📑 Daftar Isi

Volvo EV murah 2027 berbasis platform SPA3 yang menyasar segmen harga rendah Eropa

Volvo Siapkan EV Murah 2027, EX50 Jadi Nama Kandidat

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Volvo luncurkan tiga kendaraan baru pada 2027, satu untuk Eropa dan dua untuk China
  • Model baru jadi EV kedua berbasis platform SPA3 setelah EX60
  • Menyasar segmen pasar besar dengan harga lebih rendah di Eropa
  • Diduga jadi penerus EX40 dan dijual sebagai EX50 di bawah 50.000 dolar AS
  • Pengiriman perdana dimulai setelah musim panas 2027

Telset.id – Volvo mengonfirmasi akan meluncurkan tiga kendaraan baru pada 2027, dan salah satunya adalah mobil listrik global yang menyasar segmen pasar besar dengan harga lebih rendah di Eropa. Pengumuman ini disampaikan Volvo dalam laporan kinerja kuartal ketiga yang dirilis Jumat, menjadikannya langkah konkret pertama pabrikan asal Swedia itu masuk ke pasar EV murah.

Model tersebut akan menjadi mobil listrik kedua berbasis platform SPA3 setelah Volvo EX60. Menurut Volvo, EX60 disebut telah meraih “kesuksesan besar” dengan lebih dari 50.000 pesanan di Eropa sejauh ini. Pengiriman perdana untuk model listrik baru itu dijadwalkan mulai setelah musim panas tahun depan.

Dari tiga kendaraan yang akan diperkenalkan pada 2027, satu dialokasikan untuk pasar Eropa dan dua lainnya untuk China. Volvo tidak merinci lebih jauh soal model ketiga, termasuk apakah ada jatah untuk pasar Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari ofensif produk terbesar Volvo, dengan rencana meluncurkan 13 mobil baru hingga akhir 2030, semuanya disesuaikan untuk pasar spesifik seperti AS, Eropa, dan China.

Volvo-lower-priced-EV-2027

Platform SPA3 dan Teka-teki EX50

Platform SPA3 yang mendasari model baru ini mendukung berbagai jenis kendaraan, mulai dari sedan, SUV kompak seperti EX30, hingga EX90 tiga baris. Sebagai kendaraan massal, EV berbasis SPA3 ini kemungkinan besar berwujud SUV. Volvo sendiri belum mengungkap detail lebih lanjut soal desain maupun spesifikasinya.

Spekulasi mengarah pada penerus EX40 saat ini. Dalam laporan Automotive News, Volvo disebut akan meluncurkan crossover SUV listrik baru tersebut pada akhir 2027 dengan harga mulai di bawah 50.000 dolar AS. Model entry-level baru ini diperkirakan dijual sebagai EX50, SUV listrik yang lebih tinggi dan lebih panjang dari EX40 saat ini.

Volvo tercatat mengajukan merek dagang EX50 ke European Union Intellectual Property Office (EUIPO) pada Juli. Meski pengajuan itu tidak mengungkap banyak detail, dokumen tersebut mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut akan berbasis listrik. Nama EX50 pun menjadi kandidat terkuat untuk model murah anyar ini.

Volvo-EX50-EV0-trade-mark

Nasib Pasar Amerika Serikat

Meski disebut sebagai “mobil BEV global”, Volvo menegaskan model ini menyasar segmen harga rendah di Eropa. Pertanyaan soal kehadirannya di AS masih terbuka. Luis Rezende, presiden Volvo Cars America, sebelumnya mengatakan kepada wartawan dalam media roundtable bahwa perusahaan tengah bersiap meluncurkan EV baru pada 2027 yang akan menggantikan EX30 sebagai mobil listrik entry-level mereka.

Volvo awalnya menyatakan EX30 Single Motor versi harga lebih rendah akan dijual di AS pada akhir 2025 dengan harga mulai 34.950 dolar AS. Namun rencana itu kemudian dibatalkan dan Volvo menghentikan SUV listrik tersebut dari jajaran produknya. Rezende menyebut harga model baru nanti akan “sangat mirip”, meski mungkin tidak semurah EX30 entry-level.

Volvo-EX30

Sementara itu, Volvo mempercepat produksi versi plug-in hybrid jarak jauh pertama untuk XC90 dan XC60. Pengiriman perdana dijadwalkan mulai tahun ini di Eropa, disusul AS tak lama setelahnya. Pada kuartal pertama 2027, Volvo akan memulai produksi XC60 di Charleston. Hingga akhir 2030, perusahaan berencana memulai produksi “mobil kedua yang sepenuhnya baru dengan berbagai pilihan powertrain”.

Langkah ekspansi ini datang di tengah tekanan kinerja. Volvo baru saja memangkas proyeksi 2026 setelah penjualan kuartal ketiga anjlok 10,7 persen, seperti diberitakan dalam proyeksi penjualan terbaru. Ambisi menghadirkan EV murah pun menjadi taruhan besar bagi pabrikan yang juga tengah mengembangkan setir otonom bersama Nvidia untuk 2030.

Dengan tenggat pengiriman setelah musim panas 2027 dan harga yang diklaim lebih rendah, Volvo tampaknya ingin membuktikan bahwa segmen EV massal bukan sekadar wacana. Namun tanpa detail spesifikasi resmi, pasar masih harus menunggu apakah EX50 benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan mobil listrik terjangkau.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.