📑 Daftar Isi

Xiaomi GT Siap Tantang Supercar Eropa dengan Tenaga 2.054 HP

Xiaomi GT Siap Tantang Supercar Eropa dengan Tenaga 2.054 HP

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Xiaomi diam-diam mengembangkan mobil sport listrik dua pintu bertenaga 2.054 tenaga kuda yang siap menjadi pesaing serius bagi supercar Eropa. Sebuah prototipe misterius dengan kamuflase tebal tertangkap kamera saat melaju di jalan tol China, memicu spekulasi bahwa pabrikan asal China ini akan segera meluncurkan model performa tertingginya.

Foto-foto yang beredar luas di media sosial China memperlihatkan sebuah kendaraan dua pintu dengan garis bodi rendah dan lebar. Meski tanpa lencana resmi, beberapa detail desain mengonfirmasi bahwa mobil ini adalah produk Xiaomi. Paling menonjol adalah lampu belakang dengan light bar merah melingkar yang identik dengan model produksi Xiaomi saat ini, seperti SU7 sedan dan YU7 SUV.

Bentuk bodi yang ramping dan garis atap tetesan air juga mencerminkan gaya desain dari Xiaomi SU7 Ultra yang berperforma tinggi. Model ini diyakini terinspirasi dari konsep Vision GT yang sebelumnya hanya ada di dunia video game. Mobil ini diprediksi akan diberi nama Xiaomi GT dan menempati posisi puncak di jajaran produk otomotif Xiaomi.

Performa Liar dengan Konfigurasi Quad-Motor

Yang membuat Xiaomi GT begitu istimewa adalah rencana penggunaan sistem penggerak quad-motor yang sebelumnya diumumkan Xiaomi. Konfigurasi ini menggabungkan dua motor listrik V8S buatan sendiri dengan dua unit penggerak generasi berikutnya, menghasilkan total tenaga 2.054 horsepower. Sistem ini belum pernah dipasang di kendaraan Xiaomi mana pun sebelumnya.

Jika rumor terbukti akurat, Xiaomi GT akan berada di atas tata letak tiga motor yang saat ini menggerakkan SU7 Ultra. Mengendalikan lebih dari 2.000 tenaga kuda membutuhkan sistem elektronik yang sangat canggih. Mobil sport ini menggunakan sasis cerdas aktif sepenuhnya yang berjalan pada jaringan distribusi listrik digital 48V modern.

Sistem ini menempatkan sumber daya independen 4,6 kW di setiap roda untuk menyesuaikan redaman suspensi kendaraan secara instan saat menikung keras, menghilangkan body roll sepenuhnya. Selain itu, kendaraan ini mengalihkan fungsi penanganan inti ke sistem steer-by-wire yang digerakkan oleh perangkat lunak.

Sistem pendingin juga mendapat perhatian khusus. Tingkat pelepasan listrik yang tinggi menghasilkan panas berlebih pada sel baterai, terutama saat berkendara di sirkuit. Untuk mengatasi masalah ini, Xiaomi GT menggunakan loop pendingin yang ditingkatkan berdasarkan komponen yang dibangun untuk sedan trek SU7 Ultra.

Hal ini membantu mengelola suhu baterai dan mencegah mobil masuk ke mode aman, sehingga pengemudi dapat mempertahankan kecepatan puncak di sirkuit balap untuk waktu yang lama tanpa mengalami penurunan daya secara tiba-tiba. Bagi penggemar performa tinggi, detail teknis ini menjadi bukti keseriusan Xiaomi di dunia otomotif.

Strategi Pasar Global dan Harga Premium

Kesuksesan komersial Xiaomi di pasar domestik menjadi fondasi kuat bagi pengembangan mobil sport ini. Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa Xiaomi mengirimkan 24.023 sedan dan 8.736 SUV pada Mei 2026 saja. Dengan volume produksi yang tinggi, Xiaomi GT akan menempati posisi premium di puncak katalog produk.

Model dua pintu ini akan berada jauh di atas varian flagship empat pintu yang sudah ada, yang memiliki harga mulai RMB 529.900 atau sekitar €66.600. Xiaomi GT bukan sekadar mobil performa, melainkan juga bagian dari rencana besar untuk membangun kredibilitas teknis global sebelum memasuki pasar internasional.

Pengungkapan resmi perusahaan menunjukkan bahwa divisi kendaraan listrik berencana meluncurkan ekspansi komersial luar negeri selama paruh kedua tahun 2027. Perusahaan akan fokus pada pasar Eropa maju dengan pilihan EV kelas menengah hingga atas. Xiaomi telah membuktikan kemampuan tekniknya ketika varian trek empat pintu menyelesaikan putaran tervalidasi di sirkuit Nurburgring dalam waktu 6 menit 22,091 detik.

YU7 GT juga berhasil menjadi SUV tercepat di Nurburgring. Dengan kehadiran Xiaomi GT, penggemar berkendara kaya akan menghadapi pilihan yang menarik. Pengemudi yang merasa SU7 Ultra 1.500 tenaga kuda agak membosankan, atau yang percaya YU7 GT 1.000 tenaga kuma hanya cocok untuk mengantar anak sekolah, akhirnya akan memiliki alat trek dua pintu khusus.

Bagi penggemar Xiaomi yang beruntung memiliki ketiga model, memutuskan kendaraan performa tinggi mana yang akan dikendarai setiap pagi pasti akan menjadi masalah yang menyenangkan. Inovasi ini menunjukkan betapa seriusnya Xiaomi dalam menantang dominasi supercar Eropa di segmen mobil listrik performa tinggi.

Content image for article: Xiaomi GT Siap Tantang Supercar Eropa dengan Tenaga 2.054 HP

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.