Telset.id – Warhammer 40,000: Dawn of War 4 memastikan Adeptus Mechanicus menjadi faksi keempat yang bisa dimainkan, setelah King Art Games mempertimbangkan sejumlah opsi lain seperti Death Guard hingga Leagues of Votann. Keputusan itu diungkap langsung oleh Creative Director King Art, Jan Theysen, dalam wawancara dengan TechRadar Gaming. Dawn of War 4 sendiri akan menghadirkan empat kampanye faksi terpisah untuk Space Marines, Orks, Necrons, dan Adeptus Mechanicus. Pemilihan Adeptus Mechanicus disebut Theysen sebagai “the first thing we decided” karena Dawn of War, dan Warhammer secara umum, “is fundamentally about the factions” serta “how weird and crazy and cool they are.”
Menurut Theysen, King Art ingin menghadirkan “a modern version, if you like” dari game Dawn of War pertama. Dalam prosesnya, Orks dianggap wajib masuk karena “are just very Dawn of War,” termasuk kehadiran karakter Gorgutz. Setelah itu, tim memutuskan Necrons sebagai faksi ketiga yang bisa dimainkan karena dinilai “interesting because they were kind of promised for Dawn of War 3 and never came.” Theysen menyebut keputusan itu sebagai “a nice gesture to eventually bring them in.” Space Marines kemudian mengisi slot ketiga, menyisakan satu tempat untuk faksi keempat.

Alasan Death Guard dan Leagues of Votann Tidak Dipilih
Sebelum menetapkan Adeptus Mechanicus, King Art sempat mengeksplorasi faksi lain yang belum pernah hadir resmi di seri Dawn of War. “We said, okay, is there anything that never was part of a Dawn of War game officially that we could bring to the game and introduce for everybody, and there are a handful of factions, but not that many,” kata Theysen. Ia menambahkan, “We looked into Death Guard or even Leagues of Votann. But in the end AdMech is by far the like biggest and, lore-wise, most important faction that never was part of a Dawn of War.”
Death Guard pada akhirnya dicoret karena dianggap terlalu mirip dengan faksi yang sudah ada. Theysen menyebut Death Guard sebagai “a relatively slow army,” sementara Necrons dan Space Marines yang sudah dipilih memiliki karakter “very tanky.” “It [Death Guard] feels maybe similar or maybe closer to some of the other factions we already have,” ujarnya. Sebaliknya, Adeptus Mechanicus dinilai menawarkan pengalaman bermain yang berbeda. “Something like AdMech, which is very fast, [has] great gun line, great range, feels very different from all the other factions. And so we said, okay, this is great. Let’s go with that,” kata Theysen.
Baca Juga:
Empat Kampanye Faksi dan Tanggal Rilis
Dawn of War 4 akan menghadirkan empat kampanye faksi terpisah, masing-masing untuk Space Marines, Orks, Necrons, dan Adeptus Mechanicus. Theysen menyebut Adeptus Mechanicus sebagai faksi yang paling “interesting in terms of gameplay” dan sesuai dengan “how we thought the faction should feel” dibandingkan faksi seperti Death Guard. Ia juga mengonfirmasi bahwa empat kampanye besar dengan total 70 misi menjadi bagian dari proyek ini, sebagaimana terungkap dalam wawancara terpisah yang menyebut ide King Art “snowballed” setelah memutuskan empat kampanye faksi dengan cerita bercabang.
Dalam pengembangan game dengan lore sebesar Warhammer 40,000, Theysen mengakui bahwa membuat entri baru untuk seri ini merupakan “a huge challenge,” namun Games Workshop turut membantu karena “there are too many cool things in the universe.” King Art juga disebut meminjam elemen dari Dawn of War 2 dan 3 untuk hero, “upgrade mechanics,” dan aspek UI, karena game pertama “is also over 20 years old.” Menjelang perilisan, Theysen turut membahas sistem animasi canggih bernama Combat Director yang awalnya terdengar seperti tantangan mustahil. Untuk konteks waralaba Warhammer 40,000 di genre strategi lain, pendekatan serupa juga terlihat pada kustomisasi pemain yang dikunci sejak awal di Total War: Warhammer 40,000.

Warhammer 40,000: Dawn of War 4 dijadwalkan rilis pada 3 Desember. Sebelumnya, game ini sempat mengalami penundaan demi “deliver the quality of experience we’ve always envisioned,” sebagaimana disampaikan pengembang. Terkait kemungkinan hadir di konsol, Theysen menyebut RTS di konsol “always a big challenge,” tetapi ia menilai “I think we could do it on a technical level.” Sementara itu, di sisi lain waralaba Warhammer 40,000, Creative Assembly menyebut bahwa kustomisasi pemain menjadi hal “must-have” bagi penggemar tabletop, seperti terlihat pada kustomisasi pemain di Total War: Warhammer 40,000.
Dengan komposisi Space Marines, Orks, Necrons, dan Adeptus Mechanicus, Dawn of War 4 menempatkan faksi sebagai inti pengalaman. Keputusan mencoret Death Guard dan Leagues of Votann menunjukkan bahwa King Art memprioritaskan perbedaan gaya bermain antar faksi, bukan sekadar menambah jumlah pilihan. Adeptus Mechanicus, yang oleh Theysen disebut “the biggest and, lore-wise, most important faction that never was part of a Dawn of War,” kini menjadi wajah baru yang membedakan entri keempat ini dari seri-seri sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.