📑 Daftar Isi

Ilustrasi data center dengan kata "AI" dari balok kayu di atas peta Amerika Serikat dan bendera AS.

Data Center Hyperscaler 2.232 Acre di Florida Picu Protes Warga

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Data center hyperscaler seluas 2.232 acre diusulkan di Osceola County, Florida
  • Situs lebih luas dari Central Park dan dipasarkan untuk hyperscaler sejak Juli 2026
  • Duke Energy dikonfirmasi mampu memasok listrik, bergantung sumber daya air signifikan
  • Warga khawatir dampak ke satwa liar, air, dan infrastruktur yang sudah terbebani
  • Keputusan pembangunan berada di tangan pemimpin lokal Osceola County

Telset.id – Rencana pembangunan data center hyperscaler seluas 2.232 acre di Osceola County, Florida, memicu kekhawatiran warga setempat terhadap dampak pada satwa liar dan cadangan air. Kawasan yang selama puluhan tahun menjadi lahan pertanian dan peternakan itu kini berubah menjadi kawasan permukiman dan industri, dan situs baru ini disebut akan menjadi perubahan terbesar yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Proyek tersebut dipasarkan secara khusus untuk hyperscaler, dengan properti mulai ditawarkan secara online sejak Juli 2026. Jika diterima, lokasi seluas 2.200 acre ini akan menempati area yang lebih luas daripada Central Park di New York. Pasokan listrik pun telah diatur, dengan perusahaan listrik regional Duke Energy dikonfirmasi mampu memasok kebutuhan energi fasilitas tersebut setelah selesai dibangun.

Langkah otoritas Osceola County dan perusahaan real estate yang menaungi proyek ini pada dasarnya menargetkan pembelian lahan oleh raksasa teknologi. Amazon Web Services, Microsoft Azure, Google Cloud, Meta Platforms, IBM Cloud, Apple, dan Oracle Cloud Infrastructure termasuk dalam kategori hyperscaler, masing-masing mengoperasikan data center dalam skala masif. Jejak ekologis dari pengembangan semacam ini kerap menjadi sorotan, membawa manfaat berupa lapangan kerja konstruksi dan rantai pasok lokal, namun juga berdampak langsung pada satwa liar dan air. Belum lagi persoalan kebisingan.

Data center

Warga dan Satwa Liar di Tengah Ekspansi Infrastruktur

Bagi kawasan seperti Osceola County, yang hingga beberapa waktu lalu relatif tidak banyak berubah selama puluhan tahun, kehadiran data center hyperscale menjadi perubahan terbesar sejauh ini. Angelo Chiarelli, seorang warga lokal sekaligus fotografer konservasi yang karyanya merekam penyusutan habitat di sekitar Osceola, menyebut situasi ini sebagai peringatan.

“Ini adalah panggilan bangun,” ujarnya. “Sungguh, tentang cara hidup para peternak dan orang-orang seperti saya yang datang ke sini untuk memotret, seolah-olah itu tidak akan ada lagi di sini.”

Dengan pembangunan lain yang membebani infrastruktur lokal — salah satu pemilik usaha setempat mencatat waktu tempuh di sekitar Osceola kini lebih lama — dampak pembangunan data center disambut dengan kekhawatiran. Kekhawatiran soal air tampaknya juga dibagikan Duke Energy, yang menyoroti bahwa kemampuannya menyalurkan energi ke lokasi tersebut bergantung pada ketersediaan “sumber daya air yang signifikan”.

Kondisi ini membuat warga berpotensi menyampaikan kekhawatiran mereka kepada para pemimpin Osceola County. Hukum Florida menempatkan keputusan atas pembangunan seperti ini di tangan pemimpin lokal. Apakah ini berarti warga akan menekan County Commission setempat untuk menolak pengembangan hyperscaler tersebut masih belum dapat dipastikan.

Tekanan terhadap lahan dan sumber daya di Osceola County bukan kasus tunggal. Di tingkat industri, belanja AI hyperscaler terus melonjak, sementara kebutuhan pendanaan untuk membangun data center turut menjadi sorotan. Bain sebelumnya menyebut industri AI membutuhkan pendapatan besar demi menutup biaya data center yang terus membengkak.

Sementara itu, penolakan terhadap data center juga menguat di berbagai wilayah. New York menjadi negara bagian pertama di AS yang melarang data center hyperscaler, dan sejumlah komunitas di Afrika Selatan, Thailand, serta Amerika Serikat menolak kehadiran fasilitas serupa karena persoalan air dan listrik. Proyek data center terbesar kedua di dunia yang diusulkan di Skotlandia pun menghadapi penolakan besar, bagian dari tren yang lebih luas di Inggris.

Kembali ke Osceola County, keputusan akhir berada di tangan pemimpin lokal. Bagi warga yang telah menyaksikan lanskap tempat mereka tumbuh berubah oleh perumahan dan industri, pertanyaan soal satwa liar, air, dan infrastruktur kini berada di meja County Commission.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.