📑 Daftar Isi

World of Warcraft: Forever dari Blizzard Entertainment

Blizzard Tegaskan WoW: Forever Tak Akan Pakai Ras Modern Retail

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Blizzard pastikan WoW: Forever tak hadirkan ras modern retail
  • Ras seperti Vulpera, Goblins, dan Haranir tidak akan muncul
  • Fokus pada lore dasar Warcraft dan kontinuitas mandiri
  • Cerita lebih membumi, pemain hanya "A hero" bukan THE hero
  • Blizzard aktif memerangi real-money trading (RMT)

Telset.id – Blizzard Entertainment memastikan World of Warcraft: Forever tidak akan menghadirkan ras-ras modern dari World of Warcraft retail. Keputusan ini menegaskan bahwa WoW: Forever berdiri di lintasan cerita dan kontinuitasnya sendiri, terpisah dari versi retail yang selama ini dikenal pemain.

Kepastian itu disampaikan Blizzard dalam wawancara dengan TechRadar Gaming. Tim WoW: Forever membahas penambahan ras Skyborne yang kontroversial beserta rencana masa depan game tersebut. Dalam kesempatan itu, Blizzard menyatakan tidak berencana menghadirkan kembali ras apa pun dari ekspansi berbasis Azeroth, seperti Battle for Azeroth, Shadowlands, atau Midnight.

“We have no plans to add races from WoW’s expansions at this time,” ujar Blizzard. Artinya, penggemar tidak perlu berharap melihat ras baru seperti Vulpera, Goblins, atau Haranir hadir di WoW: Forever.

Alasan Blizzard menghindari tambahan anyar dari retail WoW cukup jelas. Mereka ingin membangun di atas game Warcraft orisinal karena WoW: Forever pada dasarnya eksis dalam timeline-nya sendiri. “Our main focus for the game is to build off the foundational lore of Warcraft,” kata Blizzard. Fokus utama itu diarahkan pada game RTS (real-time strategy), dan hal tersebut sudah terlihat sejak awal lewat konten yang melanjutkan peristiwa kampanye Warcraft 3: Forsaken Kingdom.

Kontinuitas Sendiri Jadi Alasan Utama

Blizzard menilai salah satu hal yang membebaskan dari kehadiran game ini adalah kontinuitasnya yang mandiri. Menurut mereka, WoW: Forever bisa membentuk jalur sendiri dan menceritakan kisah yang mengutamakan dunia WoW: Forever. Blizzard menegaskan tidak adil bagi WoW: Forever dan para pemain yang ingin melihat arah dunia ini jika tim menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan cerita yang sudah diceritakan secara panjang lebar di game modern.

Blizzard juga menyebut akan menjaga cerita tetap sangat membumi. Mereka menjelaskan bahwa taruhan di WoW modern sangat luas dan memiliki bobot karena seberapa jauh karakter pemain telah melangkah di dunia tersebut. Sebaliknya, WoW: Forever akan dimulai dari titik yang sangat berbeda.

“We may be a part of larger narratives and events, but how we interact with those narratives will be more subtle and grounded, just as was the case in original WoW,” ujar tim tersebut. Mereka menekankan bahwa pemain bukanlah THE hero di WoW: Forever, melainkan hanya A hero.

Meski begitu, Blizzard memberi sedikit teaser. Mereka menyatakan bukan berarti tidak akan pernah mengunjungi beberapa tempat yang muncul di ekspansi WoW selanjutnya. Namun, saat ini mereka cukup berkomitmen untuk menghadirkan versi WoW: Forever dari tempat-tempat tersebut, bukan sekadar mengulang versi yang sudah pernah dilihat pemain.

Pendekatan ini sejalan dengan filosofi “Classic Plus” yang dijelaskan Blizzard dalam sejumlah kesempatan. Tim WoW: Forever memakai pilar desain tertentu untuk tetap setia pada desain inti, pacing, dan tone game orisinal. Bahkan, Blizzard sempat menjelaskan alasan WoW: Forever tidak akan memiliki Summoning Stones karena akses teleportasi yang mudah dinilai menyusutkan dunia dan mengikis pilar desain intinya. Bagi pemain yang mengikuti arah pengembangan game bergaya klasik, konteks ini memberi gambaran bahwa keputusan soal ras bukan langkah tunggal, melainkan bagian dari pendekatan menyeluruh.

Di sisi lain, keputusan soal ras ini menimbulkan pertanyaan bagi sebagian pemain. Ras Skyborne sendiri sempat menuai kontroversi karena menghadirkan faksi ganda. Blizzard mengakui bahwa mereka mungkin sesekali membuat pilihan berani. Namun, untuk ras dari ekspansi modern, sikap mereka tegas: tidak ada rencana pada saat ini.

Pemain yang terbiasa dengan keragaman ras di retail WoW tentu merasakan perbedaan besar. Di retail, penambahan ras kerap menjadi daya tarik ekspansi. Di WoW: Forever, daya tarik justru diarahkan pada kesetiaan terhadap lore dasar Warcraft dan pengalaman yang lebih membumi. Ini menempatkan WoW: Forever sebagai pengalaman yang berbeda, bukan sekadar versi lain dari retail.

Selain soal ras, Blizzard juga mengonfirmasi bahwa mereka aktif berupaya memerangi real-money trading (RMT) di WoW: Forever. Langkah ini menunjukkan bahwa tim tidak hanya fokus pada konten naratif, tetapi juga pada kesehatan ekosistem game secara keseluruhan.

Dampak bagi Pemain dan Arah Game

Keputusan untuk tidak menghadirkan ras modern memperjelas posisi WoW: Forever di mata pemain. Mereka yang mengharapkan pengalaman serupa retail perlu menyesuaikan ekspektasi. Sebaliknya, pemain yang merindukan nuansa Warcraft orisinal mendapat sinyal bahwa game ini dibangun dengan pendekatan berbeda.

Blizzard menegaskan fokusnya pada lore fundamental Warcraft dan kontinuitas mandiri. Dengan demikian, cerita yang dihadirkan akan lebih subtle dan grounded dibanding retail. Pendekatan ini juga menegaskan bahwa pemain bukanlah pusat semesta, melainkan bagian dari dunia yang lebih besar.

Bagi industri, pernyataan Blizzard menunjukkan strategi yang konsisten dalam mengelola waralaba besar. Alih-alih menumpuk seluruh elemen dari versi modern, tim memilih membangun identitas sendiri. Ini menjadi contoh bagaimana sebuah game dapat berdiri di timeline berbeda tanpa harus meniru versi utamanya.

Sejauh ini, tidak ada informasi soal tanggal rilis atau daftar ras yang akan hadir di WoW: Forever selain Skyborne. Blizzard hanya menegaskan tidak ada rencana menghadirkan ras dari ekspansi WoW saat ini. Pemain yang menantikan kejelasan lebih lanjut perlu menunggu pengumuman resmi berikutnya.

Yang jelas, arah WoW: Forever kini semakin terang: fokus pada lore dasar Warcraft, kontinuitas mandiri, cerita yang membumi, dan penanganan RMT. Bagi pemain, keputusan soal ras menjadi penanda bahwa game ini menempuh jalur yang sengaja dibedakan dari retail.

World of Warcraft: Forever

Bagi sebagian penggemar, langkah Blizzard ini justru memperkuat daya tarik WoW: Forever sebagai pengalaman klasik yang tidak terkontaminasi elemen modern. Namun, bagi yang berharap melihat Vulpera, Goblins, atau Haranir, kabar ini menjadi kekecewaan. Terlepas dari itu, Blizzard tampak konsisten dengan visi yang mereka bangun sejak awal.

Ke depannya, pertanyaan soal ras mana yang akan hadir dan bagaimana cerita berkembang masih terbuka. Blizzard hanya menegaskan komitmen pada lore fundamental dan kontinuitas mandiri. Pernyataan ini menjadi acuan utama bagi pemain dalam memahami arah WoW: Forever.

[ META_DESCRIPTION ]
Blizzard menegaskan WoW: Forever tidak akan menghadirkan ras modern retail seperti Vulpera, Goblins, atau Haranir. Fokus pada lore dasar Warcraft.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.