Telset.id – Samsung akhirnya menjawab kritik penggemar soal kapasitas baterai yang mandek di 5.000 mAh selama beberapa generasi. Bocoran terbaru mengungkapkan bahwa Galaxy S27 Ultra akan hadir dengan baterai 6.000 mAh, sebuah lompatan besar yang sudah lama dinantikan.
Informasi ini pertama kali dibagikan oleh tipster Debayan Roy melalui akun X miliknya pada 31 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut, Roy menyebutkan spesifikasi “Bigger battery (<6000 mAh)” untuk Galaxy S27 Ultra. Meski track record sang tipster masih simpang siur, data ini patut dicermati karena sejalan dengan rumor lain yang beredar.
Perlu dipahami perbedaan antara kapasitas tipikal dan kapasitas terukur. Kapasitas tipikal adalah rata-rata produksi dari satu batch pabrik, sementara kapasitas terukur adalah angka minimum yang dijamin. Pabrikan kerap menggunakan angka tipikal yang lebih besar untuk pemasaran. Jika angka 6.000 mAh adalah kapasitas tipikal, maka kapasitas terukurnya bisa sedikit di bawah itu.
Selain baterai, Galaxy S27 Ultra juga dikabarkan akan mendukung pengisian daya nirkabel Qi2. Teknologi ini memungkinkan penggunaan aksesori berbasis magnet, mirip dengan ekosistem MagSafe milik Apple. Ini menjadi angin segar bagi pengguna yang menginginkan kemudahan dalam pengisian daya dan penggunaan aksesori.
Spesifikasi Unggulan Galaxy S27 Ultra
Roy juga membocorkan sejumlah spesifikasi lain yang membuat Galaxy S27 Ultra tampil mengesankan. Layar yang digunakan adalah panel OLED M16 6,9 inci 2K dengan bentuk flat, generasi terbaru dari Samsung Display yang diklaim lebih terang dan lebih efisien. Dapur pacunya mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang diproduksi dengan proses 2nm, menjanjikan performa yang jauh lebih kencang.
Bidang memori juga mendapat peningkatan signifikan. Galaxy S27 Ultra akan menggunakan RAM LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0. Dibandingkan LPDDR5X, LPDDR6 menawarkan peningkatan data rate hingga 125%, bandwidth dua kali lipat, dan efisiensi daya yang lebih baik. Ini adalah kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan performa multitasking dan gaming maksimal.
Di sektor kamera, Samsung dikabarkan akan menyederhanakan konfigurasi menjadi tiga kamera: kamera utama 200MP dengan sensor HP6 yang dilengkapi OIS, kamera ultrawide 50MP, dan kamera periskop 50MP dengan zoom optik 5x. Rumor ini sejalan dengan spekulasi sebelumnya bahwa Samsung akan menghilangkan kamera telefoto 3x.
Bagi yang penasaran dengan pengembangan perangkat wearable Samsung, Anda bisa menyimak Fitur Terbaru dari tracker murah pengganti Galaxy Watch.
Desain Baru dengan Kamera Horizontal
Salah satu perubahan paling mencolok adalah desain kamera belakang. Galaxy S27 Ultra dikabarkan akan menggunakan modul kamera horizontal, bukan vertikal seperti pendahulunya. Informasi ini memang terdengar mencurigakan, namun telah bocor dari berbagai sumber, termasuk orang dalam industri asal Korea Selatan. Ini menandakan bahwa Samsung sedang mempersiapkan desain yang benar-benar baru untuk flagship terbarunya.
Bicara soal perangkat lipat, Samsung juga tengah mempersiapkan Galaxy Z Fold 8 untuk melawan kompetitor.
Samsung Jajaki Liquid Cooling
Rumor paling menarik dan paling “pinggiran” datang dari media Korea Sisa Journal e. Samsung dikabarkan sedang mempertimbangkan penggunaan sistem pendingin cair (liquid cooling) untuk Galaxy S27 Ultra. Teknologi ini sebenarnya sudah pernah diterapkan di RedMagic 11 Pro pada Desember 2025, namun belum banyak diadopsi pabrikan lain.
Samsung bukanlah pendatang baru dalam hal solusi pendinginan inovatif. Galaxy Note 9, misalnya, sudah memiliki sistem pendingin yang menggunakan air dan karbon. Meski tidak menggunakan pompa, metode pasif dengan menguapkan tetesan air untuk menyerap panas dari prosesor dinilai cukup cerdik pada masanya.
“Karena liquid cooling menggunakan kipas pendingin memiliki masalah kebisingan dan banyak keterbatasan lainnya, kami fokus pada liquid cooling dan mempertimbangkan arah untuk memaksimalkan performa melalui struktur yang terhubung langsung ke AP,” ujar Park Min, peneliti senior Samsung, dalam sebuah seminar di Korea.
Park juga mengungkapkan bahwa Apple sedang mengembangkan sistem pendingin aktif untuk perangkat elektronik kecil seperti tablet dan ponsel, dan saat ini berada pada tahap pengajuan paten. Samsung tampaknya tidak ingin tertinggal dalam perlombaan teknologi pendinginan ini.
Untuk informasi lebih dalam tentang strategi pendinginan Samsung, simak artikel tentang Liquid Cooling yang sedang dijajaki untuk Galaxy masa depan.
Baca Juga:
Kesimpulannya, Galaxy S27 Ultra menjanjikan lompatan besar di sektor baterai, desain, dan pendinginan. Jika semua rumor ini terbukti benar, Samsung akhirnya memberikan upgrade substansial yang selama ini dikritik oleh para penggemar. Namun, karena sebagian besar informasi berasal dari tipster yang belum terverifikasi, kita perlu menunggu konfirmasi resmi dari Samsung.
Yang jelas, persaingan di pasar flagship 2027 akan semakin panas. Apple dengan iPhone 17 Pro Max-nya, Google dengan Pixel 10 Pro XL, dan Samsung dengan Galaxy S27 Ultra akan saling sikut. Bagi konsumen, ini adalah kabar baik karena berarti lebih banyak pilihan dan inovasi.





Komentar
Belum ada komentar.