Samsung Galaxy Unpacked 2025 menampilkan perangkat lipat terbaru dengan integrasi AI Google

Google Siapkan Gemini untuk Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Google mengumumkan pembaruan Gemini Intelligence di Samsung Galaxy Unpacked 2026
  • Fitur otomatisasi tugas bekerja di lebih dari 40 aplikasi di Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8
  • Gemini Notebook (sebelumnya NotebookLM) terpasang langsung di perangkat lipat Samsung
  • Pembeli Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 mendapat uji coba gratis Google AI Pro selama 6 bulan
  • Galaxy Watch 9 bisa mengaktifkan Gemini dengan angkat pergelangan tangan tanpa kata pemicu
  • Gemini akan hadir di kacamata pintar Samsung pada musim gugur 2026
  • Android 17 memiliki alat transfer data bawaan untuk pengguna iPhone
  • Alat transfer data mendukung hingga 20 tipe data secara nirkabel atau kabel
  • Google targeting pengguna iPhone untuk beralih ke ekosistem Galaxy

Telset.id – Google kembali memanfaatkan panggung Samsung Galaxy Unpacked untuk memperkenalkan pembaruan Gemini terbaru. Dalam acara yang digelar pada Juli 2026, Google mengumumkan sejumlah peningkatan kecerdasan buatan yang akan hadir di lini Galaxy terbaru, bahkan sebelum perangkat Pixel mereka sendiri mendapatkannya. Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah kemampuan otomatisasi tugas Gemini Intelligence yang kini berfungsi di lebih dari 40 aplikasi.

Fitur otomatisasi tugas ini sebenarnya sudah diluncurkan dalam versi beta pada Februari lalu. Kini, fitur tersebut beroperasi penuh di perangkat lipat terbaru Samsung, termasuk Galaxy Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra. Pengguna dapat memerintahkan Gemini untuk memesan tiket acara, memesan makanan, atau bahkan menambahkan barang ke keranjang belanja tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.

“Whether you’re hands-free or multitasking, just ask for what you need and Gemini’s on it,” tulis akun resmi Android di platform X. Kemampuan ini diklaim dapat menghemat waktu pengguna secara signifikan. Selain itu, Gemini juga bisa membaca konten yang ada di layar dan menggunakan gambar sebagai perintah, tidak hanya teks biasa.

Selain otomatisasi tugas, Google juga membawa Gemini Notebook, yang sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM, langsung terpasang di perangkat lipat Samsung. Alat ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola riset dan mengerjakan berbagai proyek. Pembeli Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 juga mendapatkan uji coba gratis Google AI Pro selama enam bulan.

“Drag & drop sources right into the app to turn them into a podcast, slide deck, quiz, and more,” jelas akun Android dalam unggahan lainnya. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah sumber informasi menjadi berbagai format konten secara instan.

Google juga memperluas kemampuan Gemini ke perangkat wearable. Pemilik Galaxy Watch 9 dapat mengaktifkan Gemini hanya dengan mengangkat pergelangan tangan, tanpa perlu menggunakan kata pemicu. Selain itu, Google mengonfirmasi bahwa Gemini akan hadir di kacamata pintar Samsung pada musim gugur tahun ini. Dua desain baru kacamata pintar tersebut diperkenalkan dalam acara Samsung Galaxy Unpacked.

Salah satu pengumuman yang mungkin paling berdampak adalah fitur transfer data bawaan di Android 17. Google memperkenalkan alat yang dapat memindahkan hingga 20 tipe data secara nirkabel atau melalui kabel tanpa perlu menginstal aplikasi pihak ketiga. Fitur ini dirancang khusus untuk memudahkan pengguna iPhone yang ragu-ragu untuk beralih ke Android.

Langkah ini menunjukkan bahwa Google melihat pengguna iPhone sebagai target utama untuk perangkat lipat Samsung. Alih-alih hanya menjadi mitra pameran, Google secara strategis menyediakan alasan kuat bagi pengguna untuk benar-benar beralih ekosistem.

Dengan kehadiran fitur-fitur ini, Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 tidak hanya menawarkan perangkat keras yang canggih, tetapi juga ekosistem kecerdasan buatan yang lebih matang. Google berhasil memanfaatkan momentum Galaxy Unpacked untuk menunjukkan bahwa perangkat lunak menjadi faktor penentu dalam keputusan pengguna untuk beralih platform.

Bagi pengguna yang selama ini bergantung pada iPhone, kemudahan transfer data dan kemampuan Gemini yang luas bisa menjadi pertimbangan serius. Google secara efektif membangun jembatan bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman Android tanpa harus melalui proses migrasi yang rumit.

Sementara itu, untuk pengguna setia Samsung, kehadiran Gemini Notebook dan uji coba Google AI Pro gratis memberikan nilai tambah yang signifikan. Alat ini dapat meningkatkan produktivitas, baik untuk keperluan pekerjaan maupun proyek pribadi.

Google juga menekankan bahwa semua pembaruan ini akan hadir di perangkat Galaxy terlebih dahulu sebelum menjangkau Pixel. Ini menunjukkan kemitraan yang erat antara kedua raksasa teknologi tersebut dalam menghadirkan inovasi AI ke pasar yang lebih luas.

Dari segi teknis, kemampuan Gemini untuk membaca layar dan menggunakan gambar sebagai perintah membuka kemungkinan baru dalam interaksi pengguna. Pengguna dapat memberikan instruksi yang lebih kontekstual dan visual, membuat asisten virtual ini terasa lebih intuitif.

Fitur otomatisasi tugas yang berfungsi di lebih dari 40 aplikasi juga menjadi nilai jual utama. Pengguna dapat mendelegasikan tugas-tugas rutin seperti memesan makanan atau membeli tiket, sehingga mereka bisa fokus pada hal-hal yang lebih penting.

Dengan semua pembaruan ini, Samsung Galaxy Unpacked 2026 tidak hanya menjadi ajang peluncuran perangkat keras, tetapi juga panggung bagi Google untuk menunjukkan ambisinya dalam kecerdasan buatan. Bagi konsumen, ini berarti pilihan yang lebih baik dan pengalaman yang lebih mulus saat beralih ke ekosistem Galaxy.

Produk yang Dibahas
Samsung Galaxy Z Fold8
Samsung
Samsung Galaxy Z Fold8
Cek Harga →
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Samsung
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Cek Harga →
Samsung Galaxy Z Fold Special
Samsung
Samsung Galaxy Z Fold Special
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.