Ilustrasi chip memori SK Hynix dengan latar belakang sirkuit

SK Hynix Peringatkan 2027 Jadi Tahun Terburuk Krisis RAM Global

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CEO SK Hynix Kwak Noh-jung peringatkan 2027 jadi tahun terburuk krisis RAM
  • Kelangkaan pasokan diproyeksikan berlangsung hingga 2030
  • Permintaan HBM untuk AI jadi pendorong utama krisis
  • SK Hynix catat IPO terbesar perusahaan asing di AS, raup $26,5 miliar
  • Harga kontrak DRAM naik 15-18% QoQ di Q3 2026, lebih rendah dari sebelumnya
  • Perjanjian pasokan jangka panjang (LTA) mulai marak untuk mengamankan pasokan

Telset.id – Produsen memori asal Korea Selatan, SK Hynix, memperingatkan bahwa tahun 2027 akan menjadi tahun terburuk dalam sejarah industri memori akibat kelangkaan pasokan yang terus berlanjut. Peringatan ini disampaikan langsung oleh CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung, dalam pernyataan yang dikutip oleh Reuters.

Kwak memperkirakan bahwa krisis pasokan RAM akan berlangsung hingga tahun 2030. Pernyataan ini muncul setelah SK Hynix sukses mencatatkan IPO terbesar bagi perusahaan asing di bursa saham AS, dengan meraup dana sebesar $26,5 miliar.

“Kami memperkirakan bahwa tahun depan akan menjadi tahun terburuk dalam sejarah industri dari sisi pasokan,” ujar Kwak kepada Reuters. “Kami masih memperkirakan bahwa permintaan pelanggan akan tetap lebih tinggi dari kapasitas pasokan kami bahkan setelah tahun 2030. Tapi kami melakukan yang terbaik untuk memecahkan masalah ini.”

SK Hynix HBM chip

Peringatan dari Kwak ini sejalan dengan pernyataan Chairman SK Group, Chey Tae-won, yang pada Maret lalu juga menyebutkan bahwa kelangkaan akan berlangsung hingga 2030. SK Hynix sebelumnya telah menunjuk tahun 2027 sebagai titik kritis kelangkaan, bersama dengan Samsung.

Permintaan DRAM saat ini sebagian besar didorong oleh penggunaan HBM (High Bandwidth Memory) pada akselerator AI. Teknologi HBM membutuhkan proses manufaktur dan pengemasan yang jauh lebih canggih dibandingkan dengan DDR5 konsumen. Selain itu, HBM juga mengonsumsi lebih banyak kapasitas wafer daripada DDR5, memaksa produsen memori besar untuk mengalokasikan ulang pasokan.

Proyeksi semacam ini memang rumit. Di satu sisi, kepentingan finansial SK Hynix mendukung kelanjutan kelangkaan memori, bahkan hingga jauh setelah 2030. SK Hynix telah mencatat rekor pendapatan kuartal ke kuartal, sementara pesaingnya, Micron, melihat nilai sahamnya meningkat 213% tahun ini, mendorong harga sahamnya ke sekitar $990.

Namun, pernyataan Kwak bukan sekadar upaya untuk mendongkrak saham SK Hynix. Dalam beberapa bulan terakhir, Micron dan SK Hynix telah menandatangani perjanjian pasokan jangka panjang (Long-Term Supply Agreements/LTA). Perjanjian ini mengikat pasokan selama beberapa tahun ke perusahaan tertentu dan menetapkan harga dasar dan harga tertinggi selama periode perjanjian.

Meskipun LTA tidak secara langsung memengaruhi harga pasar, perjanjian ini mengamankan permintaan. Kita telah melihat banyak LTA dalam beberapa bulan terakhir untuk mengikat pasokan DRAM.

HBM3E vs HBM4

Meskipun harga memori (dan NAND) akan tetap tinggi setidaknya selama beberapa bulan ke depan, ada beberapa tanda pasar mulai mendingin. Awal bulan ini, laporan TrendForce menunjukkan harga kontrak DRAM naik 15% hingga 18% kuartal ke kuartal untuk Q3 2026. Ini adalah peningkatan yang besar, tetapi jauh lebih rendah dari peningkatan QoQ yang terlihat sebelumnya.

Kita mendekati stabilitas tertentu di pasar memori, stabilitas pada harga yang sangat tinggi. Berapa lama itu akan bertahan, tidak ada yang bisa memprediksi. Meskipun produsen memori seperti SK Hynix memiliki visibilitas ke tren pasar, kondisi tersebut dapat berubah dengan cepat. Tahun ini saja, kita telah melihat pergeseran besar pengeluaran AI ke CPU, mendorong saham Intel ke rekor tertinggi sementara kapitalisasi pasar Nvidia anjlok sekitar $1 triliun. Setahun yang lalu, hal itu hampir mustahil diprediksi.

Krisis RAM yang berkepanjangan ini tidak hanya memengaruhi produsen, tetapi juga konsumen. Harga RAM yang tinggi berdampak pada harga laptop, ponsel, dan bahkan mobil. Konsumen mungkin harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan perangkat dengan spesifikasi memori yang memadai.

Gugatan hukum DRAM juga menjadi sorotan. Samsung, SK Hynix, dan Micron dituduh melakukan kolusi harga, yang semakin memperumit situasi industri memori global.

SK hynix

Peringatan dari SK Hynix ini menjadi sinyal kuat bahwa industri memori global akan menghadapi tantangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan permintaan AI yang terus melonjak dan kapasitas produksi yang terbatas, tahun 2027 diproyeksikan menjadi titik kritis yang akan menguji ketahanan rantai pasokan global.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.