📑 Daftar Isi

Seorang pria berdiri di atas kepala robot raksasa di dunia game gen Atlas

Gen Atlas: Game Anyar Fumito Ueda, Pilot Kepala Robot Raksasa

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Fumito Ueda, kreator Ico dan Shadow of the Colossus, umumkan game terbaru berjudul gen Atlas.
  • Pemain akan menerbangkan kepala robot raksasa di dunia teknologi tinggi yang sedang runtuh.
  • Game ini akan rilis di PS5, Xbox Series X/S, dan PC, diterbitkan oleh Epic Games.
  • Belum ada tanggal rilis; diingatkan bahwa The Last Guardian butuh waktu hampir satu dekade.
  • Lingkungan game penuh teka-teki, makhluk parasit, dan struktur kolosal.

Telset.id – Fumito Ueda, kreator di balik Ico, Shadow of the Colossus, dan The Last Guardian, akhirnya mengumumkan proyek terbarunya: gen Atlas. Game ini memungkinkan pemain untuk menerbangkan kepala robot raksasa di dunia yang penuh teka-teki dan lingkungan yang keras.

Diumumkan pada 5 Juni 2026, gen Atlas melanjutkan tradisi Ueda dalam menghadirkan duo tak terduga. Kali ini, pemain akan mengendalikan sebuah kepala robot raksasa di tengah lingkungan teknologi tinggi yang tampaknya sedang dalam kemunduran. Trailer yang dirilis memperlihatkan pemandangan alam yang tidak ramah serta narasi yang seakan terukir di dalam dunia game itu sendiri.

Proyek ini sebenarnya sudah kami liput sejak tahun 2024 saat belum memiliki judul resmi. Kini, game tersebut resmi bernama gen Atlas. Berdasarkan siaran pers resmi, “Struktur kolosal membentang di dataran tak berujung, fasilitas terbengkalai, dan lautan yang selalu berubah. Sisa-sisa dari desain agung berserakan di permukaan planet ini.”

Pemain akan banyak melakukan pemindaian dan menghadapi sekelompok makhluk parasit. Banyak pertanyaan yang masih belum terjawab tentang mekanisme gameplay dan cerita mendalamnya. Yang jelas, gen Atlas akan menjadi game yang sarat dengan atmosfer khas Ueda: sunyi, megah, dan misterius.

Spesifikasi dan Platform

gen Atlas akan diterbitkan oleh Epic Games. Kabar baiknya, game ini tidak hanya hadir di PS5, tetapi juga untuk pertama kalinya dalam sejarah game besutan Ueda, akan dirilis di Xbox Series X/S dan PC. Sayangnya, belum ada tanggal peluncuran yang diumumkan.

Perlu diingat, The Last Guardian sebelumnya membutuhkan waktu hampir satu dekade dalam pengembangan. Jadi, para penggemar disarankan untuk tidak terlalu bersemangat menanti tanggal rilis dalam waktu dekat. Proyek ambisius seperti ini memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Seorang pria berdiri di atas kepala robot.

Ini menjadi langkah besar bagi Ueda dan timnya di genDESIGN. Ekspansi ke platform Xbox dan PC membuka peluang lebih luas bagi para gamer untuk menikmati karya sang maestro. Namun, dengan track record pengembangan game Ueda yang panjang, para pemain mungkin harus bersabar.

Dari segi cerita, gen Atlas diprediksi akan memiliki kedalaman emosional yang kuat, mirip dengan game-game sebelumnya. Hubungan antara pemain dan robot raksasa ini kemungkinan besar akan menjadi inti dari narasi, mengikuti pola khas Ueda yang selalu menghadirkan ikatan unik antara karakter.

Para penggemar tentu bertanya-tanya bagaimana mekanisme menerbangkan kepala robot ini akan bekerja. Apakah akan ada sistem kontrol yang rumit atau justru sederhana namun penuh makna? Semua masih misteri hingga pengumuman lebih lanjut.

Dengan dunia yang terus berubah dan desain yang megah, gen Atlas menjanjikan pengalaman eksplorasi yang tak terlupakan. Setiap sudut dunia game ini sepertinya dirancang untuk menyimpan cerita dan rahasia yang menunggu untuk diungkap.

Komentar

Belum ada komentar.