📑 Daftar Isi

Seseorang memegang konsol Nintendo Switch

Nintendo Hentikan Penjualan Switch 1 di Eropa pada 2027

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Nintendo akan menghentikan penjualan Switch 1 di Eropa pada Februari 2027
  • Keputusan ini untuk mematuhi aturan baterai Uni Eropa yang baru
  • Nintendo akan menjual versi Switch 2 dengan baterai dapat diganti mulai musim gugur 2026
  • Joy-Con dengan baterai swappable akan tersedia mulai musim panas 2026
  • Beberapa periferal seperti Switch Pro Controller akan dihentikan produksinya
  • Perubahan berlaku untuk 34 pasar yang dilayani Nintendo of Europe

Telset.id – Nintendo akan menghentikan penjualan konsol Switch generasi pertama di Eropa dan beberapa pasar lainnya pada Februari 2027, hanya beberapa minggu menjelang ulang tahun kesepuluh sistem tersebut. Keputusan ini diambil untuk mematuhi aturan Uni Eropa yang mewajibkan perangkat tertentu memiliki baterai yang mudah diganti oleh pengguna.

Perusahaan asal Jepang itu menyatakan akan terus memproduksi Switch, Switch Lite, dan Switch — OLED Model sepanjang tahun 2026. Nintendo mencatat bahwa varian-varian tersebut “harus tersedia secara luas di Eropa sepanjang tahun ini.” Namun, Nintendo tidak akan lagi menjual perangkat tersebut ke pengecer atau melalui Nintendo Store di pasar tertentu mulai awal 2027.

Belum jelas apakah perubahan ini akan berlaku secara global. Engadget telah menghubungi Nintendo untuk klarifikasi. Namun, mungkin masuk akal bagi perusahaan untuk berhenti memproduksi dan menjual sistem Switch 1 sepenuhnya di tengah meningkatnya biaya manufaktur dan transisi ke Nintendo Switch 2.

Aturan Baterai Uni Eropa Jadi Pemicu

Nintendo mengakhiri penjualan Switch di Eropa untuk mematuhi aturan baru Uni Eropa yang menetapkan bahwa perangkat tertentu harus memudahkan pengguna mengganti baterai. Untuk itu, perusahaan akan menghentikan beberapa versi produk yang ada dan menggantinya dengan versi yang memiliki baterai yang dapat diganti pengguna, termasuk Nintendo Switch 2.

Nintendo akan mulai menjual versi konsol saat ini dengan baterai yang dapat diganti di pasar tertentu mulai musim gugur tahun ini. Switch 2 yang direvisi ini akan memiliki kapasitas baterai yang sedikit lebih kecil dibandingkan versi saat ini, yaitu 5172mAh versus 5220mAh, atau berkurang sekitar 1 persen. Sistem ini akan menjadi sekitar 10g (0.4oz) lebih berat dari model saat ini, dengan setiap Joy-Con 2 menambah ekstra 2g, sehingga total berat mencapai sekitar 548g (19.3oz).

Joy-Con dengan baterai yang dapat diganti akan mulai tersedia di rak paling cepat musim panas ini, diikuti oleh kontroler Joy-Con 2 pada musim dingin tahun ini, serta Switch 2 Pro Controller, Nintendo 64 controller untuk Switch, dan GameCube controller untuk Switch 2. Nintendo mencatat bahwa jadwal ini bisa berubah tergantung pada faktor-faktor seperti manufaktur dan distribusi.

Perangkat yang Akan Dihentikan

Beberapa periferal tidak akan diganti dengan versi yang memiliki baterai yang dapat diganti. Dengan demikian, Nintendo akan menghentikan produksi Switch Pro Controller, kontroler Sega Mega Drive dan SNES untuk Switch, serta Pokémon Go Plus+.

Perusahaan menyatakan perubahan ini akan berlaku untuk pasar yang dilayani oleh Nintendo of Europe. Pasar-pasar tersebut meliputi Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Irlandia, Italia, Kerajaan Arab Saudi, Latvia, Lituania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Oman, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Uni Emirat Arab, dan Inggris Raya.

Keputusan Nintendo ini menandai babak baru dalam siklus hidup konsol Switch yang telah sukses besar selama hampir satu dekade. Dengan berhentinya penjualan di Eropa, pengguna di kawasan tersebut harus bersiap beralih ke Nintendo Switch 2 yang telah memenuhi standar regulasi terbaru. Bagi pengguna yang masih menggunakan Switch generasi pertama, penting untuk mengetahui konsekuensi hukum terkait Joy-Con yang pernah menimpa Nintendo.

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa era Switch 1 akan segera berakhir secara global, meskipun Nintendo belum mengonfirmasi jadwal penghentian penjualan di pasar lain seperti Amerika dan Asia. Pengguna yang ingin tetap menggunakan Switch 1 di Eropa disarankan untuk membeli konsol tersebut sebelum awal 2027.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal rilis game terbaru dapat disimak dalam Nintendo Direct Juni 2026 yang membahas bocoran game Zelda dan judul-judul lainnya.

Dengan transisi ke Switch 2 yang memiliki baterai dapat diganti, Nintendo berupaya mematuhi regulasi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna. Meskipun kapasitas baterai sedikit berkurang, peningkatan kemudahan penggantian baterai menjadi nilai tambah yang signifikan bagi konsumen di Eropa.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.