Telset.id – Apple resmi membuka Apple Music Hall, venue musik live berkapasitas 600 orang yang berlokasi di bawah kantor pusat Apple Eropa di Battersea Power Station, London. Venue ini membuka babak baru bagi Apple Music karena seluruh pertunjukan di dalamnya dapat direkam dan dimixing dalam Spatial Audio, lalu disiarkan ke penonton di seluruh dunia.
Pembukaan Apple Music Hall menandai langkah Apple kembali ke panggung musik live London. Sebelumnya, Apple menjalankan iTunes Music Festival di ibu kota Inggris itu selama satu dekade, menghadirkan penampilan seperti One Direction, Lady Gaga, Elton John, dan Adele di venue-venue lokal yang intim, sebelum festival tersebut dibatalkan pada 2017. Kini, Apple membangun fasilitasnya sendiri alih-alih meminjam panggung milik pihak lain.
Apple Music Hall dijadwalkan membuka sepenuhnya pada 28 September. Detail soal pertunjukan pembuka belum diumumkan, dan belum ada nama artis yang dikonfirmasi akan tampil di venue tersebut.
Fasilitas Produksi dan Spesifikasi Apple Music Hall
Apple Music Hall dirancang sebagai “intimate concert hall” dengan kapasitas hingga 600 orang dalam konfigurasi berdiri maupun duduk. Panggungnya selebar 38 kaki dan dapat dikonfigurasi ulang, baik untuk penampilan menghadap penonton secara tradisional maupun konsep in-the-round.
Dari sisi audio, venue ini dilengkapi sistem suara spasial 48 speaker yang diposisikan mengelilingi penonton, dengan dukungan Spatial Audio dan Dolby Atmos. Untuk kebutuhan video, tersedia 16 titik pemasangan kamera atau lebih, plus fasilitas live streaming lengkap serta ruang kontrol siaran yang dibangun khusus dengan infrastruktur untuk mendukung pengambilan video lewat iPhone.
Di belakang panggung terdapat dua studio rekaman dan mixing khusus, sehingga pertunjukan dapat ditangkap sebagai rekaman multitrack yang dimixing dalam Spatial Audio, baik secara live maupun setelah pertunjukan selesai. Dengan kombinasi ini, Apple Music Hall berfungsi sebagai fasilitas produksi penuh, bukan sekadar panggung konser.
Desain interiornya mengambil elemen dari Battersea Power Station, seperti heritage brickwork, fluted arches, dan bronze balconies, ditambah dinding kaca. Area tempat duduk utama dan balkon dirancang untuk menghadirkan kedekatan antara penonton dan penampil. Para musisi juga mendapat ruang ganti kelas atas bagi band dan kru, lengkap dengan pemandangan ke area belanja dan kuliner Battersea Power Station.
Baca Juga:
Studio Radio dan Komitmen Apple pada Musik Live
Apple Music Hall dibuka bersamaan dengan studio radio Apple Music baru di Battersea. Apple mengumumkan bahwa seluruh host dan program yang berbasis di London kini akan disiarkan dari fasilitas tersebut.
Oliver Schusser, vice president of Apple Music and International Content, menyatakan bahwa kecintaan Apple pada musik sudah berjalan sejak awal, dari peluncuran iPod hingga iTunes Music Festival dan kehadiran Apple Music. Menurutnya, pembukaan Apple Music Hall adalah langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam komitmen perusahaan terhadap artis dan penggemar.
Zane Lowe, global creative director Apple Music, menambahkan bahwa pihaknya selalu mencari peluang baru untuk menghubungkan artis dan penggemar. Ia menyebut musik dan kenangan hebat akan tercipta di Apple Music Hall.
Schusser juga menjelaskan bahwa venue ini penting untuk membantu artis-artis kecil. Menurutnya, Apple Music Hall menyediakan ruang lebih kecil dengan teknologi canggih yang benar-benar plug-and-play. Seorang artis bisa datang, melakukan wawancara, menyelesaikan kebutuhan fotografi dan media sosial, memainkan pertunjukan, menyiarkannya ke seluruh dunia, lalu mendapatkan rekaman Spatial Audio berkualitas tinggi dari satu kunjungan yang sama. Ia menyebutnya sebagai setup yang fenomenal bagi artis untuk menghasilkan karya terbaik.
Bagi penonton yang tidak bisa hadir langsung, pertunjukan di Apple Music Hall akan disiarkan secara live. Apple belum merinci apakah siaran tersebut hanya tersedia untuk pelanggan Apple Music, meski investasi besar pada venue ini membuat pembatasan semacam itu masuk akal. Apple Music sendiri tengah memperkuat ekosistemnya di berbagai lini, termasuk langkah terkait layanan Apple dan penyesuaian sistem di perangkat lain seperti watchOS terbaru.
Kehadiran Apple Music Hall juga menyoroti pergeseran minat layanan streaming terhadap listening yang disengaja. Spotify sebelumnya membuka Listening Lounge di London, yakni ruangan dengan set stereo kelas atas untuk menikmati musik dalam lingkungan yang dituning secara akustik. Perbedaannya, Listening Lounge bukan untuk musik live dan tiketnya tidak dijual bebas. Namun keduanya berbagi tema yang sama: menikmati musik secara fokus, bukan sebagai suara latar belakang.
Battersea Power Station sendiri punya akar sejarah dalam musik. Bangunan Art Deco yang sudah dinonaktifkan itu pernah muncul di sampul album Animals milik Pink Floyd, dan kembali dibuka pada 2022.
Belum ada nama artis yang diumumkan untuk venue ini. Setelah pembukaan penuhnya pada 28 September, daftar penampil diperkirakan akan mulai terungkap. Bagi penggemar musik live, langganan newsletter di situs Apple Music Hall menjadi cara untuk mengikuti jadwal pertunjukan, sementara pengguna iPhone yang ingin mengecek hak kompensasi bisa merujuk pada informasi klaim pengguna iPhone.





Komentar
Belum ada komentar.