📑 Daftar Isi

Ilustrasi produk Apple yang mengalami kenaikan harga, termasuk MacBook Neo dan iPad

Apple Naikkan Harga Produk Hingga Rp 21 Juta, Pengguna Kecewa

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple resmi menaikkan harga produk hingga USD 1.300 untuk M3 Ultra Mac Studio
  • Kenaikan dipicu krisis RAM akibat booming AI dan gangguan pengiriman di Selat Hormuz
  • Daftar lengkap kenaikan: Apple TV 4K USD 70, HomePod USD 50, iPad USD 100, MacBook Neo USD 100, iMac USD 200, M5 Pro MacBook Pro USD 300, Vision Pro USD 200, M5 Max MacBook Pro USD 500, M3 Ultra Mac Studio USD 1.300
  • Pengguna di Tom's Guide dan Reddit menyatakan kekecewaan dan mempertimbangkan beralih ke merek lain
  • Beberapa spekulasi menyebut Apple sengaja menahan kenaikan harga selama beberapa tahun

Telset.id – Apple resmi menaikkan harga sejumlah produknya secara signifikan, dengan kenaikan tertinggi mencapai USD 1.300 atau sekitar Rp 21 juta untuk model M3 Ultra Mac Studio. Kebijakan ini memicu reaksi keras dari pengguna setia yang merasa keberatan dengan lonjakan harga yang dinilai tidak masuk akal.

Kenaikan harga ini dikonfirmasi Apple sebagai dampak dari krisis RAM yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lonjakan permintaan chip memori akibat booming AI dan gangguan pengiriman di Selat Hormuz disebut sebagai faktor utama yang memaksa Apple menyesuaikan harga jual produknya.

Seorang pengguna Tom’s Guide dengan nama relh mengungkapkan kekecewaannya. “Saya bisa mengerti mengapa Apple harus menaikkan harga, tapi saya tidak berencana membantu mereka mempertahankan margin keuntungan besar (yang saya pahami di atas 30%). Untuk pertama kalinya sejak 1984 ketika saya membeli Mac pertama, saya berpikir untuk meninggalkan Apple,” tulisnya.

MacBook Neo dengan overlay graphic Tom's Guide Readers Say

Daftar Lengkap Kenaikan Harga Produk Apple

Berikut adalah daftar lengkap kenaikan harga yang telah diumumkan Apple:

  • Apple TV 4K: USD 199 (naik dari USD 129, kenaikan USD 70)
  • HomePod: USD 349 (naik dari USD 299, kenaikan USD 50)
  • iPad: USD 449 (naik dari USD 349, kenaikan USD 100)
  • MacBook Neo: USD 699 (naik dari USD 599, kenaikan USD 100)
  • iMac: USD 1.499 (naik dari USD 1.299, kenaikan USD 200)
  • M5 Pro MacBook Pro: USD 2.499 (naik dari USD 2.199, kenaikan USD 300)
  • Vision Pro: USD 3.699 (naik dari USD 3.499, kenaikan USD 200)
  • M5 Max MacBook Pro: USD 4.099 (naik dari USD 3.599, kenaikan USD 500)
  • M3 Ultra Mac Studio: USD 5.299 (naik dari USD 3.999, kenaikan USD 1.300)

Harga di pasar Inggris disebutkan mengikuti pola yang sama dengan harga di Amerika Serikat.

Reaksi Pengguna di Media Sosial

Kekecewaan tidak hanya datang dari forum Tom’s Guide. Di platform Reddit, diskusi tentang kenaikan harga Apple juga memanas. Seorang pengguna dengan nama Up_Beat_Argument menulis di thread r/macbook, “Saya merasa seperti menyaksikan seluruh efek domino bekerja di pasar, dan itu terasa surealis. Seperti berada dalam mimpi buruk yang tidak bisa Anda bangunkan… Dan bagian terburuknya adalah ini akan semakin parah sebelum membaik.”

Lebih dari 140 komentar di thread tersebut menunjukkan sentimen serupa. Banyak pengguna yang mengeluhkan harga baru yang terlalu mahal, mempertimbangkan untuk menurunkan spesifikasi perangkat demi bisa membeli produk anyar, serta mencurigai margin keuntungan Apple sebagai pendorong tersembunyi di balik kenaikan harga.

Seorang pengguna Reddit lainnya, SwampYankee, memprediksi, “Saya tidak akan terkejut jika mereka segera menaikkan harga iPhone.” Pernyataan ini sejalan dengan analisis yang menyebutkan bahwa kenaikan harga iPhone 18 kemungkinan akan lebih buruk dari perkiraan.

Sementara itu, pengguna perthguppy memberikan pandangan berbeda. “Juga, umumkan hal-hal yang tidak populer dari CEO yang akan keluar sekarang, dan berikan CEO baru masa bulan madu yang lebih baik,” tulisnya.

Di thread lain berjudul ‘Wall Street tidak membeli kenaikan harga Apple yang belum pernah terjadi sebelumnya’, pengguna berspekulasi bahwa kenaikan harga yang begitu tajam mungkin karena Apple menahan diri untuk tidak menaikkan harga selama beberapa tahun terakhir demi menghindari publisitas buruk.

Terlepas dari berbagai spekulasi, satu hal yang pasti: harga produk Apple tidak akan turun secara permanen dalam waktu dekat. Bagi pengguna yang tetap ingin memiliki produk Apple tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, opsi membeli produk bekas atau refurbished bisa menjadi solusi sementara.

Kenaikan harga ini menjadi ujian loyalitas bagi para penggemar setia Apple. Apakah mereka akan tetap bertahan atau mulai beralih ke merek lain? Waktu yang akan menjawab.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.