Telset.id – Volkswagen resmi membuka pemesanan varian entry-level ID. Cross dengan baterai 37 kWh di Jerman mulai pekan ini. Harga awalnya dipatok €27.995 sudah termasuk PPN, atau setara sekitar US$31.500. Langkah ini menandai masuknya SUV listrik mungil itu ke segmen harga paling terjangkau dalam lini EV Volkswagen, tepat setelah versi baterai 52 kWh lebih dulu dibuka pemesanannya pada Juli.
Keputusan membuka varian termurah ini sejalan dengan janji Volkswagen saat ID. Cross mulai diproduksi di pabrik Pamplona, Spanyol. CEO Volkswagen Thomas Schäfer menyebut ID. Cross sebagai “Volkswagen sejati” yang “modern, andal, dan di atas segalanya, terjangkau.” Posisinya sebagai padanan listrik dari T-Cross yang selama ini menjadi salah satu model terlaris merek tersebut membuat harga menjadi faktor penentu. ID. Cross juga menyusul ID. Polo sebagai SUV listrik pertama dari jajaran EV entry-level baru Volkswagen.
Dari sisi teknis, varian Trend memakai baterai 37 kWh berjenis lithium iron phosphate (LFP) yang dipadukan dengan motor listrik 85 kW atau setara 114 hp. Kombinasi ini menghasilkan jarak tempuh WLTP hingga 324 km atau sekitar 201 mil. Angka tersebut menempatkan ID. Cross Trend sebagai opsi untuk pemakaian harian di perkotaan, bukan untuk perjalanan jauh antarkota. Sebagai pembanding, varian baterai 52 kWh yang lebih dulu dijual menawarkan jarak tempuh WLTP hingga 427 km atau 265 mil.
Dua Baterai, Tiga Varian
Volkswagen kini menyediakan ID. Cross dalam dua pilihan baterai dan tiga varian. Baterai 37 kWh memakai kemasan LFP, sementara baterai 52 kWh menggunakan nickel-manganese-cobalt (NMC). Berikut rincian variannya sesuai informasi resmi Volkswagen Jerman:
- ID. Cross Trend: standar dengan motor 85 kW (114 hp) dan baterai 37 kWh
- ID. Cross Life dan ID. Cross Style: standar dengan motor 99 kW (132 hp) dan baterai 37 kWh
- ID. Cross Life dan ID. Cross Style: opsi motor 155 kW (207 hp) dengan baterai 52 kWh
Soal pengisian daya, baterai 37 kWh mendukung pengisian cepat DC hingga 90 kW. Dengan kapasitas itu, pengisian dari 10% ke 80% membutuhkan waktu sekitar 23 menit. Baterai 52 kWh sedikit lebih lama, sekitar 24 menit untuk rentang 10% hingga 80%, dengan dukungan pengisian cepat DC hingga 105 kW. Selisih waktunya tipis, meski kapasitas baterainya berbeda cukup jauh.

Platform MEB+ dan Kabin Digital Baru
ID. Cross dibangun di atas platform MEB+ yang sama dengan ID. Polo. Dimensinya 4.161 mm panjang, 1.794 mm lebar, dan 1.588 mm tinggi, dengan wheelbase 2.601 mm. Ukuran itu kurang lebih setara dengan Volkswagen T-Cross berbahan bakar bensin, sehingga ID. Cross memang diposisikan sebagai alternatif listrik di kelas yang sama.
Di kabin, ID. Cross mengadopsi desain digital cockpit terbaru Volkswagen. Layar instrumen 10,25 inci “Digital Cockpit Pro” berpadu dengan layar infotainment tengah 12,9 inci. Seperti ID. Polo dan ID. Tiguan, SUV listrik ini juga punya mode Retro Display yang mengubah panel instrumen menjadi tema bernuansa Golf generasi pertama. Detail ini menjadi salah satu pembeda ID. Cross di antara EV lain di segmennya.

Baca Juga:
Posisi harga ID. Cross di Jerman menempatkannya di antara dua model bensin Volkswagen. Dengan harga mulai €27.995, ID. Cross berada di atas T-Cross yang dibanderol €25.280, tetapi jauh di bawah Tiguan seharga €39.385. Selisih sekitar €2.700 dari T-Cross membuat versi listrik ini tidak lagi menjadi lompatan harga yang terlalu besar dibanding saudara bensinnya. Sebagai catatan, harga yang lebih murah dari €28.000 itu juga menjadi sinyal bahwa Volkswagen serius menyasar pembeli yang sebelumnya ragu beralih ke EV karena faktor harga.
Meski demikian, ID. Cross tidak akan menyambangi pasar Amerika Serikat. Volkswagen menegaskan tidak ada rencana membawa SUV listrik ini ke sana. Sebagai gantinya, pabrikan akan meluncurkan ID. Tiguan pada awal 2027 sebagai pengganti ID.4. Keputusan ini menunjukkan strategi pasar yang berbeda antara Eropa dan Amerika, di mana Eropa mendapat prioritas untuk lini EV entry-level.
Bagi konsumen di Eropa, ketersediaan varian 37 kWh memperluas pilihan di segmen SUV listrik mungil. Namun, jarak tempuh 324 km dan pengisian cepat 90 kW menandakan ID. Cross Trend lebih cocok untuk pengguna perkotaan dengan akses pengisian daya rutin. Mereka yang sering menempuh perjalanan jauh kemungkinan tetap perlu mempertimbangkan varian 52 kWh. Informasi lebih lanjut soal spesifikasi dan jajaran produk Volkswagen lainnya bisa ditelusuri melalui rekam jejak EV merek ini, termasuk bagaimana pabrikan menangani isu teknis pada model-model sebelumnya.
Peluncuran ID. Cross Trend dengan harga €27.995 menutup celah di lini EV Volkswagen yang selama ini lebih banyak bermain di segmen menengah ke atas. Dengan dua pilihan baterai, tiga varian, dan kabin digital yang mengikuti bahasa desain terbaru, ID. Cross menjadi ujian bagi Volkswagen apakah strategi EV entry-level bisa menarik pembeli massal di Eropa. Untuk pasar Amerika, jawabannya baru akan terlihat lewat ID. Tiguan pada 2027.





Komentar
Belum ada komentar.