📑 Daftar Isi

Anker Solix E10 sistem baterai rumah pintar dengan power dock dan panel surya

Anker Solix E10: Baterai Rumah Pintar Hemat Listrik

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Anker Solix E10 adalah sistem baterai rumah pintar seharga USD 7.200 yang mampu menyimpan hingga 12 kWh listrik
  • Berhasil menekan tagihan listrik dari potensi USD 372 menjadi USD 156 per bulan di Kansas City
  • Menggunakan baterai LFP yang sama dengan Tesla dan BYD, masa pakai hingga 10 tahun
  • Fitur Storm Guard otomatis mengisi baterai saat cuaca buruk, namun perlu dinonaktifkan di daerah sering badai
  • Panel surya 440-watt hanya menghasilkan 25 kWh per bulan, disarankan dipasang di atap optimal
  • Tersedia opsi pembiayaan 0% dengan cicilan USD 167 per bulan selama 2 tahun

Telset.id – Seorang jurnalis teknologi di Kansas City, AS, menguji sistem baterai rumah pintar Anker Solix E10 untuk mengatasi tagihan listrik yang membengkak akibat tarif berbasis waktu penggunaan (time-of-use) dari penyedia listrik setempat. Solusi ini berhasil menekan biaya listrik bulanan secara signifikan, dari potensi lebih dari USD 350 menjadi sekitar USD 156, dengan memanfaatkan penyimpanan energi murah di malam hari.

Masalah utama bermula dari rumah berusia 120 tahun seluas 2.000 kaki persegi yang dihuni di Kansas City. Iklim kontinental yang lembap membuat biaya pendinginan dan pemanas melonjak. Pada September tahun lalu, tagihan listrik mencapai USD 372. Untuk menghindari pengeluaran serupa di musim panas mendatang, sang jurnalis memutuskan menguji sistem Anker Solix E10 seharga USD 7.200 yang mencakup dua baterai dan satu power dock.

Mengatasi Tarif Listrik Berbasis Waktu

Penyedia listrik Evergy menerapkan skema Nights & Weekends Max Plan, di mana tarif malam hari bisa serendah 2 sen per kilowatt-jam, namun melonjak hingga 36 sen pada sore hari musim panas. Sebagai perbandingan, paket standar tanpa bonus atau denda waktu biayanya 14 sen per kilowatt-jam sepanjang musim panas. Dengan sistem Solix E10, baterai diisi saat tarif murah di malam hari dan digunakan saat tarif mahal di siang hari.

Hasilnya cukup impresif. Pada bulan Mei, jika menggunakan paket tarif musim panas standar dengan konsumsi daya yang sama, tagihan diperkirakan mencapai USD 185. Namun berkat sistem baterai, tagihan riil hanya USD 102. Untuk bulan Juni, tagihan diproyeksikan hanya USD 156, padahal di rumah lama yang luasnya setengah dari rumah saat ini, tagihan Juni sebelumnya mencapai USD 231. Ini berarti penghematan sekitar USD 75 hingga USD 200 per bulan tergantung metode kalkulasi.

Spesifikasi dan Cara Kerja Anker Solix E10

Anker Solix E10 menggunakan baterai litium besi fosfat (LFP) yang sama dengan teknologi pada kendaraan listrik Tesla dan BYD. Teknologi ini menawarkan masa pakai lebih panjang dan risiko kebakaran lebih rendah dibandingkan kimia NMC yang lebih umum. Sistem ini dirancang beroperasi aman pada suhu -3 hingga 130 derajat Fahrenheit, sehingga cocok ditempatkan di basement yang bersuhu stabil antara 50 hingga 70 derajat.

Sistem yang diuji mampu menyimpan hingga 12 kilowatt-jam. Dalam sebulan terakhir, pemilik menggunakan rata-rata 37,4 kilowatt-jam per hari, dengan rincian 440 kilowatt-jam dari daya super-off-peak (mengisi baterai) dan hanya 21 kilowatt-jam dari daya puncak (saat baterai habis atau mode storm aktif). Sistem ini memerlukan instalasi profesional. Seorang teknisi listrik setempat memasang baterai, unit kontrol, smart switch, dan dua panel surya dalam waktu sekitar empat jam.

Fitur Storm Guard menjadi nilai tambah, karena secara otomatis mengisi ulang baterai saat cuaca buruk diperkirakan melanda. Namun, karena Kansas City sering dilanda badai musim panas, fitur ini justru aktif hampir setiap minggu dan mengisi baterai saat tarif puncak 27 sen per kilowatt-jam. Pemilik akhirnya menonaktifkan fitur tersebut.

Biaya dan Pengembalian Investasi

Dengan harga USD 7.200 ditambah biaya pemasangan setengah hari kerja teknisi listrik, Anker Solix E10 memang memerlukan investasi awal yang tidak kecil. Namun, Anker menyatakan sistem ini mampu bertahan hingga sepuluh tahun, dan diperkirakan masih memiliki 80% kapasitas saat ini pada tahun 2037. Saat ini tersedia opsi pembiayaan 0% di situs Anker, dengan cicilan USD 167 per bulan selama dua tahun.

Dalam skenario ekstrem, penghematan bulanan bisa menutupi cicilan tersebut. Panel surya 440-watt yang disertakan hanya menghasilkan sekitar 25 kilowatt-jam per bulan, jauh di bawah potensi maksimalnya. Dengan harga USD 999 untuk dua panel, pemilik menyarankan pemasangan di atap dengan posisi optimal untuk hasil maksimal.

Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemudahan penggunaan melalui aplikasi Anker yang intuitif. Pengguna cukup memasukkan tarif dan jadwal listrik—termasuk hingga empat periode harian dan variasi musiman—dan aplikasi akan mengatur pengisian baterai secara otomatis. Aplikasi juga memberikan wawasan mendetail tentang konsumsi daya rumah tangga.

Bagi yang tertarik dengan teknologi hemat energi serupa, Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang Cara Time Travel Google Maps atau melihat Fitur Terbaru iOS 27.

Kesimpulan: Solusi Nyata untuk Rumah Modern

Meskipun cuaca di Kansas City menawarkan sedikit hari yang nyaman, sistem baterai rumah pintar Anker Solix E10 terbukti mampu mengubah pola konsumsi listrik secara drastis. Pemilik rumah kini tidak lagi khawatir menyalakan lampu di ruangan kosong, menjalankan AC portabel di malam hari, atau memutar musik di seluruh rumah. Semua aktivitas itu hanya membutuhkan biaya listrik 2-3 sen per kilowatt-jam, jauh lebih murah dari rata-rata biaya listrik seumur hidup.

Yang paling diuntungkan mungkin adalah putri pemilik rumah yang berusia 11 tahun, yang tidak lagi harus mendengar omelan tentang mematikan lampu. Sistem ini membuktikan bahwa teknologi penyimpanan energi bukan lagi sekadar gadget untuk penggemar solar atau preppers, melainkan peralatan esensial yang bisa mengubah cara kita menikmati rumah tanpa stres memikirkan tagihan listrik.

Komentar

Belum ada komentar.