Telset.id – Rivian memperluas opsi powertrain van listrik komersialnya dengan menambahkan baterai berkapasitas lebih besar dan varian dual-motor. Penambahan ini berlaku untuk model berlabel Amazon EDV (Electric Delivery Van) maupun RCV (Rivian Commercial Van) yang bersifat general-purpose. Langkah tersebut menegaskan posisi Rivian di segmen van listrik komersial Amerika Serikat, pasar yang selama ini dikuasainya lewat pesanan besar dari Amazon.
Menurut laporan keuangan kuartal ketiga Rivian, perusahaan mulai mengirim varian baru pada awal Oktober. Varian tersebut dirancang khusus untuk memperluas jangkauan rute ke jaringan yang lebih rural, mencakup konfigurasi all-wheel drive (AWD) serta paket baterai lebih besar yang menawarkan peningkatan jangkauan sekitar 30% dibanding model standard-range. “Selain varian EDV standard pack yang sudah beroperasi di jalan, pada awal Oktober kami mulai mengirim varian baru yang dirancang khusus untuk memperluas cakupan rute ke jaringan yang lebih rural,” demikian pernyataan Rivian dalam laporan tersebut.
Perubahan ini penting karena van listrik komersial selama ini identik dengan rute perkotaan berjarak pendek. Dengan menambah kapasitas baterai dan tenaga penggerak di kedua sumbu, Rivian mencoba membuka wilayah operasi yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan listrik niaga. Strategi tersebut sejalan dengan upaya perusahaan memperluas ekosistem kendaraannya, termasuk lewat posisi pasar EV yang terus naik di Amerika Serikat.
Spesifikasi Baterai Besar dan Dual-Motor
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke EPA, paket baterai Large memiliki kapasitas energi terpakai 129 kilowatt-jam, naik dari 90 kWh pada paket Standard. Baterai ini hanya tersedia pada versi long-wheelbase van. Opsi all-wheel drive juga eksklusif untuk bodi 700 dan memadukan dua motor Enduro dengan total output 710 tenaga kuda atau 530 kilowatt.
Paket baterai Large memakai sel lithium iron phosphate (LFP), sama seperti model Standard. Dari sisi jangkauan, paket berkapasitas lebih besar itu memungkinkan sekitar 220 mil pada model EDV 700 penggerak roda depan, menurut sertifikasi EPA, atau 37% lebih jauh dibanding versi standard-range. Sementara EDV 700 dengan baterai Large dan AWD diperkirakan menempuh sekitar 200 mil dalam sekali pengisian penuh. Rivian belum mengungkap angka jangkauan final untuk konfigurasi powertrain yang baru ditambahkan tersebut.
Lembar spesifikasi menunjukkan baterai 129 kWh sekitar 1.000 pon lebih berat dibanding paket standard-range, sedangkan motor listrik di sumbu belakang menambah sekitar 450 pon lagi. Alhasil, van long-wheelbase Rivian dengan muatan penuh memiliki bobot kosong 8.677 pon dan gross vehicle weight rating (GVWR) 10.000 pon. Sebagai perbandingan, model entry-level short-wheelbase dengan baterai Standard dan penggerak roda depan berbobot sekitar 7.000 pon dengan GVWR 9.500 pon.
Baca Juga:
Pengisian Daya dan Rekam Jejak Penjualan
Semua van Rivian keluar dari pabrik dengan roda 19 inci dan port pengisian CCS1 yang mampu menerima hingga 100 kW dari DC fast charger. Pada pengisian AC, van pengiriman listrik ini dapat menyerap hingga 11 kW dari Level 2 charger 240 volt, 48 ampere. Rivian menyatakan akan menyediakan adapter pengisian NACS sebagai opsi opt-out, sehingga van bisa menggunakan NACS fast charger.
Dari sisi penjualan, data Cox Automotive mencatat Rivian menjual 15.685 unit EDV dan RCV sepanjang Januari hingga September. Angka itu menjadikannya van komersial listrik terlaris di Amerika Serikat dengan selisih jauh dari pesaing. Dominasi tersebut tak lepas dari pesanan 100.000 unit dari Amazon yang menjadi tulang punggung volume penjualan model komersial satu-satunya Rivian itu.
Ekspansi powertrain ini juga memperlihatkan arah pengembangan Rivian yang kian melebar, dari kendaraan niaga hingga perangkat lunak dan otonomi. Perusahaan tercatat menyiapkan AI agents pihak ketiga di kendaraan listriknya, serta mengembangkan simulasi otonom lewat akuisisi Third Dimension. Di sisi lain, lini bisnis robotika perusahaan juga bergerak lewat Mind Robotics yang dipimpin Doug Field.
Dengan tambahan baterai Large dan opsi AWD, Rivian kini menawarkan konfigurasi yang lebih luas untuk kebutuhan armada, dari rute perkotaan hingga jaringan rural. Namun perusahaan belum mengungkap angka jangkauan final maupun harga untuk konfigurasi baru tersebut. Yang jelas, dua pembaruan ini sudah mulai dikirim ke pelanggan sejak awal Oktober, menandai babak baru van listrik terlaris di Amerika Serikat.





Komentar
Belum ada komentar.