedap. Sistem ini bisa beroperasi saat penumpang berada di dalam mobil, menjawab kebutuhan pengemudi yang ingin kabin kendaraannya selalu segar tanpa bergantung pada pewangi sintetis.

Teknologi ini hadir sebagai solusi bagi pengguna yang selama ini mengandalkan pengharum mobil gantung yang kerap meninggalkan aroma buatan. Daripada menggunakan pewangi yang membuat kabin berbau seperti kelapa palsu selama puluhan tahun, Plasma Care UVC menawarkan pendekatan yang lebih fundamental dengan membunuh organisme penyebab bau.

“Sistem ini mengurangi bakteri di kabin dan bahkan dapat beroperasi saat penumpang berada di dalamnya,” demikian pernyataan resmi Hyundai dan Kia seperti dikutip dari Engadget. Perusahaan menyebut teknologi ini sangat berguna untuk menghilangkan bau tak sedap karena membunuh organisme aktual di balik aroma tersebut.

Plasma Care UVC bekerja menggunakan lampu plasma yang menghasilkan sinar far-ultraviolet C (Far-UVC). Sinar ini dipancarkan dalam rentang 200 hingga 230 nanometer, yang tidak menembus kulit manusia tetapi mampu menghancurkan bakteri dan virus. Ini menjadi keunggulan signifikan dibandingkan sterilisasi ultraviolet konvensional yang berisiko bagi kulit dan mata manusia.

Sebelumnya, teknologi Far-UVC biasanya digunakan di tempat seperti toilet pesawat di antara kedatangan penumpang. Hyundai dan Kia menghadapi tantangan untuk mengadaptasi teknologi ini ke dalam kabin kendaraan. Mereka harus mengoptimalkan sistem dengan mengurangi ukuran dan meningkatkan efisiensi daya. Sistem Far-UVC yang dirancang untuk sekolah dan rumah sakit tidak bisa langsung digunakan karena masalah ukuran dan konsumsi daya.

Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan menambahkan filter optik khusus guna memberikan perlindungan tambahan. Filter ini membatasi panjang gelombang ultraviolet pada rentang yang telah disebutkan. Hasilnya adalah sistem sterilisasi yang relatif baru dan efektif untuk prioritas sanitasi kendaraan.

Hyundai dan Kia melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan sistem ini bekerja sesuai klaim. Evaluasi sterilisasi dengan simulasi kabin kendaraan yang dilakukan oleh Korea Testing Laboratory mengonfirmasi pengurangan virus di udara sebesar 96,8 persen dalam waktu 30 menit.

Pengujian lain yang bekerja sama dengan Seoul National University menemukan bahwa Plasma Care UVC menghilangkan 99,9 persen bakteri penyebab pneumonia hanya dalam 30 detik. Sementara itu, pengujian terakhir bekerja sama dengan Korea Automotive Technology Institute menemukan pemberantasan bakteri E. coli sebesar 99,9 persen dalam 40 menit. Pengujian ini dilakukan di kabin kendaraan sungguhan, yang berpotensi menunjukkan performa di dunia nyata.

Meskipun hasil pengujian menunjukkan efektivitas tinggi, teknologi ini belum tersedia di mobil produksi massal. Pengujian masih berlangsung untuk memastikan “validasi teknis sesuai dengan standar keamanan internasional sebelum implementasi pada kendaraan produksi.”

Perlu dicatat bahwa teknologi sterilisasi UVC memiliki keterbatasan. Sistem ini hanya mendisinfeksi melalui pencahayaan langsung, karena cahaya harus mencapai permukaan fisik kontaminan. Artinya, kuman dan bakteri masih bisa bersembunyi di area gelap atau di bawah kursi. Selain itu, patogen tertentu dapat memperbaiki diri setelah terpapar sinar UVC.

Dengan kata lain, Plasma Care UVC paling baik digunakan sebagai teknologi pendukung yang dikombinasikan dengan pembersihan kabin secara rutin. Bagi pengguna yang menginginkan kabin mobil selalu segar dan higienis, teknologi ini menawarkan solusi yang lebih efektif dibandingkan pewangi konvensional.

Beberapa perusahaan otomotif lain juga telah mengeksplorasi teknologi serupa, namun pendekatan Hyundai dan Kia dengan Far-UVC yang aman bagi manusia menjadi pembeda utama. Ke depannya, teknologi ini berpotensi menjadi fitur standar pada mobil-mobil premium kedua merek tersebut.

Mobil yang sedang disterilisasi dengan lampu UVC

Dengan semakin tingginya kesadaran akan kebersihan dan kesehatan di dalam kendaraan, Plasma Care UVC bisa menjadi nilai jual penting bagi Hyundai dan Kia. Terutama bagi konsumen yang kerap menggunakan mobil untuk mengangkut keluarga atau berbagi kendaraan dengan orang lain.

Plasma Care UVC: Cara Kerja dan Keamanan

Teknologi Far-UVC yang digunakan dalam Plasma Care UVC berbeda dengan sinar UVC konvensional. Sinar Far-UVC pada rentang 200-230 nanometer tidak menembus lapisan kulit manusia sehingga aman digunakan saat penumpang berada di dalam mobil. Ini menjadi terobosan karena sistem sterilisasi ultraviolet sebelumnya memerlukan ruang kosong tanpa manusia.

Filter optik khusus yang ditambahkan Hyundai dan Kia memastikan panjang gelombang ultraviolet tetap dalam rentang aman. Sistem ini juga telah dioptimalkan dari segi ukuran dan konsumsi daya agar cocok dipasang di kabin kendaraan yang terbatas.

Pengujian yang dilakukan oleh lembaga independen seperti Korea Testing Laboratory dan Korea Automotive Technology Institute memberikan validasi atas klaim efektivitas sistem. Meski demikian, Hyundai dan Kia masih melakukan pengujian lebih lanjut untuk memenuhi standar keamanan internasional sebelum teknologi ini dipasang di mobil produksi.

Bagi pengguna yang penasaran dengan inovasi terkini di industri otomotif, perkembangan teknologi seperti Plasma Care UVC menunjukkan arah baru dalam kenyamanan dan kebersihan kabin. Tidak hanya sekadar pengharum, tetapi solusi berbasis sains yang menawarkan hasil lebih tahan lama.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.