Telset.id – Facebook dan Instagram mengalami gangguan tak terduga pada Minggu, 20 September. Pengguna yang melaporkan lewat Downdetector mengeluhkan Facebook down, sementara jumlah laporan untuk Instagram lebih rendah.
Laporan melonjak cepat pada pukul 9.25 malam ET atau 6.25 sore PT di Amerika Serikat. Pengguna melaporkan bahwa aplikasi media sosial tersebut tidak dapat dimuat, sehingga mereka tidak bisa melihat foto dan video dari teman maupun influencer favorit mereka. Gangguan ini tampaknya cepat teratasi.

Lonjakan laporan di Downdetector menjadi indikator awal bahwa ada masalah pada layanan Meta. Facebook mencatat jumlah laporan yang lebih tinggi dibandingkan Instagram, meskipun keduanya berada dalam ekosistem yang sama. Pengguna di Amerika Serikat menjadi kelompok pertama yang melaporkan gangguan ini.
Ketika gangguan terjadi, pengguna tidak dapat mengakses konten visual yang biasanya tersedia di kedua platform. Foto dan video dari teman serta influencer favorit tidak bisa dimuat, membuat aktivitas berselancar di media sosial terhenti sementara. Keluhan pun mengalir ke Downdetector sebagai kanal pelaporan publik.
Meski demikian, gangguan ini tidak berlangsung lama. Laporan yang sempat melonjak cepat kemudian mereda, menandakan bahwa layanan kembali normal dalam waktu singkat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Meta mengenai penyebab gangguan tersebut.
Baca Juga:
Gangguan pada Facebook dan Instagram ini menambah daftar panjang persoalan yang membelit platform milik Meta. Sebelumnya, Meta juga menghadapi sejumlah sorotan terkait kebijakan dan pengawasan konten di platformnya, termasuk isu iklan AI anak yang sempat mencuat.

Downdetector sendiri menjadi rujukan utama untuk memantau apakah suatu layanan digital sedang mengalami gangguan. Lonjakan laporan yang cepat pada jam tertentu biasanya menjadi sinyal bahwa ada masalah teknis yang memengaruhi banyak pengguna sekaligus. Dalam kasus ini, laporan datang dari Amerika Serikat pada waktu yang tercatat jelas.
Pengguna yang terdampak umumnya mengeluhkan hal yang sama: aplikasi tidak bisa dimuat. Ketika aplikasi gagal dimuat, pengguna kehilangan akses ke feed, foto, dan video yang menjadi konten utama Facebook maupun Instagram. Dampaknya, aktivitas berbagi dan melihat konten terhenti sementara.
Meski gangguan ini disebut cepat teratasi, kejadian tersebut tetap menunjukkan bahwa layanan media sosial berskala global bisa mengalami kendala teknis kapan saja. Bagi pengguna, gangguan singkat seperti ini biasanya hanya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, bukan masalah berkepanjangan.

Halaman status Meta menjadi salah satu rujukan untuk memantau kondisi layanan. Namun, dalam laporan ini tidak disebutkan secara rinci status resmi yang ditampilkan pada halaman tersebut. Yang jelas, laporan pengguna di Downdetector menjadi bukti awal terjadinya gangguan.
Gangguan pada Facebook dan Instagram kali ini juga menjadi pengingat bahwa kedua platform tersebut saling terhubung dalam satu ekosistem. Ketika satu layanan bermasalah, layanan lain di bawah naungan Meta berpotensi ikut terdampak. Itulah sebabnya laporan untuk Facebook dan Instagram muncul bersamaan.
Bagi pengguna di Indonesia, kejadian ini bisa menjadi catatan bahwa gangguan layanan media sosial tidak selalu berlangsung lama. Laporan yang melonjak cepat dan kemudian mereda menunjukkan bahwa pemulihan bisa berjalan singkat. Namun, penyebab pasti gangguan ini belum diungkap.

Sejumlah persoalan lain yang pernah mencuat di platform Meta, seperti temuan soal iklan CSAM AI, turut menjadi perhatian publik terhadap platform ini. Meski tidak berkaitan langsung dengan gangguan teknis kali ini, isu-isu tersebut menunjukkan bahwa Meta terus menjadi sorotan dari berbagai sisi.
Untuk pengguna yang ingin memaksimalkan platform Meta, khususnya dalam berjualan, ada baiknya memahami cara kerja fitur-fiturnya. Panduan seperti strategi Facebook Marketplace bisa menjadi referensi bagi mereka yang aktif memanfaatkan platform ini untuk aktivitas jual beli.
Gangguan yang terjadi pada Minggu, 20 September ini tercatat sebagai peristiwa singkat. Laporan di Downdetector melonjak pada 9.25 malam ET atau 6.25 sore PT, lalu mereda setelahnya. Pengguna tidak bisa memuat foto dan video dari teman serta influencer favorit selama gangguan berlangsung.
Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi mengenai penyebab gangguan maupun langkah perbaikan yang dilakukan Meta. Yang dapat dipastikan, layanan tampaknya kembali normal setelah lonjakan laporan tersebut. Pengguna pun bisa kembali mengakses Facebook dan Instagram seperti biasa.
Kejadian ini menunjukkan bahwa meski layanan media sosial besar seperti Facebook dan Instagram dirancang untuk beroperasi terus-menerus, gangguan teknis tetap mungkin terjadi. Bagi pengguna, yang terpenting adalah layanan dapat segera pulih sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu dalam waktu lama.





Komentar
Belum ada komentar.