📑 Daftar Isi

Xiaomi Siapkan SUV Camping Sky Nomad N90 dengan Jangkauan 1.500 Km

Xiaomi Siapkan SUV Camping Sky Nomad N90 dengan Jangkauan 1.500 Km

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Xiaomi memperluas jajaran kendaraan listriknya dengan meluncurkan sub-merek baru bernama Sky Nomad, yang secara khusus menargetkan para penggemar aktivitas luar ruangan. Langkah ini menandai perubahan strategi besar bagi raksasa teknologi China tersebut, yang selama ini hanya memproduksi mobil listrik murni. Kini, Xiaomi siap merambah segmen kendaraan dengan teknologi EREV yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin sebagai generator pengisi daya.

Sub-merek Sky Nomad akan menggunakan nama China Xun Tian, yang berarti “mencari langit,” mengisyaratkan gaya hidup petualang yang ingin diusung. Kendaraan pertama dari lini ini adalah SUV full-size bernama N90, yang telah tertangkap kamera mata-mata di China saat menjalani uji coba jalan. Dari foto-foto tersebut, terlihat jelas bahwa kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para penggemar “glamping,” yaitu tren berkemah yang mengutamakan kenyamanan premium.

Salah satu fitur paling menonjol dari Sky Nomad N90 adalah tenda atap built-in yang ramping. Tenda dengan kanvas krem dan jaring nyamuk hitam ini pada dasarnya menciptakan loteng pribadi di atas mobil untuk menginap di alam liar. Untuk menunjang petualangan, SUV ini juga kemungkinan akan menawarkan kursi belakang yang dapat dilipat rata dan stopkontak AC berdaya tinggi, sehingga pengguna bisa menyalakan pemanggang listrik atau TV 65 inci langsung dari kendaraan.

Spesifikasi dan Dimensi Sky Nomad N90

Sky Nomad N90 memiliki dimensi yang sangat besar, dengan panjang lebih dari 5.300 mm dan jarak sumbu roda mencapai 3.100 mm. Pembeli dapat memilih antara konfigurasi kursi lima tempat duduk atau tujuh tempat duduk, tergantung kebutuhan keluarga. Penamaan “90” menyelaraskan kendaraan ini dengan SUV flagship premium lainnya di China, seperti Li Auto L9, Denza N9, SAIC IM LS9, dan XPeng GX.

Fitur mekanis yang paling menarik adalah penggunaan sistem EREV (Extended-Range Electric Vehicle). Sistem ini menggunakan mesin bensin turbo 1,5 liter yang berfungsi semata-mata sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh memungkinkan SUV ini menempuh jarak 400 km hingga 500 km hanya dengan tenaga baterai. Ketika generator bensin aktif, total jarak tempuh komprehensif bisa melebihi 1.500 km.

Konfigurasi motor ganda memberikan performa all-wheel-drive yang cocok untuk medan tidak rata atau off-road ringan. Untuk mengelola ukurannya yang besar, tim teknik Xiaomi membekali N90 dengan suspensi udara adaptif dan sistem kemudi roda belakang. Kedua fitur ini akan memudahkan manuver SUV raksasa ini di ruang sempit. Ban standar berukuran 19 inci, sementara varian Premium kemungkinan akan menawarkan opsi roda yang lebih besar.

Sensor LiDAR yang terpasang di atap mengindikasikan bahwa kendaraan ini akan dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih dan kemampuan mengemudi otomatis untuk perjalanan jauh di jalan tol. Ini sejalan dengan ambisi Xiaomi untuk menghadirkan Fitur Terbaru dalam teknologi otonom.

Strategi Produksi dan Pemasok Baterai

Di balik layar, Xiaomi mengubah strategi manufakturnya untuk menjaga biaya produksi tetap terkendali. Untuk model sebelumnya seperti SU7, perusahaan mengandalkan raksasa baterai CATL dan BYD. Namun, untuk lini Sky Nomad, Xiaomi mengganti mitra rantai pasokannya. Sunwoda dipilih untuk memasok 60 persen paket baterai, sementara CALB menyediakan 40 persen sisanya.

Pendekatan dual-supplier ini diharapkan dapat membantu perusahaan mengoptimalkan biaya produksi dan mengurangi risiko keterlambatan produksi jika salah satu pabrik mengalami masalah pasokan. Langkah ini menunjukkan seberapa cepat Xiaomi berkembang untuk mengamankan pangsa pasar yang lebih besar di pasar otomotif global. Perusahaan ini juga telah menjalin kemitraan dengan berbagai pemasok untuk memastikan Standarisasi Baterai Global.

Kesuksesan Xiaomi di pasar domestik sangat signifikan. Pada Mei 2026 saja, perusahaan mengirimkan 32.759 kendaraan. Model SU7 menyumbang 24.023 pengiriman, menjadikannya mobil terlaris ketiga di China. Peralihan ke teknologi range-extended ini berarti ekspansi besar bagi raksasa elektronik tersebut dan berpotensi menghasilkan angka penjualan yang lebih besar lagi.

## Harga dan Ketersediaan

Xiaomi berencana untuk secara resmi memperkenalkan Sky Nomad N90 pada kuartal keempat tahun 2026. Sumber industri memperkirakan harga eceran akan berkisar antara RMB 200.000 hingga RMB 450.000 (sekitar €25.200 hingga €56.800). Kisaran harga ini membuat SUV full-size ini cukup kompetitif melawan rival premium yang sudah mapan.

Apakah pasar internasional akan menerima SUV raksasa dari perusahaan teknologi ini masih menjadi pertanyaan terbuka. Namun, kombinasi jarak tempuh 1.500 km dan kamar tidur atap built-in pasti akan menarik perhatian para penggemar petualangan. Xiaomi juga tengah mengembangkan Mobil Sport Listrik yang menunjukkan ambisi mereka di berbagai segmen otomotif.

Dengan segala inovasi yang dihadirkan, Sky Nomad N90 siap menjadi pesaing serius di segmen SUV premium China. Perpaduan antara teknologi EREV, fitur glamping, dan harga kompetitif menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna untuk petualangan dan penggunaan sehari-hari.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.